Ega Krisnawati, Author at EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/author/angela/ The Path To Financial Freedom Sat, 27 Jan 2024 01:54:32 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.6.1 https://www.edufulus.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-ICON-Edufulus-32x32.png Ega Krisnawati, Author at EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/author/angela/ 32 32 Mekanisme Transaksi Saham Saat Pre Opening https://www.edufulus.com/mekanisme-transaksi-saham-saat-pre-opening/ https://www.edufulus.com/mekanisme-transaksi-saham-saat-pre-opening/#respond Tue, 23 Jan 2024 04:48:16 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1716 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Sudah tahukah kamu kalau jual dan beli saham memiliki aturan jadwal tertentu? Misalnya saja, kamu tidak bisa menjual maupun membeli saham di luar perdagangan bursa, termasuk pukul 09.00 WIB. [...]

The post Mekanisme Transaksi Saham Saat Pre Opening appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Sudah tahukah kamu kalau jual dan beli saham memiliki aturan jadwal tertentu? Misalnya saja, kamu tidak bisa menjual maupun membeli saham di luar perdagangan bursa, termasuk pukul 09.00 WIB.

Kendati begitu sebenarnya, sudah ada aktivitas di bursa pada jam-jam ini karena adanya pre-opening pasar saham.

Apa itu Pre Opening Saham?

Pre opening saham merupakan periode saat investor bisa mengambil posisi jual atau beli untuk saham-saham yang diperdagangkan di periode tersebut. Biasanya periode ini berlangsung pada pukul 08.45 sampai 08.55 WIB.

Setelah itu, sistem akan menentukan pertemuan harga terbaik untuk pemesanan yang berlangsung selama 10 menit sebelumnya.

SIMAK JUGA: Pasar Saham Masih Lesu Terpapar Covid-19, Saatnya Lirik Commodity Boom

Mekanisme Transaksi Pra Pembukaan Bursa

Sesi transaksi pra opening pembukaan bursa dibagi menjadi dua bagian, yakni:

  1. 08.45.00 sampai 08.55.00: Anggota bursa efek melakukan penawaran jual atau permintaan beli
  2. 08.05.01 sampai 08.59.59: JATS melakukan proses pembentukan harga pembukaan dan perjumpaan penawaran jual dengan permintaan beli pada harga pembukaan berdasarkan price dan time priority

Bagaimana Transaksi Pre Opening Pasar Saham?

Kebijakan Bursa Efek Indonesia memiliki ketentuan Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB). Biasanya ARA dan ARB terjadi dua kali, yaitu:

  • Sekali saat pre opening pasar saham
  • Sekali saat jam perdagangan biasa

Kendati begitu, kali ini pre opening saham hanya terjadi kesempatan untuk auto rejection sejak masa pre opening hingga perdagangan biasa. Aturan ini sifatnya berubah-ubah dan tidak menetap.

Tidak hanya itu, ada dua aturan transaksi pre opening yang perlu diketahui investor, yaitu:

  1. Harga aturan saham di sesi pre opening berdasarkan harga previous
  2. Saham yang bisa diperdagangkan pada sesi pre opening adalah saham-saham yang masuk dalam daftar indeks LQ45

Dalam hal ini, kebijakan bisa berubah lagi sesuai dengan kebijakan bursa kelak.

SIMAK JUGA: Per Akhir November 2023, Asing Belum Masuk Pasar Saham dan Obligasi Korporasi, Tertinggi Justru Masuk SBN

The post Mekanisme Transaksi Saham Saat Pre Opening appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/mekanisme-transaksi-saham-saat-pre-opening/feed/ 0
Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Tabungan https://www.edufulus.com/keuntungan-berinvestasi-di-sukuk-tabungan/ https://www.edufulus.com/keuntungan-berinvestasi-di-sukuk-tabungan/#respond Fri, 19 Jan 2024 04:27:49 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1703 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com –Terdapat beberapa produk investasi bagi investor ritel, yaitu Obligasi Ritel Negara (ORI), Sukuk Negara Ritel (Sukri), Obligasi Ritel Tabungan, dan Sukuk Tabungan. Sukuk Tabungan (ST) ini memiliki karakteristik serupa dengan [...]

The post Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Tabungan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com –Terdapat beberapa produk investasi bagi investor ritel, yaitu Obligasi Ritel Negara (ORI), Sukuk Negara Ritel (Sukri), Obligasi Ritel Tabungan, dan Sukuk Tabungan.

Sukuk Tabungan (ST) ini memiliki karakteristik serupa dengan tabungan atau deposito bank, namun sukuk bunga memiliki sejumlah keunggulan. Salah satu keunggulannya adalah adanya jangka waktu atau masa berlaku selama dua tahun.

Sukuk Tabungan sendiri adalah produk investasi berbasih syariah yang diterbitkan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan. Dengan begitu, sukuk tabungan termasuk instrumen investasi yang aman secara hukum agama.

SIMAK JUGA: Perbedaan Obligasi Pemerintah dan Obligasi Korporasi

Penawaran sukuk tabungan ditujukan untuk masyarakat ritel yang memiliki modal terbatas. Oleh karena itu, nilai minimum pemesanan sukuk tabungan sangat terjangkau, dimulai dari Rp1 juta dengan kelipatan Rp1 juta hingga Rp3 miliar (3000 unit) per orang selama periode penawaran.

