Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/indeks-harga-saham-gabungan-ihsg/ The Path To Financial Freedom Mon, 17 Mar 2025 15:48:30 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.2 https://www.edufulus.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-ICON-Edufulus-32x32.png Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/indeks-harga-saham-gabungan-ihsg/ 32 32 IHSG Masih Lesu dan Tertekan, Ternyata Ini Penyebab! https://www.edufulus.com/ihsg-masih-lesu-dan-tertekan-ternyata-ini-penyebab/ https://www.edufulus.com/ihsg-masih-lesu-dan-tertekan-ternyata-ini-penyebab/#respond Tue, 18 Mar 2025 00:15:00 +0000 https://www.edufulus.com/?p=3303 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – IHSG masih lesu dan tertekan. Pada akhir perdagangan Senin, 17 Maret 2025, IHSG ditutup melemah 0,67 Persen ke level 6.471,94. Sepanjang 2025, IHSG ambles 8,59 persen. IHSG menjadi [...]

The post IHSG Masih Lesu dan Tertekan, Ternyata Ini Penyebab! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – IHSG masih lesu dan tertekan. Pada akhir perdagangan Senin, 17 Maret 2025, IHSG ditutup melemah 0,67 Persen ke level 6.471,94.

Sepanjang 2025, IHSG ambles 8,59 persen. IHSG menjadi indeks terburuk nomor dua di Asia Pacifik, hanya lebih baik dari Thailand.

Bahkan, dalam satu tahun terakhir, IHSG sudah terkoreksi 10,55 persen.

Jika ditarik lebih jauh, tiga tahun terakhir, indeks komposit dalam negeri ini melemah 1,15 persen.

SIMAK JUGA: 7 Tip Memulai Trading Saham bagi Pemula, Segini Modal Awal agar Cuan

Ini pun mencerminkan imbal hasil di pasar saham pasca pandemi Covid-19 negatif. Sejumlah saham big caps, bahkan konstituen indeks LQ45 juga memberi imbal hasil negatif.

Contohnya, investor yang berinvestasi pada BBRI, 3 tahun lalu sudah menanggung rugi. Dalam tiga tahun terakhir, BBRI anjlok 17,63 persen.

Pun ASII terkoreksi 28,09 persen dalam 3 tahun terakhir. Saham TLKM juga ambles sampai minus 45,98 persen dalam 3 tahun terakhir.

Sentimen global tidak baik, pun kondisi internal negeri ini

IHSG butuh beberapa fase pemulihan yang lama agar bisa mencapai posisi setara dengan kondisi pasar sebelum Covid-19.

Demikian dikatakan Direktur Purwanto Asset Management, Edwin Sebayang.

Indeks pernah berada di level sekitar 6.600 di awal 2020, sebelum pandemi melanda. Sementara sekarang berada di level yang lebih rendah sekira 6.400.

“IHSG memang belum kembali ke posisi semula. IHSG tak akan turun lebih dari level 6.000 dalam waktu dekat, kecuali ada kejadian luar biasa,” ungkapnya.

Sejumlah analis menyebutkan bahwa lesunya IHSG dipicu sentimen global yang sedang tidak baik-baik saja.

Sementara, situasi dan kondisi dalam negeri juga kurang baik. Mulai dari penerimaan yang turun drastis sampai utang yang harus dibayar sebesar Rp1.300 triliun pada tahun ini.

Bila tidak segera berbenah dan memastikan program-program pemerintah berjalan, kondisi ekonomi bakal makin terperosok dalam.

Jika IHSG jatuh sampai ke bawah level 6.246, maka membuka peluang bergerak ke level 6.170, sebelum ke posisi 6.000.

Tekanan di pasar saham ini tentu bakal membuat investor beralih ke instrumen investasi yang lain.

