Analisis Fundamental Saham Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/analisis-fundamental-saham/ The Path To Financial Freedom Thu, 31 Oct 2024 22:09:59 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.2 https://www.edufulus.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-ICON-Edufulus-32x32.png Analisis Fundamental Saham Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/analisis-fundamental-saham/ 32 32 Depak ASSA dan PTPP Masukkan CMRY dan SILO, Inilah Saham-saham Penghuni IDX80 hingga 31 Oktober 2024 https://www.edufulus.com/depak-assa-dan-ptpp-masukkan-cmry-dan-silo-inilah-saham-saham-penghuni-idx80-hingga-31-oktober-2024/ https://www.edufulus.com/depak-assa-dan-ptpp-masukkan-cmry-dan-silo-inilah-saham-saham-penghuni-idx80-hingga-31-oktober-2024/#respond Sun, 04 Aug 2024 07:45:37 +0000 https://www.edufulus.com/?p=2221 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja mengumumkan pembaruan terbaru untuk indeks saham LQ45, IDX30, dan IDX80, yang berlaku dari 1 Agustus 2024 hingga 31 Oktober 2024. BEI menyebutkan bahwa mereka [...]

The post Depak ASSA dan PTPP Masukkan CMRY dan SILO, Inilah Saham-saham Penghuni IDX80 hingga 31 Oktober 2024 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja mengumumkan pembaruan terbaru untuk indeks saham LQ45, IDX30, dan IDX80, yang berlaku dari 1 Agustus 2024 hingga 31 Oktober 2024.

BEI menyebutkan bahwa mereka berhak melakukan perubahan pada indeks, termasuk metode perhitungannya dan bahkan menangguhkan publikasi indeks tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, seperti tertulis dalam pengumuman mereka pada Jumat lalu, 26 Juli 2024.

Dalam pembaruan ini, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terpaksa dikeluarkan dari daftar LQ45. SRTG adalah perusahaan yang didirikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

SIMAKJUGA: Nggak Ada Perubahan Sama Sekali, Inilah Daftar Lengkap Saham-Saham Penghuni Indeks 30 (IDX30) Periode 1 Agustus 2024 – 31 Oktober 2024

Sebagai gantinya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan kode saham JSMR, kini bergabung sebagai anggota baru LQ45.

Indeks LQ45 adalah indeks yang menilai kinerja harga dari 45 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat.

Untuk indeks IDX80, BEI menambahkan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang menggantikan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dan PT PP Tbk (PTPP).

Rebalancing Tiap 3 Bulan

BEI kini melakukan rebalancing pada indeks utama seperti LQ45, IDX30, dan IDX80 setiap tiga bulan, menggantikan kebijakan sebelumnya yang dilakukan setiap enam bulan. Kebijakan baru ini telah diterapkan sejak April 2024.

Perubahan ini bertujuan untuk menyesuaikan indeks dengan perkembangan pasar modal dan memastikan bahwa indeks tetap relevan dengan dinamika pasar terkini.

Penyesuaian ini mencakup dua aspek utama: periode evaluasi dan kriteria universe indeks.

Pertama, evaluasi mayor yang sebelumnya dilakukan dua kali setahun pada Januari dan Juli, dengan periode efektif di Februari dan Agustus, kini dilakukan empat kali setahun pada Januari, April, Juli, dan Oktober, dengan periode efektif di Februari, Mei, Agustus, dan November.

Kedua, terdapat perubahan pada kriteria universe Indeks IDX80. Sebelumnya, kriteria meliputi saham-saham yang terdaftar di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari enam bulan dan termasuk 150 saham dengan nilai transaksi tertinggi di pasar reguler selama 12 bulan terakhir.

Kini, kriteria tambahan meliputi saham yang tidak pernah disuspensi dan selalu diperdagangkan setiap hari selama enam bulan terakhir, memiliki kapitalisasi pasar free float di atas batasan yang ditetapkan BEI, dan memiliki rasio free float minimum sebesar 10%.