Bagi investor yang mengikuti prinsip-prinsip Islami, tidak perlu merasa khawatir, karena investasi sukuk tabungan dapat menjadi opsi yang bebas dari unsur riba (bunga), maysir (judi), dan gharar (ketidakpastian).

Semua informasi terkait struktur, keuntungan, dan tanggal jatuh tempo sukuk dapat diakses dalam memorandum informasi yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan.

Lantaran, sukuk tabungan bersertifikat halal MUI dan aman secara hukum negara. Sukuk tabungan termasuk varian produk investasi ritel yang sangat terjangkau bagi berbagai lapisan masyarakat.

Hal tersebut disebabkan karena minimum pembelian yang hanya seharga Rp1 juta. Dalam hal ini, sukuk tabungan mempunyai imbal hasil tetap setiap bulannya.

Selain itu, sukuk tabungan juga mempunyai jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan tabungan investasi masyarakat yakni dua tahun. Meskipun tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, seperti ORI atau Sukri tapi instumen ini tetap likuid atau bisa ditarik sewaktu-waktu karena ada fasilitas pencarian sebelum jatuh tempo.

Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Tabungan

Berikut tujuh keuntungan berinvestasi pada sukuk tabungan, yaitu:

  1. Terjangkau karena satuan pembelian cukup rendah (minimum Rp2 juta dan maksimum Rp5 miliar)
  2. Aman karena pembayaran imbalan dan nilai nominal dijamin penuh oleh negara
  3. Sesuai dengan prinsip syariah dan turut mendukung perkembangan pasar keuangan syariah dalam negeri yang kini porsinya masih kecil
  4. Tingkat imbalan yang kompetitif serta pajak yang lebih rendah daripada deposito
  5. Imbalan kupon sifatnya tetap, yaitu sebesar 6,9 persen per tahun dan dibayar setiap bulan
  6. Likuid karena mempunyai fasilitas pencarian sebelum jatuh tempo
  7. Turut berpartisipasi dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional

Cara beli Sukuk Tabungan (ST) yakni hubungi atau kunjungi kantor cabang bank atau lembaga keuangan tempat kamu membuka rekening. Ajukan permintaan pembelian sukuk tabungan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.

SIMAK JUGA: IDXCarbon: Milestone Penting Dekarbonisasi Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060

The post Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Tabungan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/keuntungan-berinvestasi-di-sukuk-tabungan/feed/ 0
Investasi Saham Sama dengan ‘Gambling’? https://www.edufulus.com/investasi-saham-sama-dengan-gambling/ https://www.edufulus.com/investasi-saham-sama-dengan-gambling/#respond Wed, 17 Jan 2024 09:44:24 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1687 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investasi saham sama dengan ‘gambling’, apakah kamu juga salah satu orang yang berpikir demikian? Melalui artikel ini, kita akan membahas bagaimana faktanya! Tidak jarang bursa saham dikaitkan dengan sebuah kasino [...]

The post Investasi Saham Sama dengan ‘Gambling’? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investasi saham sama dengan ‘gambling’, apakah kamu juga salah satu orang yang berpikir demikian? Melalui artikel ini, kita akan membahas bagaimana faktanya!

Tidak jarang bursa saham dikaitkan dengan sebuah kasino besar yang adalah tempat orang untuk mempertaruhkan keberuntungganya. Jika demikian berarti, saham sering disalahartikan sebagai judi.

Bila diamati, di kasino yang terletak di Las Vegas, Venetian Macao, atau di kapal-kapal pesiar orang-orang akan mempertaruhkan uangnya hanya berdasarkan hasil lempar dadu saja.

Nah, itu baru judi yang dilakukan antara pengunjung kasino dan bandar.

SIMAK JUGA: 10 Tip Mengevaluasi Portofolio Saham di Awal Tahun

Apakah Investasi Saham sama dengan ‘gambling’?

Investasi saham berbeda dengan ‘gambling’, investasi saham tidak seperti kasino karena BEI tidak ikut andil atau berperan atas kenaikan harga saham atau kenaikan harga indeks.

Dalam hal ini, BEI bertugas sebagai lembaga yang menciptakan infrastruktur pasar keuangan yang terpercaya dan kredibel. Tujuannya untuk mewujudkan pasar yang teratur, wajar, dan efisien. Dengan begitu, BEI hanya mengadakan perdagangan efek yang mirip dengan saham.

Di samping itu, beberapa perusahaan sekuritas adalah pihak yang memasukkan perintah jual atau beli ke BEI. Mirip seperti BEI, perusahaan sekuritas bukan seorang bandar yang menjadi lawan pemain saham.

Dalam hal ini, perusahaan sekuritas hanya sebagai perantara yang meneruskan order investor saham, baik itu order beli atau jual ke bursa.

SIMAK JUGA: Harga Saham Turun, Jual Atau Beli?

Saham Terbeli Saat Investor Melakukan Apa?

Terdapat tiga kemungkinan bila investor saham membeli saham, yaitu:

  1. Harga saham bergerak naik
  2. Harga saham bergerak stagnan
  3. Harga saham bergerak turun

Nah, itulah jawaban dari apakah investasi saham sama dengan ‘gambling‘?

SIMAK JUGA: Cara Mengevaluasi Portofolio Saham, Jangan-jangan Sudah Boncos!