SIMAK JUGA: Bos BCA dan BRI Berang dengan Influencer Saham Sesat yang Takuti Investor

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post IHSG Masih Lesu dan Tertekan, Ternyata Ini Penyebab! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/ihsg-masih-lesu-dan-tertekan-ternyata-ini-penyebab/feed/ 0
Indeks Kompas100 Hingga 31 Oktober 2024, Ini 13 Saham yang Masuk dan Didepak dari Indeks https://www.edufulus.com/indeks-kompas100-hingga-31-oktober-2024-ini-13-saham-yang-masuk-dan-didepak-dari-indeks/ https://www.edufulus.com/indeks-kompas100-hingga-31-oktober-2024-ini-13-saham-yang-masuk-dan-didepak-dari-indeks/#respond Sun, 28 Jul 2024 14:44:15 +0000 https://www.edufulus.com/?p=2199 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pembaruan pada sejumlah indeks acuan untuk periode 1 Agustus hingga 31 Oktober 2024. Dalam peninjauan besar kali ini, BEI mengganti 13 saham dalam [...]

The post Indeks Kompas100 Hingga 31 Oktober 2024, Ini 13 Saham yang Masuk dan Didepak dari Indeks appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pembaruan pada sejumlah indeks acuan untuk periode 1 Agustus hingga 31 Oktober 2024.

Dalam peninjauan besar kali ini, BEI mengganti 13 saham dalam Indeks Kompas100.

Diketahui, Indeks Kompas100 merupakan indeks yang memantau performa harga dari 100 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar.

SIMAK JUGA: Inilah 10 Saham dengan Cuan Tertinggi di Semester 1/2021 Berdasarkan Data RTI

Mulai awal Agustus, ada 13 saham yang dikeluarkan dari indeks Kompas100, yaitu:

  • PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO)
  • PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
  • PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)
  • PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)
  • PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA)
  • PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
  • PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS)
  • PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)
  • PT Murni Sadar Tbk (MTMH)
  • PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
  • PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON)
  • PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)

Sementara itu, 13 saham yang akan bergabung dengan indeks Kompas100 untuk periode 1 Agustus hingga 31 Oktober 2024 adalah:

  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  • PT Avia Avian Tbk (AVIA)
  • PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)
  • PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)
  • PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)
  • PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
  • PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)
  • PT Mandiri Herindo Adiperkasa (MAHA)
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
  • PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ)
  • PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR)

“Perubahan konstituen ini berlaku mulai 1 Agustus 2024 hingga 31 Oktober 2024,” ungkap Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dan Verdi Ikhwan, Kepala Divisi Riset BEI, Pande Made Kusuma Ari A.

Berikut adalah daftar konstituen indeks Kompas100 untuk periode 1 Agustus 2024 hingga 31 Oktober 2024:

ABMM BNGA GOTO MBMA SIDO
ACES BRIS HEAL MDKA SILO
ADMR BRMS HMSP MEDC SMGR
ADRO BRPT HRUM MIKA SMIL
AKRA BSDE ICBP MNCN SMRA
AMMN BTPS INCO MPMX SMSM
AMRT BUKA INDF MTEL SRTG
ANTM CMRY INDY MYOR SSIA
ARTO CPIN INKP NCKL SSMS
ASII CTRA INTP NISP TBIG
AUTO DOID ISAT PANI TINS
AVIA DSNG ITMG PGAS TKIM
BBCA ELSA JPFA PGEO TLKM
BBNI EMTK JSMR PNLF TOWR
BBRI ENRG KIJA PTBA TPIA
BBTN ERAA KLBF PTMP ULTJ
BBYB ESSA MAHA PTPP UNTR
BFIN EXCL MAPA PTRO UNVR
BMRI GGRM MAPI PWON VKTR
BMTR GJTL MARK SCMA WIFI

SIMAK JUGA: Inilah 5 Besar Top Gainers Kompas100 Semester I/2021

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected]

The post Indeks Kompas100 Hingga 31 Oktober 2024, Ini 13 Saham yang Masuk dan Didepak dari Indeks appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/indeks-kompas100-hingga-31-oktober-2024-ini-13-saham-yang-masuk-dan-didepak-dari-indeks/feed/ 0
Tok Resmi Berlaku, Inilah 30 Saham yang Nangkring di IDX Cyclical Economy 30 https://www.edufulus.com/tok-resmi-berlaku-inilah-30-saham-yang-nangkring-di-idx-cyclical-economy-30/ https://www.edufulus.com/tok-resmi-berlaku-inilah-30-saham-yang-nangkring-di-idx-cyclical-economy-30/#respond Mon, 15 Jul 2024 02:22:38 +0000 https://www.edufulus.com/?p=2179 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengenalkan indeks baru yang dikenal dengan nama IDX Cyclical Economy 30. Indeks ini dirancang untuk menjadi pilihan baru bagi investor dan manajer investasi [...]

