Per Akhir November 2023, Asing Belum Masuk Pasar Saham dan Obligasi Korporasi, Tertinggi Justru Masuk SBN

Jangan Lupa Bagikan!

The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa aliran dana dari investor asing di pasar modal Indonesia, termasuk saham, surat berharga negara (SBN), dan obligasi korporasi, menunjukkan variasi pergerakan baik dalam periode tahun berjalan (ytd) maupun bulan berjalan (mtd).

Pasar Saham (Asing Keluar)

Hingga 30 November 2023, investor asing mencatatkan arus dana keluar sebesar Rp13,86 triliun pada pasar saham secara ytd, mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai Rp13,34 triliun (ytd).

Meskipun begitu, secara bulan berjalan (mtd), tekanan keluar dari investor non-resident mengalami penurunan meskipun masih mencatatkan net sell sebesar Rp0,52 triliun (mtd), yang lebih kecil dibandingkan dengan Oktober 2023 sebesar Rp8,10 triliun (mtd).

Pasar Surat Berharga Negara (SBN) (Asing Masuk)

Di pasar SBN, terjadi arus dana masuk sebesar Rp71,69 triliun hingga 30 November 2023 (ytd), menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai Rp48,20 triliun (ytd).

SIMAK JUGA: Perkembangan Pasar Modal Per November 2023, Ternyata Bursa Karbon Masih Sepi

Secara bulan berjalan, investor asing juga mencatatkan arus dana masuk sebesar Rp23,50 triliun (mtd), berbeda dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan arus keluar sebesar Rp12,62 triliun (mtd) pada Oktober 2023.

Pasar Obligasi Korporasi (Asing Keluar)

Sementara itu, di pasar obligasi korporasi, investor asing mencatatkan arus dana keluar sebesar Rp1,46 triliun hingga 30 November 2023, yang lebih rendah dibandingkan dengan Oktober 2023 sebesar Rp1,53 triliun (ytd).

Pada bulan berjalan, aliran dana masuk dari investor non-resident mencapai Rp64,72 miliar (mtd), menunjukkan perubahan dari Oktober 2023 yang mencatatkan arus keluar sebesar Rp842,83 miliar (mtd).

Lebih lanjut, dalam periode Januari-November 2023, dana keluar investor asing di pasar saham terjadi pada 5 bulan, yaitu Januari, Agustus, September, Oktober, dan November. Di pasar SBN, meskipun nilainya berfluktuasi, tidak terdapat pencatatan arus keluar secara ytd. Adapun di pasar obligasi korporasi, arus keluar investor asing hampir terjadi setiap bulan, kecuali pada bulan Februari 2023.

SIMAK JUGA: Pergerakan Ekonomi Global Tidak Pasti, OJK Klaim Sektor Jasa Keuangan Nasional Terjaga




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*