The post Investasi Saham Sama dengan ‘Gambling’? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/investasi-saham-sama-dengan-gambling/feed/ 0
Harga Saham Turun, Jual Atau Beli? https://www.edufulus.com/harga-saham-turun-jual-atau-beli/ https://www.edufulus.com/harga-saham-turun-jual-atau-beli/#respond Thu, 11 Jan 2024 03:59:01 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1667 The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Saham harganya semakin tinggi, biasanya semakin tinggi pula risikonya. Nah, kalau harganya turun, jual atau beli saja ya? Tidak selalu konsisten, terkadang investasi mengalami fluktuasi, kenaikan, atau penurunan secara [...]

The post Harga Saham Turun, Jual Atau Beli? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Saham harganya semakin tinggi, biasanya semakin tinggi pula risikonya. Nah, kalau harganya turun, jual atau beli saja ya?

Tidak selalu konsisten, terkadang investasi mengalami fluktuasi, kenaikan, atau penurunan secara signifikan. Turunnya instrumen investasi itu, bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Beberapa faktor turunnya harga instrumen investasi, salah satunya karena ketika pasar modal global sedang mengalami koreksi sehingga berdampak pada penurunan harga di pasar domestik.

SIMAK JUGA: Resolusi Keuangan 2024, Ini Pentingnya Memulai Investasi Saham untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Harga Saham Turun, Jual atau Beli?

Terdapat banyak faktor yang bisa mempengaruhi harga instrumen investasi. Penurunan harga instrumen investasi bisa dipengaruhi karena kondisi ekonomi yang sedang tidak bagus.

Sebaliknya, instrumen investasi perusahaan yang kondisi keuangannya masih baik adalah instrumen investasi perusahaan yang bisa menjadi sasaran investor. Sementara instrumen investasi perusahaan dengan kondisi keuangan yang sehat, pengelolaan yang kredibel, dan proyeksi yang bagus di masa mendatang malah memiliki potensi instrumen investasi yang menjanjikan.

Bila membeli ketika harga instrumen investasi sedang turun, investor bisa mendapat imbal yang lebih besar di masa mendatang. Jika harga instrumen investasi sedang menurun, kamu bisa melakukan hal-hal berikut:

1. Tidak panik

Ketika harga instrumen investasi mulai turun, tidak panik merupakan langkah awal yang perlu dilakukan. Lantaran rasa panik yang ada, justru bisa memicu pengambilan keputusan yang gegabah, contohnya menjual instrumen investasi sekaligus.

Turunnya harga instrumen investasi, biasanya disebabkan karena adanya potential loss atau harga instrumen investasi yang lebih rendah daripada harga instrumen investasi ketika investor membelinya. Daripada panik, sebaiknya investor bisa mencari alternatif lain untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar ke depannya.

Sebelum melakukan mitigasi, investor bisa melakukan evaluasi terkait kondisi keuangan instrumen investasi perusahaan yang dimiliki. Nah, jika hasilnya cenderung optimis, investor bisa mempertimbangkan untuk mempertahankan emiten yang dimiliki.

SIMAK JUGA: Beli Saham atau Reksa Dana Saham? Simak Perbedannya!

2. Koleksi dengan harga murah

Langkah berikutnya, yaitu mengoleksi instrumen investasi yang termasuk murah atau dengan harga yang sedang mengalami penurunan. Mengoleksi instrumen investasi yang murah bisa diikuti dengan pertimbangan kinerja keuangan sekaligus prospek bisnis perusahaan di masa depan.

Dengan demikian, hal ini juga berpotensi membawa harga yang sebelumnya turun, kembali naik jika situasi pasar global dan domestik ikut membaik. 

3. Persiapkan diri untuk menghadapi kerugian

Ketika berinvestasi, investor berpotensi mengalami kerugian apalagi saat menjualnya. Jadi, jika memang situasinya tidak bisa diselamatkan lagi dan tidak ada tanda-tanda kalau perusahaan akan kembali bangkit dari kondisi yang terpuruk, menjual investasi yang dimiliki di harga yang rendah bisa menjadi pilihan yang tepat.

Langkah ini dikenal dengan nama cut loss, langkah yang dilakukan untuk menghindari kerugian yang semakin besar bila harganya terus menurun.

SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Orang Terkaya Indonesia 2023 Dilengkapi Kode Saham yang Dimiliki

The post Harga Saham Turun, Jual Atau Beli? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/harga-saham-turun-jual-atau-beli/feed/ 0
Beli Saham atau Reksa Dana Saham? Simak Perbedannya! https://www.edufulus.com/beli-saham-atau-reksa-dana-saham-simak-perbedannya/ https://www.edufulus.com/beli-saham-atau-reksa-dana-saham-simak-perbedannya/#respond Mon, 08 Jan 2024 08:18:50 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1656 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com  – Masih bingung mau beli saham atau reksa dana? Simak di artikel ini perbedaannya! Reksa dana dan saham sama-sama diperdagangkan di pasar modal tapi keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Reksa [...]

The post Beli Saham atau Reksa Dana Saham? Simak Perbedannya! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com  – Masih bingung mau beli saham atau reksa dana? Simak di artikel ini perbedaannya!

Reksa dana dan saham sama-sama diperdagangkan di pasar modal tapi keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Reksa dana adalah wadah investasi yang terdiri dari sekelompok investor dengan tujuan mengumpulkan dana untuk diinvestasikan dalam instrumen keuangan tertentu, seperti obligasi, saham, atau pasar uang.

Sementara saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Dengan begitu, jika kamu membeli saham dari suatu perusahaan, berarti kamu membeli sebagian kecil dari perusahaan itu. Nantinya, keuntungan yang diperoleh dari perusahaan adalah dividen atau capital gain.