The post Tok Resmi Berlaku, Inilah 30 Saham yang Nangkring di IDX Cyclical Economy 30 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengenalkan indeks baru yang dikenal dengan nama IDX Cyclical Economy 30. Indeks ini dirancang untuk menjadi pilihan baru bagi investor dan manajer investasi di tengah fluktuasi ekonomi saat ini.

Indeks tersebut mengukur performa harga dari 30 saham cyclical yang dipilih dari berbagai subsektor dalam Klasifikasi Industri BEI (IDXIC). Seleksi saham-saham ini berdasarkan kriteria likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, serta fundamental perusahaan yang kuat.

IDX Cyclical Economy 30 mencakup saham-saham yang sensitif terhadap perubahan siklus ekonomi, seperti sektor keuangan, barang konsumsi nonprimer, dan infrastruktur.

SIMAK JUGA: Apa Itu Indeks Saham, Apa Manfaat dan Bagaimana Cara Membaca?

Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, menjelaskan bahwa proses pemilihan saham untuk indeks IDX Cyclical Economy 30 dimulai dengan mengeliminasi saham yang terdaftar di Papan Pemantauan Khusus. Selanjutnya, dipilih saham-saham yang aktif diperdagangkan selama setahun terakhir dan termasuk dalam klasifikasi saham cyclical berdasarkan IDXIC.

30 saham terpilih dinilai berdasarkan nilai transaksi, frekuensi perdagangan, kapitalisasi pasar free float, serta representasi sektor cyclical dan fundamental perusahaan. Penilaian ini menggunakan metode Adjusted Market Capitalization Weighted dengan penyesuaian berdasarkan rasio free float, serta membatasi bobot saham maksimal sebesar 25%.

Kautsar berharap IDX Cyclical Economy 30 dapat menjadi panduan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi yang responsif terhadap perubahan siklus ekonomi, serta berpotensi digunakan untuk menciptakan produk investasi berbasis indeks seperti reksa dana indeks dan Exchange Traded Fund (ETF) indeks di masa mendatang.

SIMAK JUGA: Inilah 5 Indeks Saham Syariah di Pasar Modal Indonesia

Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari menambahkan indeks ini mengukur kinerja harga dari 30 saham cyclical yang dipilih berdasarkan subsektor IDX Industrial Classification (IDXIC), dengan fokus pada likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar, serta didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat.

Indeks ini resmi diberlakukan mulai Senin, 15 Juli 2024. Menurut Pande, indeks mencakup saham-saham dari berbagai sektor cyclical yang terkenal dengan kinerja yang signifikan, yang dipengaruhi oleh perubahan siklus ekonomi, seperti sektor finansial, barang konsumen nonprimer, dan infrastruktur.

Pande juga menjelaskan proses awal dalam penentuan konstituen indeks IDX Cyclical Economy 30, termasuk pengecualian saham dari Papan Pemantauan Khusus, pemilihan saham yang aktif diperdagangkan selama setahun terakhir, serta penyesuaian dengan klasifikasi saham cyclical berdasarkan subsektor IDXIC.

Selanjutnya, BEI memilih 30 saham berdasarkan faktor-faktor seperti nilai transaksi, frekuensi perdagangan, kapitalisasi pasar free float, representasi sektor cyclical, dan fundamental perusahaan. Penghitungan bobot saham dalam indeks menggunakan metode adjusted market capitalization weighted, dengan penyesuaian berdasarkan kapitalisasi pasar free float dan pembatasan bobot maksimum saham sebesar 25%.