Dengan penyesuaian ini, BEI berharap bahwa konstituen indeks akan lebih mencerminkan tujuan dan tema indeks, serta memberikan informasi yang lebih relevan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi.

BEI juga berharap indeks yang ada dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan produk investasi berbasis indeks, seperti reksa dana indeks dan Exchange-Traded Fund (ETF).

SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Saham-Saham Penghuni Indeks LQ45 Periode 1 Agustus 2024-31 Oktober 2024, SRTG Didepak Digantikan JSMR

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected]

The post Depak ASSA dan PTPP Masukkan CMRY dan SILO, Inilah Saham-saham Penghuni IDX80 hingga 31 Oktober 2024 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/depak-assa-dan-ptpp-masukkan-cmry-dan-silo-inilah-saham-saham-penghuni-idx80-hingga-31-oktober-2024/feed/ 0
Apa itu Tindak Pidana Wash Sales dalam Saham, Beda dengan Crossing? https://www.edufulus.com/apa-itu-tindak-pidana-wash-sales-dalam-saham-beda-dengan-crossing/ https://www.edufulus.com/apa-itu-tindak-pidana-wash-sales-dalam-saham-beda-dengan-crossing/#respond Fri, 19 Jul 2024 06:43:25 +0000 https://www.edufulus.com/?p=2183 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Tindak pidana wash sales merupakan salah satu kejahatan di dunia perdagangan saham. Wash sales terjadi ketika seorang investor menjual sahamnya dengan harga yang sama atau hampir sama dengan harga beli [...]

The post Apa itu Tindak Pidana Wash Sales dalam Saham, Beda dengan Crossing? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Tindak pidana wash sales merupakan salah satu kejahatan di dunia perdagangan saham. Wash sales terjadi ketika seorang investor menjual sahamnya dengan harga yang sama atau hampir sama dengan harga beli untuk menipu pasar dan menciptakan kesan palsu tentang permintaan saham tersebut.

Tindakan ini bertujuan untuk memanipulasi harga saham dan meraih keuntungan ilegal. Biasanya, wash sales dilakukan oleh investor yang ingin meningkatkan harga saham yang dimilikinya.

Dengan melakukan transaksi jual beli yang sama, mereka menciptakan ilusi bahwa ada permintaan tinggi untuk saham tersebut, yang menarik minat investor lain untuk membeli, sehingga harga saham naik.

SIMAK JUGA: OJK Jatuhkan Sanksi pada Banyak Pelaku Pasar Modal Hingga Akhir Oktober 2023, Denda Triliunan Hingga Pembekuan

Namun, ketika investor yang melakukan wash sales ini menjual sahamnya, harga saham akan kembali turun ke level awal.

Praktik wash sales sangat merugikan investor lain yang tidak menyadari manipulasi ini.

Mereka bisa tertipu oleh kesan palsu tentang permintaan saham dan membeli dengan harga lebih tinggi dari seharusnya, yang berujung pada kerugian signifikan ketika harga turun kembali.

Selain merugikan individu, wash sales juga berdampak negatif pada pasar secara keseluruhan.

Praktik ini menciptakan ilusi permintaan saham yang sebenarnya tidak ada, mempengaruhi harga saham secara keseluruhan dan menciptakan ketidakstabilan pasar.

Jika dilakukan terus-menerus, wash sales bisa merusak kepercayaan investor terhadap pasar saham dan mengurangi likuiditas pasar.

Untuk mencegah praktik ini, regulator pasar saham telah menetapkan aturan ketat yang melarang investor melakukan transaksi jual beli yang sama dalam waktu singkat.

Pelanggaran terhadap aturan ini bisa berakibat sanksi dan larangan bertransaksi di pasar saham.

Investor juga perlu waspada terhadap wash sales yang dilakukan oleh pihak lain dan melaporkannya ke regulator pasar saham jika ditemukan.

Kepercayaan dan integritas sangat penting dalam dunia perdagangan saham, dan melaporkan praktik wash sales dapat membantu menjaga stabilitas dan keamanan pasar saham.