Apa Perbedaan Reksa Dana dan Saham?

Agar memahami perbedaan reksa dana dan saham, kamu bisa meninjau hal-hal berikut:

1. Potensi keuntungan

Dibandingan dengan reksa dana, potensi keuntungan saham lebih besar. Keuntungan dari saham bisa didapat dari dua sumber, yaitu dividen dan capital gain.

Dividen adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham, sementara capital gain adalah keuntungan dari kenaikan harga saham. Kendati begitu, potensi keuntungan yang besar juga diikuti dengan risiko yang lebih besar pula.

Potensi keuntungan dari reksa dana lebih rendah dibandingkan saham karena keuntungan yang diperoleh dari reksa dana bergantung pada kinerja instrumen keunagan yang dibeli oleh Manajer Investasi.

SIMAK JUGA: Peluang dan Risiko Investasi Saham

2. Risiko

Dibandingkan dengan reksa dana, saham memiliki risiko yang lebih tinggi. Lantaran, reksa dana adalah investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi dan mempunyai diversifikasi investasi di berbagai instrumen keuangan.

Sementara saham mempunyai risiko yang lebih tinggi daripada reksa dana. Lantaran, harga saham bisa berfluktuasi secara signifikan tergantung pada kinerja perusahaan dan kondisi pasar.

3. Biaya investasi

Aspek berikutnya yang membedakan reksa dana dan saham adalah biaya investasi. Pada reksa dana, biaya investasi cenderung lebih rendah. Selain itu, biaya investasi dibebankan kepada investor dan sudah termasuk biaya manajemen yang diambil oleh Manajer Investasi untuk mengelola dana.

Tidak hanya itu, biaya-biaya lain, seperti biaya penjualan, transaksi, dan administrasi juga sudah termasuk dalam biaya investasi yang dibebankan. Dengan begitu, investor tidak perlu membayar biaya tambahan lainnya lagi. Sementara pada saham, investor perlu membayar biaya-biaya tambahan, seperti biaya komisi kepada pialang saham dan biaya administrasi dan biaya transaksi.

4. Harga setoran awal

Pada reksa dana, setoran awalnya berbeda dengan saham. Pada reksa dana, setoran awal relatif lebih rendah dibanding dengan saham. Ini disebabkan karena reksa dana mempunyai skala ekonomi yang lebih besar dan bisa membagi risiko investasi ke banyak investor.

Sementara pada saham, setoran awal relatif lebih tinggi dan berbeda-beda tergantung pada harga saham yang dibeli. Dalam hal ini, investor perlu memiliki modal lebih besar untuk bisa membeli saham yang diinginkan.

SIMAK JUGA: 10 Aplikasi Trading Saham Terbaik, Sudah Coba Salah Satunya?

5. Jangka waktu investasi

Oleh karena keuntungannya lebih stabil, reksa dana lebih cocok untuk investasi jangka panjang. Sementara saham, lebih cocok untuk investasi jangka pendek atau menengah karena harganya yang fluktuatif.

Sementara jangka waktu investasi pada saham lebih panjang dan cenderung membutuhkan kesabaran dari investor. Investasi saham membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memberikan hasil yang signifikan dan keuntungan yang lebih tinggi.

SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Orang Terkaya Indonesia 2023 Dilengkapi Kode Saham yang Dimiliki

The post Beli Saham atau Reksa Dana Saham? Simak Perbedannya! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/beli-saham-atau-reksa-dana-saham-simak-perbedannya/feed/ 0
Peluang dan Risiko Investasi Saham https://www.edufulus.com/peluang-dan-risiko-investasi-saham/ https://www.edufulus.com/peluang-dan-risiko-investasi-saham/#respond Fri, 05 Jan 2024 05:35:11 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1646 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kamu mau investasi saham? Ketahui peluang dan risikonya terlebih dahulu! Berinvestasi saham menjadi salah satu cara yang banyak dilakukan untuk mendapatkan keuntungan. Namun begitu, perlu diketahui bahwa dalam dunia investasi [...]

The post Peluang dan Risiko Investasi Saham appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kamu mau investasi saham? Ketahui peluang dan risikonya terlebih dahulu! Berinvestasi saham menjadi salah satu cara yang banyak dilakukan untuk mendapatkan keuntungan.

Namun begitu, perlu diketahui bahwa dalam dunia investasi juga terdapat istilah “high risk, high return, low risk, low return“.

Selain itu, perlu diingat pula bahwa memperoleh income dari investasi tidak sama dengan mendapatkan income dari gaji stabil satu bulan bekerja.

Peluang Investasi Saham

Investasi adalah suatu langkah yang dibuat oleh indivitu atau perusahaan untuk memperoleh keuntungan di masa depan.

Dana atau modal yang diinvestasikan itu akan dialokasikan di berbagai instrumen atau aset. Harapannya, investasi ini bisa memberikan hasil dan pengembalian yang menguntungkan.

Dengan begitu, peluang investasi ini merupakan berbagai jenis instrumen atau aset yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk diinvestasikan.

Memiliki potensi ekonomi yang luas, Indonesia memiliki berbagai macam peluang investasi yang menarik bagi para investornya. Sebelum berinvestasi, penting bagi investor agar mempertimbangkan tujuan, profil risiko dan kebijakan keuangan pribadi yang dimiliki.