Pande menambahkan bahwa indeks ini telah dihitung sejak 1 Maret 2019 dengan nilai awal 100, dan evaluasi periodik indeks terdiri dari evaluasi mayor dan minor. Tujuan dari indeks IDX Cyclical Economy 30 adalah membantu investor untuk mengambil keputusan investasi yang adaptif terhadap perubahan siklus ekonomi, serta menjadi acuan untuk produk investasi berbasis indeks di masa mendatang, seperti reksa dana indeks dan Exchange Traded Fund (ETF) indeks.

Lantas mana saja saham yang masuk dalam daftar Indeks IDX Cyclical Economy 30? Berikut daftar 30 saham yang masuk ke dalam IDX Cyclical Economy 30:

  1. PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES)
  2. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM)
  3. PT Bank Jago Tbk. (ARTO)
  4. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
  5. PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI)
  6. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI)
  7. PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN)
  8. PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI)
  9. PT Bintang Oto Global Tbk. (BOGA)
  10. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS)
  11. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BUMI)
  12. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT)
  13. PT BTPN Syariah Tbk. (BTPS)
  14. PT Capital Financial Indonesia Tbk. (CASA)
  15. PT Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT)
  16. PT Ciputra Development Tbk. (CTRA)
  17. PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA)
  18. PT Essa Indstries Indonesia Tbk. (ESSA)
  19. PT MD Pictures Tbk. (FILM)
  20. PT Vale Indonesia Tbk. (INCO)
  21. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. (INKP)
  22. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP)
  23. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI)
  24. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA)
  25. PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN)
  26. PT Panin Financial Tbk. (PNLF)
  27. PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA)
  28. PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR)
  29. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG)
  30. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA).

SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Saham-saham Penghuni Indeks IDX30 Periode Agustus 2023 Hingga Januari 2024

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Tok Resmi Berlaku, Inilah 30 Saham yang Nangkring di IDX Cyclical Economy 30 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/tok-resmi-berlaku-inilah-30-saham-yang-nangkring-di-idx-cyclical-economy-30/feed/ 0
Apa Itu Indeks Saham, Apa Manfaat dan Bagaimana Cara Membaca? https://www.edufulus.com/apa-itu-indeks-saham-apa-manfaat-dan-bagaimana-cara-membaca/ https://www.edufulus.com/apa-itu-indeks-saham-apa-manfaat-dan-bagaimana-cara-membaca/#respond Mon, 29 Jan 2024 04:55:26 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1745 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bagi investor saham, selain memantau pergerakan harga saham, mereka tentu juga akan mengamati perubahan pada indeks harga saham setiap hari. Tapi sebenarnya, apa itu indeks harga saham? Diketahui, [...]

The post Apa Itu Indeks Saham, Apa Manfaat dan Bagaimana Cara Membaca? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bagi investor saham, selain memantau pergerakan harga saham, mereka tentu juga akan mengamati perubahan pada indeks harga saham setiap hari. Tapi sebenarnya, apa itu indeks harga saham?

Diketahui, saat ini terdapat 44 indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), baik yang dikelola sendiri maupun yang bekerja sama dengan pihak lain.

Namun yang menjadi indikator utama mencerminkan pergerakan semua saham yang terdaftar di Papan Utama dan Papan Pengembangan BEI, adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

SIMAK JUGA: IHSG Cetak Rekor Tertinggi di Level 7.323 di Awal Tahun 2024

Indeks saham adalah suatu ukuran statistik yang mencerminkan pergerakan harga sekumpulan saham sesuai dengan kriteria dan metodologi tertentu, dievaluasi secara berkala.

Indeks saham ini memiliki berbagai manfaat bagi para investor. Contohnya, dapat memberikan gambaran umum pergerakan harga saham secara keseluruhan. IHSG menjadi tolok ukur kinerja portofolio saham dan dapat digunakan untuk mengukur keuntungan.

Dengan demikian, melalui pergerakan IHSG, investor dapat menilai dinamika harga saham secara keseluruhan dan kinerja portofolio sahamnya dengan membandingkannya dengan IHSG.

Jika IHSG mengalami kenaikan, dapat disimpulkan bahwa lebih banyak saham yang mengalami kenaikan dibandingkan yang mengalami penurunan, dan sebaliknya. Selain itu, indeks saham juga dapat dijadikan acuan untuk portofolio aktif.

Evaluasi kinerja portofolio saham tentu memerlukan suatu acuan untuk perbandingan. Oleh karena itu, terdapat juga indeks harga saham sektoral. Sebagai contoh, jika seorang investor ingin berfokus pada sektor keuangan, indeks yang lebih relevan untuk memantau pergerakan saham di sektor tersebut adalah indeks sektor keuangan, bukan IHSG.

Bagi investor yang berkeinginan berinvestasi secara syariah, mereka dapat mengamati pergerakan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) atau Jakarta Islamic Index (JII). Kedua indeks ini mencakup saham-saham yang mematuhi prinsip syariah. Sebelum memilih saham syariah, investor dapat menggunakan ISSI atau JII sebagai acuan untuk kinerja portofolio saham.

SIMAK JUGA: Inilah 5 Indeks Saham Syariah di Pasar Modal Indonesia

Selain itu, untuk investor yang tertarik pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), mereka dapat memonitor pergerakan Indeks IDX ESG Leaders. Indeks ini berisi saham-saham dengan likuiditas dan fundamental yang kuat, serta nilai ESG risk score yang baik.

Sebuah nilai ESG risk score yang baik menunjukkan bahwa perusahaan memiliki risiko rendah terhadap faktor risiko non-keuangan. Investor dapat menggunakan pergerakan harga Indeks IDX ESG Leaders untuk menilai kinerja saham yang memprioritaskan aspek ESG dan memilih saham dengan nilai ESG yang baik.

Evaluasi Tingkat Keuntungan Investasi

Selain sebagai alat pengukur performa portofolio, indeks saham juga dapat digunakan untuk mengevaluasi tingkat keuntungan investasi. Misalnya, jika seorang investor berencana berinvestasi dalam jangka panjang, ia dapat melihat rata-rata kenaikan harga saham per tahun dengan merujuk pada IHSG selama periode tersebut.

Melalui analisis pergerakan IHSG dari tahun ke tahun, investor dapat mengidentifikasi tren pertumbuhan harga saham dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi indeks harga saham.

Dengan menghitung rata-rata kenaikan IHSG, investor juga dapat mengevaluasi kinerja masing-masing portofolio saham, apakah imbal hasilnya berada di atas, sejajar, atau di bawah rata-rata imbal hasil IHSG. Jika hasilnya di bawah pergerakan IHSG, ini menunjukkan bahwa pemilihan saham mungkin tidak optimal.

Sebaliknya, jika portofolio saham mencatat keuntungan di atas pergerakan IHSG, itu berarti investor berhasil mengungguli IHSG dengan pemilihan saham yang optimal.

Namun, jika keuntungan portofolio saham dinilai rendah tetapi masih di atas IHSG, ini bisa menunjukkan bahwa bukan kesalahan investor, melainkan situasi pasar modal yang sedang menurun.

Secara umum, naik-turunnya indeks harga saham dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kinerja perusahaan yang terdaftar, dan faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi di dalam negeri, regional, dan global, faktor politik, stabilitas, keamanan, serta faktor lain yang mempengaruhi sektor usaha masing-masing.

SIMAK JUGA: Inilah Empat Indeks Saham Syariah: ISSI, JII 70, JII dan IDX-MES BUMN 17

The post Apa Itu Indeks Saham, Apa Manfaat dan Bagaimana Cara Membaca? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/apa-itu-indeks-saham-apa-manfaat-dan-bagaimana-cara-membaca/feed/ 0
IHSG Cetak Rekor Tertinggi di Level 7.323 di Awal Tahun 2024 https://www.edufulus.com/ihsg-cetak-rekor-tertinggi-di-level-7-323-di-awal-tahun-2024/ https://www.edufulus.com/ihsg-cetak-rekor-tertinggi-di-level-7-323-di-awal-tahun-2024/#respond Fri, 05 Jan 2024 10:17:17 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1653 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Pada Selasa lalu, 2 Januari 2024, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan rekor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar tertinggi sepanjang sejarah pada hari pertama perdagangan [...]