SIMAK JUGA: Apa Itu Analisis Teknikal Dasar?

Selain itu, setiap peluang investasi terdapat karakteristik dan risikonya masing-masing. Jadi, melakukan riset dan konsultasi dengan konsultan keuangan bisa membantu investor untuk mengambil keputusan terbaik.

Saham sendiri adalah suatu bentuk instrumen investasi yang dilakukan dengan membeli saham dari suatu perusahaan.

Pada jenis investasi ini, investor mempunyai kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan harga saham dan dividen yang dibagikan oleh perusahaan.

Bisa memberikan keuntungan yang signifikan, investasi saham juga bisa memberikan risiko tinggi. Maka itu, investor perlu melakukan analisis dan riset yang mendalam sebelum berinvestasi saham.

Risiko Investasi Saham

Adapun risiko investasi saham, yaitu:

1. Risiko forced delisting

Risiko forced delisting merupakan kondisi saat perusahaan dipaksa untuk menghapus sahamnya dari bursa.

2. Risiko likuiditas

Risiko likuiditas merupakan risiko yang terjadi ketika saham sulit dijual atau dibeli tanpa mempengaruhi harga pasar.

3. Risiko capital loss

Risiko capital loss merupakan kondisi kerugian yang mungkin terjadi saat nilai saham menurun dari harga beli.

4. Risiko tidak sistematis

Risiko tidak sistematis dalam investasi saham merupakan risiko yang sifatnya spesifik bagi suatu perusahaan. Biasanya hal ini tidak berkaitan dengan perubahan yang terjadi di pasar saham secara keseluruhan. 

5. Risiko pasar

Risiko pasar merupakan kondisi fluktuatif pada harga saham yang disebabkan oleh perubahan kondisi pasar secara keseluruhan. 

6. Risiko kebangkrutan

Risiko kebangkrutan dalam investasi saham merupakan potensi perusahaan yang tidak bisa membayar utang atau memenuhi kewajiban keuangannya. 

7. Risiko inflasi

Dalam investasi saham, risiko inflasi adalah potensi penurunan daya beli karena adanya kenaikan tingkat inflasi.

Nah, itulah peluang dan risiko investasi saham. Sudah siap berinvestasi?

SIMAK JUGA: 10 Aplikasi Trading Saham Terbaik, Sudah Coba Salah Satunya?

The post Peluang dan Risiko Investasi Saham appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/peluang-dan-risiko-investasi-saham/feed/ 0
10 Aplikasi Jual-Beli Reksa Dana Terbaik di Indonesia https://www.edufulus.com/10-aplikasi-jual-beli-reksa-dana-terbaik-di-indonesia/ https://www.edufulus.com/10-aplikasi-jual-beli-reksa-dana-terbaik-di-indonesia/#respond Thu, 04 Jan 2024 03:06:38 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1629 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kamu sudah punya aplikasi reksa dana? Simak 10 aplikasi jual-beli reksa dana terbaik di Indonesia berikut ini sebelum memulai. Dengan menggunakan aplikasi jual-beli reksa dana, investor bisa membeli dan [...]

The post 10 Aplikasi Jual-Beli Reksa Dana Terbaik di Indonesia appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kamu sudah punya aplikasi reksa dana? Simak 10 aplikasi jual-beli reksa dana terbaik di Indonesia berikut ini sebelum memulai.

Dengan menggunakan aplikasi jual-beli reksa dana, investor bisa membeli dan menjual reksa dana lebih cepat dan mudah.

Aplikasi transaksi reksa dana memiliki berbagai fitur yang bisa membantu investor untuk memantau kinerja investornya, mengelola portofolio, dan mengetahui informasi tentang reksa dana secara lebih detail.

SIMAK JUGA: 3 Alasan Reksa Dana Itu Menguntungkan untuk Kelola dan Tumbuhkan Duit

Aplikasi reksa dana sendiri merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi. Nantinya, reksa dana diinvestasikan ke dalam surat berharga, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.

10 Aplikasi Reksadana Terbaik di Indonesia

Berikut aplikasi-aplikasi reksadana terbaik yang bisa dipilih

1). Bareksa

Bareksa merupakan salah satu aplikasi reksadana di Indonesia yang telah mempunyai lebih dari 2 juta pengguna. Aplikasi ini menawarkan berbagai jenis produk dari berapa manajer investasi ternama di Indonesia dan fitur-fitur yang mudah digunakan, seperti pembelian dan penjualan reksadana secara online, pengelolaan portofolio, dan berbagai alat analisis.

2). Makmur

Aplikasi berikutnya ada Makmur.id, aplikasi ini dibangun oleh para profesional yang telah bergelut di dunia investasi selama puluhan tahun. Makmur.id bisa menjadi investasi yang menjanjikan, terutama untuk kamu yang baru memulai perjalanan investasi di tahun ini.

3). Bukareksa

Bukareksa adalah aplikasi reksadana yang memiliki berbagai macam produk dari berbagai manajar investasi. Selain itu, aplikasi ini juga memiliki fitur yang lengkap digunakan, seperti pengelolaan portofolio, analisis kinerja reksadana, dan berbagai layanan tambahan.

4). Tanamduit

Tanamduit memiliki fitur-fitur yang lengkap, seperti pengelolaan portofolio, analisis kinerja reksadana, dan berbagai layanan tambahan. Layanan tambahan, seperti pembelian logam mulia dan tabungan emas.