The post IHSG Cetak Rekor Tertinggi di Level 7.323 di Awal Tahun 2024 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Pada Selasa lalu, 2 Januari 2024, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan rekor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar tertinggi sepanjang sejarah pada hari pertama perdagangan BEI di tahun 2024.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memecahkan rekor, yaitu pada posisi 7.323,588 dari rekor sebelumnya di posisi 7.318,016 pada 13 September 2022.

Selain itu, kapitalisasi pasar BEI juga menyentuh rekor teringgi dengan mencapai Rp11.768 triliun dari rekor sebelumnya sebesar Rp11.762 triliun pada 28 Desember 2023.

SIMAK JUGA: Cerdas Investasi Saham Saat IHSG Sedang Loyo-loyonya

Fakta ini mencerminkan optimisme para pelaku pasar dan stakeholders di pasar modal Indonesia dalam mengawali tahun 2024.

BEI bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta tidak terlepas dari dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus berupaya menjaga kelangsungan pertumbuhan pasar modal Indonesia.

BEI memiliki tiga fokus utama, yakni Market Deepening; Investor Protection; dan Regional Synergy and Connectivity. Fokus ini bertujuan untuk menumbuhkan sejumlah produk dan layanan yang kredibel bagi seluruh stakeholders dengan didukung pemanfaatan teknologi terkini, serta mampu melindungi kepentingan investor pasar modal.

Pada tahun 2024, BEI optimis dapat mencapai target yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, seperti peningkatan likuiditas perdagangan sebesar Rp12,25 triliun, 230 pencatatan efek baru, dan penambahan 2 juta investor baru.

Selain itu pada tahun 2024 rencananya akan diluncurkan Single Stock Futures sebagai alternatif investasi baru dan Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Repo untuk memberikan layanan yang lebih optimal kepada stakeholders pasar modal Indonesia.

SIMAK JUGA: Ini Target BEI pada 2024, Salah Satunya 2 Juta Investor Baru

The post IHSG Cetak Rekor Tertinggi di Level 7.323 di Awal Tahun 2024 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/ihsg-cetak-rekor-tertinggi-di-level-7-323-di-awal-tahun-2024/feed/ 0
Apa Itu Trading Halt? Corona (Covid-19) Bikin Rontok IHSG dan Harga Saham di 2020 https://www.edufulus.com/apa-itu-trading-halt-corona-covid-19-bikin-rontok-ihsg-dan-harga-saham-di-2020/ https://www.edufulus.com/apa-itu-trading-halt-corona-covid-19-bikin-rontok-ihsg-dan-harga-saham-di-2020/#respond Fri, 10 Apr 2020 14:12:36 +0000 https://edufulus.com/?p=416 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejarah baru. Pada Kamis sore, 12 Maret 2020 BEI memutuskan melakukan penghentian sementara (trading halt) perdagangan saham. Penghentian ini dilakukan agar Indeks Harga Saham [...]

The post Apa Itu Trading Halt? Corona (Covid-19) Bikin Rontok IHSG dan Harga Saham di 2020 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejarah baru. Pada Kamis sore, 12 Maret 2020 BEI memutuskan melakukan penghentian sementara (trading halt) perdagangan saham. Penghentian ini dilakukan agar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak makin tenggelam.

Keputusan ekstrem serupa dilakukan pada 8 Oktober 2008 silam atau pada 11 tahun lalu dengan konteks dan situasi yang berbeda. Pada 2008 silam IHSG dan indeks saham dunia anjlok karena krisis ekonomi di Amerika Serikat yang berimbas ke seluruh dunia.

Saat itu, IHSG sudah jatuh lebih dari 10%, bahkan sebelum perdagangan sesi pagi ditutup. Sedangkan sepanjang tahun berjalan (year to date), IHSG jatuh hampir 50%. BEI kemudian menghentikan perdagangan sepanjang hari.

SIMAK JUGA: Yuk, Kenali Bencana Keuangan di Masa Depan Ini

Pada 2020 ini trading halt merupakan salah satu bagian dari protokol bursa untuk menahan agar indeks bursa saham tanah air tidak anjlok lebih dalam. BEI menggunakan dua istilah yaitu trading halt dan trading suspend.