5). Ajaib

Ajaib merupakan salah satu aplikasi reksadana dengan berbagai macam produk reksadana dari berbagai manajer investasi, serta fitur-fitur. Fitur-fitur tersebut, seperti pengelolaan portofolio, perencanaan keuangan, dan penggunaan algoritma cerdas untuk membantu investor dalam pengambilan keputusan investasi.

6). Investree

Investree adalah aplikasi reksadana yang berfokus pada pembiayaan Peer-to-Peer (P2P) dan Pembiayaan Modal Usaha (PMU). Aplikasi ini memiliki berbagai macam produk reksadana berbasis P2P dan PMU. Di Investree terdapat pula fitur-fitur, seperti fitur pengelolaan portofolio dan laporan keuangan yang lengkap dan mudah digunakan.

7). Danareksa

Aplikasi reksadana Danareksa memiliki berbagai fitur, seperti perencanaan keuangan, pemantauan portofolio, dan informasi terkait reksadana. Menjadi salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia, Danareksa menawarkan berbagai produk reksadana yang bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi.

8). Bibit

Untuk kamu para investor pemula, Bibit bisa menjadi pilihan untuk berinvestasi di reksadana. Bibit menawarkan biaya yang terjangkau dan teknologi terdepan yang memudahkan investor dalam pengambilan keputusan investasi.

9). MotionTrade

MotionTrade merupakan produk reksadana dari MNC Sekuritas yang menawarkan berbagai macam produk investasi, di antaranya reksadana saham, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana pasar uang. Terdapat fitur-fitur di dalamnya, seperti pengelolaan portofolio, analisis kinerja investasi, dan informasi terkait pasar modal.

10). IPOT

IPOT merupakan aplikasi reksadana dari Indo Premier Sekuritas. Aplikasi reksadana ini menawarkan berbagai produk reksadana dan manajer investasi terbaik di Indonesia dengan fitur-fitur, seperti analisis kinerja reksadana, pemantauan portofolio, dan pembelian sekaligus penjualan reksadana secara mudah.

SIMAK JUGA: Biar Nggak Nyesel, Kenali Komponen Biaya Ini Sebelum Kamu Investasi Reksa Dana

The post 10 Aplikasi Jual-Beli Reksa Dana Terbaik di Indonesia appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/10-aplikasi-jual-beli-reksa-dana-terbaik-di-indonesia/feed/ 0
10 Aplikasi Trading Saham Terbaik, Sudah Coba Salah Satunya? https://www.edufulus.com/10-aplikasi-trading-saham-terbaik-sudah-coba-salah-satunya/ https://www.edufulus.com/10-aplikasi-trading-saham-terbaik-sudah-coba-salah-satunya/#respond Fri, 08 Dec 2023 09:26:01 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1614 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Tidak sedikit Generasi Z yang kini melakukan investasi saham. Untuk itu, ketahui 10 aplikasi trading saham terbaik berikut ini.  Saham sendiri merupakan surat yang menjadi bukti bahwa seseorang mempunyai bagian [...]

The post 10 Aplikasi Trading Saham Terbaik, Sudah Coba Salah Satunya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Tidak sedikit Generasi Z yang kini melakukan investasi saham. Untuk itu, ketahui 10 aplikasi trading saham terbaik berikut ini. 

Saham sendiri merupakan surat yang menjadi bukti bahwa seseorang mempunyai bagian modal suatu perusahaan. Jika kamu memiliki saham, artinya kamu memiliki hak atas sebagian aset perusahaan. 

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Bibit Besutan PT Bibit Tumbuh Bersama

Dengan saham yang kamu miliki maka kamu atau badan bisa mengklaim kepemilikan pada suatu perusahaan terbuka. Selain itu, pemilik saham juga mempunyai hak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya. 

10 Aplikasi Trading Saham Terbaik

Berikut aplikasi trading saham terbaik yang bisa kamu pilih:

1). Stockbit

Stockbit merupakan salah satu aplikasi saham terbaik yang disarankan untuk kamu pemula. Aplikasi saham ini bisa kamu download melalui App Store atau Play Store. 

Stockbit juga didefinisikan sebagai ne-stop platform investasi saham. Tidak hanya sebagai wadah untuk berdiskusi dan update berita terkini seputar saham, Stockbit juga bisa digunakan sebagai platform riset dan analisis investasi.

2). SimInvest

SimInvest telah terdaftar dan diawasi OJK. Aplikasi milik Sinarmas Sekuritas ini legalitasnya terjamin untuk investor agar bisa mendapatkan haknya dengan baik.

Untuk modal investasi awal di SimInvest, kamu bakal dimodalin sekitar Rp100 ribu untuk modal transaksi awal di SimInvest.

3). Bibit

Bibit adalah aplikasi saham dari PT Bibit Tumbuh Bersama. Dengan aplikasi Bibit, kamu bisa membeli saham dalam bentuk reksadana, lho. 

Kemudian, scroll ke bagian bawah produk reksa dana dan pilih kategori minimal 10 ribu pada bagian koleksi reksadana. Selanjutnya, pilih produk reksa dana yang diinginkan kemudian klik beli. Berikutnya, Klik ubah jika ingin ubah portofolio mana yang ingin dituju, masukkan nominal investasi yang diinginkan, dan klik Beli Sekarang.

4). RTI Business

RTI Business merupakan salah satu aplikasi saham terbaik karena aplikasi ini sudah banyak dikenal di antara para investor. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan informasi income statement, probability, cash flow, balance sheet, earnings, dan growth.