Trading halt yaitu pembekuan sementara perdagangan dengan kondisi seluruh pesanan yang belum teralokasi (open order) akan tetap berada dalam sistem perdagangan efek otomatis JATS dan dapat ditarik oleh Anggota Bursa.

Sedangkan trading suspend yaitu penghentian seluruh perdagangan dengan kondisi seluruh pesanan yang belum teralokasi ditarik secara otomatis oleh JATS. Dua kebijakan ini disiapkan untuk kondisi darurat.

Kondisi darurat yang dimaksud bukan hanya kepanikan pasar yang menyebabkan penurunan sangat tajam IHSG. Kondisi darurat lainnya yaitu:

  • Bencana, gangguan keamanan, sosial, dan politik
  • Permasalahan teknis pada JATS dan atau sistem remote trading
  • Permasalahan teknis pada sistem kliring dan penjaminan KPEI atau sistem sistem penyimpanan dan penyelesaian KSEI
  • Gangguan infrastruktur sosial seperti jaringan listrik, telekomunikasi, dan transportasi.

Trading halt selama 30 menit pada Kamis, 12 Maret 2020 itu karena penurunan sangat tajam IHSG, yaitu 5,01%. Sesuai ketentuan baru, Bursa melakukan tindakan berupa trading halt selama 30 menit bila terjadi penurunan lebih dari 5% dalam satu hari bursa yang sama. Lalu, trading halt selama 30 menit lagi bila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 10%.

SIMAK JUGA: Jasa Penulisan Artikel Pasar Modal Terpercaya

Kemudian, trading suspend dilakukan bila IHSG mengalami penurunan lanjutan lebih dari 15%. Trading suspend dilakukan sampai akhir sesi perdagangan atau lebih dari satu sesi perdagangan setelah mendapat persetujuan atau perintah dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sebelumnya, trading halt baru bisa dilakukan bisa IHSG jatuh lebih dari 10%, kemudian dilanjutkan dengan trading suspend bila kejatuhan berlanjut menjadi lebih dari 15%, namun pada kebijakan yang baru trading halt dilakukan karena perekonomian sedang mengalami perlambatan baik regional maupun nasional yang antara lain disebabkan oleh meluasnya penyebaran wabah COVID-19 serta pelemahan harga minyak dunia.

Trading halt yang baru, PT Bursa Efek Indonesia diperintahkan untuk melakukan trading halt selama 30 menit dalam hal IHSG mengalami penurunan mencapai 5%” (lima per seratus). Bila IHSG mengalami penurunan mencapai 10% (sepuluh per seratus) dan mencapai lebih dari 15% (lima belas, per seratus) maka ketentuan kondisi darurat diberlakukan

Seperti apa isi perintah trading halt yang terbaru tersebut dari OJK? Berikut ini isi surat resmi tersebut:

Inilah Isi Lengkap Surat Edaran Trading Halt BEI 2020

Nomor : S-274/PM.21/2020, 10 Maret 2020
Perihal : Perintah Melakukan Trading Halt Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Pasar Modal Mengalami Tekanan

SIMAK JUGA: Reksa Dana ETF Makin Marak, Apa Itu ETF dan Bagaimana Cara Belinya?

Sehubungan dengan perkembangan kondisi pasar modal Indonesia sampai dengan hari ini terus mengalami tekanan signifikan, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Berkenaan dengan perkembangan perekonomian sedang mengalami perlambatan baik regional maupun nasional yang antara lain disebabkan oleh meluasnya penyebaran wabah COVID-19 serta pelemahan harga minyak dunia, perlu diambil Iangkah langkah untuk mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi’seeara signifikan.
  2. Dalam rangka menjaga keberlangsungan pasar agar tetap kondusif serta mengantisipasi terjadinya kepanikan pasar, PT Bursa Efek Indonesia diperintahkan untuk melakukan trading halt selama 30 menit dalam hal IHSG mengalami penurunan mencapai 5%” (lima per seratus). Perintah tersebut berlaku sejak hari perdagangan saham di Bursa Efek tanggal 11 Maret 2020 sampai dengan batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh Otoritas Jasa Keuangan.
  3. Dalam hal, IHSG mengalami penurunan mencapai 10% (sepuluh per seratus) dan mencapai lebih dari 15% (lima belas, per seratus) maka ketentuan sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia nomor Kep—00366 / BEI/ 05-2012 mengenai Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat tetap berlaku.
Surat Perintah Trading Halt BEI dari OJK 2020
Surat Perintah Trading Halt BEI dari OJK 2020 (EduFulus/GWK)