Dengan informasi-informasi tersebut, kamu bisa menganalisis kinerja perusahaan selama lima tahun terakhir.

5). IPOT

IPOT adalah aplikasi milik PT Indo Premier Sekuritas yang sudah terdaftar di OJK. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur Robot Trading yang bisa menjalankan instruksi pembelian dan penjualan dengan harga saham yang diinginkan.

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Naik Besutan NH Korindo Sekuritas

Kelebihan dari aplikasi IPOT, yaitu tidak ada minimal deposit yang diminta sehingga sangat direkomendasikan untuk kamu yang ingin memulai investasi saham dengan modal kecil. Keunggulan berikutnya, yaitu proses pendaftarannya lebih mudah karena dilakukan secara online. Biaya yang digunakan per transaksi, fee jual saham adalah sebesar 0,29 persen dan beli saham sebesar 0,19 persen.

6. BCAS Best Mobile

BCAS Best Mobile cocok untuk kamu yang suka bertransaksi di Bursa Efek Indonesia. Aplikasi ini dikembangkan oleh BCA Sekuritas. BCAS menyediakan fitur Quick Order sehingga aplikasi ini seringkali disebut-sebut sebagai aplikasi saham yang user friendly.

Kendati begitu, sebagai deposit awal kamu harus memiliki dana cukup tinggi, yaitu sebesar Rp3 juta. Untuk biaya per transaksi online trading, yaitu beli sebesar 0, 28 persen. Sementara kalau kamu memakai jasa sales broker, maka fee per transaksi akan lebih tinggi, yaitu fee beli 0, 25 persen dan jual 0, 35 persen.

7). Tanamduit

Aplikasi trading saham terbaik berikutnya adalah Tanamduit. Aplikasi saham terbaik dan terdaftar OJK ini juga bisa berinvestasi Surat Berharga Negara (SBN) dan asuransi daring di aplikasi ini.

Tanamduit menyediakan berbagai pilihan investasi online, mulai dari reksa dana, Surat Berharga Negara (SBN) ritel, emas, hingga asuransi. Tidak hanya itu, Tanamduit juga adalah aplikasi investasi terpercaya karena sudah diawasi oleh OJK.

8). Ajaib

Ajaib merupakan aplikasi investasi saham yang berada di bawah PT Takjub Teknologi Indonesia dan PT Ajaib Sekuritas Asia. Aplikasi saham ini memiliki banyak pilihan saham dan reksadana. 

Kamu bisa memulai investasi saham dengan modal mulai dari Rp100 ribu. Jadi, berinvestasi di Ajaib cocok untuk kamu yang mempunyai modal tidak begitu besar.

9) Mirae HOTS

Mirae HOTS yang dikenal juga dengan nama Mirae Asset merupakan aplikasi yang didirikan oleh PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Kamu hanya perlu menyiapkan uang minimal deposit Rp10 juta untuk menggunakan aplikasi saham ini.

Mirae HOTS menjadi pilihan aplikasi dengan nilai dan frekuensi transaksi yang cukup tinggi di Bursa Efek Indonesia. Aplikasi ini menyediakan fee jual beli saham per transaksi yang bersaing, yaitu 0,25 persen untuk fee jual dan 0,15 persen untuk beli.

10). MOST Mandiri

MOST Mandiri dikembangkan oleh Mandiri Sekuritas. Untuk menggunakan aplikasi ini, kamu harus menjadi nasabah Mandiri Sekuritas terlebih dahulu. 

Harga setoran awal untuk membuka rekening saham di aplikasi MOST Mandiri terbagi dalam tiga jenis, yaitu mahasiswa, umum, dan full service. Kemudian, minimal Rp2 juta untuk mahasiswa, Rp5 juta untuk umum, dan Rp100 juta untuk full service. Sementara, fee per transaksinya adalah 0,28 persen untuk jual saham dan 0,18 persen ntuk beli saham (minimal Rp5 ribu.)

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi SimInvest Garapan Sinarmas Sekuritas

The post 10 Aplikasi Trading Saham Terbaik, Sudah Coba Salah Satunya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/10-aplikasi-trading-saham-terbaik-sudah-coba-salah-satunya/feed/ 0
Apa Itu Analisis Teknikal Dasar? https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-teknikal-dasar/ https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-teknikal-dasar/#respond Thu, 07 Dec 2023 05:45:25 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1606 The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Dalam dunia keuangan, terdapat istilah “Analisis teknikal dasar”. Lantas, apa itu analisis teknikal dasar? Analisis teknikal dasar adalah metode analisa dalam dunia finansial yang digunakan untuk memprediksi pergerakan [...]

The post Apa Itu Analisis Teknikal Dasar? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Dalam dunia keuangan, terdapat istilah “Analisis teknikal dasar”. Lantas, apa itu analisis teknikal dasar?

Analisis teknikal dasar adalah metode analisa dalam dunia finansial yang digunakan untuk memprediksi pergerakan harga saham dengan melihat harga saham serta volume perdagangan.

SIMAK JUGA: Kenali Support dan Resistance Saham, Emangnya Buy, Sell dan Hold Itu Gampang?

Berbeda dengan analisis fundamental, analisis teknikal merupakan susunan dari peristiwa yang terjadi dan telah tercermin dalam harga pasar itu sendiri. Analisis teknikal disusun berdasarkan, pola grafik, tren, dan harga historis. 