Selanjutnya, karena wabah Corona terus menelan korban di Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengeluarkan perintah baru terkait perubahan jam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perintah baru ini untuk mendukung penerapan Working From Home (WFH) untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Waktu perdagangan di Bursa Efek dari hari Senin s/d Jumat, menjadi sesi I: jam 09.00 sd 11.30, dan sesi II: jam 13.30 sd 15.00.

Seperti apa isi surat perintah tersebut? Berikut ini isi surat perubahan jam perdangan di BEI 2020 tersebut.

Inilah Isi Lengkap Perubahan Jam Perdagangan di BEI 2020

Nomor : S-323/PM.21/2020, 24 Maret 2020
Hal : Perintah Perubahan Jam Perdagangan di Bursa Efek dan di Penyelenggara Pasar Alternatif, Waktu Operasional Penerima Laporan Transaksi Efek, serta Penyesuaian Waktu Penyelesaian

SIMAK JUGA: Apa itu Buyback Saham dan Seperti Apa Sih Mekanismenya?

Sehubungan dengan perkembangan kondisi Pasar Modal global maupun Pasar Modal Indonesia terus mengalami tekanan yang antara lain dipengaruhi penetapan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO) dan penyesuaian jadwal kegiatan layanan operasional dan layanan publik Bank Indonesia khususnya pemendekan jam operasional Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Dalam rangka menjaga stabilitas industri Pasar Modal, serta sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk mendukung penerapan Working From Home (WFH) untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 dan seiring dengan penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia, perlu diambil langkah langkah tambahan untuk menjaga keberlangsungan pasar modal agar tetap kondusif.
  2. Berkenaan dengan hal tersebut kepada PT Bursa Efek Indonesia (PT BEI) diperintahkan melakukan pemendekan jam perdagangan di Bursa Efek dan di Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA), serta pemendekan waktu pelaporan di Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE), sebagai berikut:
    a). Waktu perdagangan di Bursa Efek dari hari Senin s/d Jumat, menjadi sesi I: jam 09.00 sd 11.30, dan sesi II: jam 13.30 sd 15.00.
    b). Waktu perdagangan SPPA menjadi jam 09.00 s/d jam 15.00.
    c). Waktu operasional PLTE menjadi jam 09.30 s/d jam 15.00.
  3. Mengingat pemendekan waktu perdagangan Transaksi Bursa dimaksud berpengaruh terhadap proses penyelesaian di PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (PT KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI), maka kepada PT KPEI dan PT KSEI diperintahkan melakukan penyesuaian waktu proses penyelesaian dan kegiatan operasional lain dalam hal dibutuhkan.
  4. Perintah pemendekan jam perdagangan Bursa Efek, jam perdagangan di SPPA dan waktu operasional PLTE serta penyesuaian waktu proses penyelesaian oleh PT KPEI dan PT KSEI sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu), berlaku sejak 30 Maret 2020 atau sejak penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia sampai dengan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh Otoritas Jasa Keuangan. (GWK)
Surat OJK SRO Perubahan Jam Perdagangan 2020
Surat OJK SRO Perubahan Jam Perdagangan 2020 (EduFulus/GWK)
Surat OJK SRO Perubahan Jam Perdagangan 2020
Surat OJK SRO Perubahan Jam Perdagangan 2020 (EduFulus/GWK)

SIMAK JUGA: Apa Itu Reksa Dana?

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Apa Itu Trading Halt? Corona (Covid-19) Bikin Rontok IHSG dan Harga Saham di 2020 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/apa-itu-trading-halt-corona-covid-19-bikin-rontok-ihsg-dan-harga-saham-di-2020/feed/ 0