Sejarah Analisis Teknikal Dasar

Istilah “Analisis teknikal” pertama kali ditemukan oleh Charles Dow. Prinsip-prinsip yang ada dalam analisis teknikal dasar sendiri, di antaranya:

1). Harga saham memperhitungkan semua sentimen berita

Harga saham dipengaruhi dengan harga yang telah menyerap semua informasi, berita, psikologi, rumor, dan seterusnya. 

2). Harga saham dapat bergerak dalam beberapa jenis tren

Harga saham dipengaruhi dalam tiga tren, yaitu BULLISH, BEARISH dan SIDEWAYS

3). Indeks bursa harus saling mengkonfirmasi satu sama lain

Hal ini termasuk, bursa global, regional, maupun bursa selalu mengkonfirmasi satu sama lain.

4). Harga saham memiliki tren pergerakan menurut periode waktunya

Menurut periode waktunya, tren pergerakan harga terdiri dari Primary Trends, Secondary Trends, dan Minor Trends.

5). Tren saham memiliki tiga fase

Adapun tiga fase tren saham, yaitu partisipasi publik dan fase distribusi

6). Tren yang berlangsung harus dikonfirmasi dengan volume

Kondisi pasar sesungguhnya, yaitu ketika harga bergerak diikuti dengan volume transaksi yang tinggi. Volume ini akan mengkonfirmasi sebuah tren yang sedang terjadi, dan mengkonfirmasi kebenaran trending atau hanya manipulasi. 

7). Pergerakan tren selalu berlanjut hingga muncul tanda-tanda jelas yang menunjukkan bahwa tren sudah berakhir

Contohnya, sebuah tren akan berlangsung bullish hingga ada indikasi pembalikan arah yang kuat. Ciri-cirinya, yaitu pembalikan arah tersebut ditandai dengan perubahan tingkat harga secara konsisten. 

Trend sendiri dari sudut pandang analisa teknikal merupakan kecenderungan arah pergerakan dari harga saham yang berlangsung dalam rentang waktu tertentu. Selain itu, trend juga bisa diidentifikasi hingga berakhir. 

Jadi, itulah arti analisis teknikal dasar dalam dunia keuangan. 

SIMAK JUGA: 3 Langkah Ini Wajib Dijalankan Trader Saat Menghadapi Saham yang Sedang Downtrend

The post Apa Itu Analisis Teknikal Dasar? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-teknikal-dasar/feed/ 0
Apa itu Analisis Fundamental? Berikut 10 Variabel yang Wajib Dianalisis https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-fundamental-berikut-10-variabel-yang-wajib-dianalisis/ https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-fundamental-berikut-10-variabel-yang-wajib-dianalisis/#respond Wed, 06 Dec 2023 04:18:46 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1593 The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Dalam bidang perekenomian, dikenal istilah “analisis fundamental”. Lantas, apa itu analisis fundamental? Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada faktor-faktor fundamental ekonomi suatu perusahaan, termasuk bisnis perusahaan [...]

The post Apa itu Analisis Fundamental? Berikut 10 Variabel yang Wajib Dianalisis appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Dalam bidang perekenomian, dikenal istilah “analisis fundamental”. Lantas, apa itu analisis fundamental?

Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada faktor-faktor fundamental ekonomi suatu perusahaan, termasuk bisnis perusahaan dan sisi kinerja keuangan.

Analisis fundamental berfokus pada rasio finansial dan berbagai kejadian yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Kejadian-kejadian ini memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. 

SIMAK JUGA: Analisis Fundamental Tuh Banyak Kelemahannya, Tak Ada Jaminan Datangkan Cuan

Beberapa pakar berpendapat, teknis analisis fundamental lebih cocok untuk membuat keputusan dengan memilih saham perusahaan mana yang dibeli untuk jangka panjang. Analisis fundamental sendiri dibagi menjadi tiga tahapan analisis, yaitu analisis ekonomi, analisis industri, dan analisis perusahaan. 

Variabel-variabel yang Dianalisis dalam Analisis Fundamental

Dalam analisis fundamental, terdapat variabel-variabel yang dianalisis, yaitu:

  1. Rasio laba terhadap saham yang beredar (Earning per share (EPS))
  2. Pertumbuhan pendapatan (Revenue growth)
  3. Rasio laba terhadap saham yang beredar (Earning per share (EPS))
  4. Rasio pertumbuhan EPS
  5. Rasio harga saham terhadap laba perlembar saham (Price earning ratio)
  6. Rasio harga saham terhadap pertumbuhan laba perseroan (Price earning growth ratio)
  7. Rasio harga saham terhadap penjualan (Price/sales ratio)
  8. Rasio harga saham terhadap nilai buku (Price book value)
  9. Rasio hutang perseroan (Debt ratio)
  10. Margin keuntungan bersih (Net profit margin)

Untuk menghitung rasio perusahaan sendiri, biasanya dilakukan dengan menghitung rasio keuangan. Secara garis besar, rasio dibagi dalam lima kategori. 

Lima kategori tersebut, yaitu keuntungan (profitability), harga (price), likuiditas (liquidity), daya ungkit (leverage), dan efisiensi.

SIMAK JUGA: Begini Cara Menganalisis Fundamental Saham Secara Indepth dan Komprehensif

The post Apa itu Analisis Fundamental? Berikut 10 Variabel yang Wajib Dianalisis appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-fundamental-berikut-10-variabel-yang-wajib-dianalisis/feed/ 0