Wash Sales Vs Crossing

Tindak Pidana Wash Sales dan Crossing adalah dua praktik yang berbeda dalam dunia perdagangan saham.

Perbandingan utamanya dari sisi legalitas wash sales adalah tindakan ilegal dan manipulatif, sementara crossing adalah praktik legal yang diatur oleh peraturan pasar modal.

Dari sisi tujuan, wash sales bertujuan untuk menipu dan memanipulasi pasar, sedangkan crossing bertujuan untuk efisiensi dan mengurangi biaya transaksi.

Dari sisi dampak pada pasar wash sales merusak kepercayaan dan integritas pasar, sementara crossing dapat meningkatkan efisiensi perdagangan tetapi berpotensi mengurangi transparansi.

Dengan demikian, meskipun keduanya melibatkan aktivitas jual beli saham, tujuan dan legalitas mereka sangat berbeda.

Secara lebih konkret berikut ini perbedaan wash sales vs crossing:

Tindak Pidana Wash Sales

  • Definisi: Wash sales adalah tindakan di mana seorang investor menjual dan membeli kembali saham yang sama dalam waktu singkat dengan harga yang hampir sama, dengan tujuan menciptakan kesan palsu tentang permintaan dan volume perdagangan saham tersebut.
  • Tujuan: Tujuan utama dari wash sales adalah untuk menipu pasar dan menciptakan ilusi aktivitas perdagangan yang tinggi, yang dapat memanipulasi harga saham untuk keuntungan pribadi.
  • Dampak: Tindakan ini dapat menyebabkan kerugian bagi investor lain yang tertipu oleh volume perdagangan yang palsu dan bisa merusak integritas pasar saham.
  • Legalitas: Wash sales adalah tindakan ilegal dan melanggar peraturan pasar modal. Pelaku bisa dikenakan sanksi berat, termasuk denda dan hukuman penjara.

Crossing

  • Definisi: Crossing adalah proses di mana sebuah perusahaan sekuritas atau broker mempertemukan order beli dan jual dari klien yang berbeda tanpa perlu melewati pasar saham terbuka. Transaksi ini dilakukan dalam sistem internal broker atau melalui crossing networks.
  • Tujuan: Tujuan crossing adalah untuk meminimalkan biaya transaksi dan dampak pasar dengan mempertemukan order beli dan jual secara langsung. Ini juga bisa digunakan untuk menghindari fluktuasi harga yang bisa terjadi jika order besar dieksekusi di pasar terbuka.
  • Dampak: Crossing bisa memberikan keuntungan berupa eksekusi order yang lebih cepat dan efisien bagi klien, namun juga bisa mengurangi transparansi karena transaksi tidak terlihat di pasar terbuka.
  • Legalitas: Crossing adalah praktik yang sah dan diatur oleh otoritas pasar modal, asalkan dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan transparansi terjaga.

SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Sekuritas atau Broker (Pialang) Saham Bermasalah Hingga Kena Sanksi dan Denda Bursa pada 2021

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Apa itu Tindak Pidana Wash Sales dalam Saham, Beda dengan Crossing? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/apa-itu-tindak-pidana-wash-sales-dalam-saham-beda-dengan-crossing/feed/ 0
Single Stock Futures Resmi Berlaku dengan 5 Saham Underlying – ASII, BBCA, BBRI, MDKA dan TLKM https://www.edufulus.com/single-stock-futures-resmi-berlaku-dengan-5-saham-underlying-asii-bbca-bbri-mdka-dan-tlkm/ https://www.edufulus.com/single-stock-futures-resmi-berlaku-dengan-5-saham-underlying-asii-bbca-bbri-mdka-dan-tlkm/#respond Mon, 25 Mar 2024 09:34:35 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1802 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Merujuk pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor Kep-00040/BEI/03-2024 tentang Spesifikasi Kontrak Berjangka, BEI telah menetapkan spesifikasi produk derivatif baru, yaitu Kontrak Berjangka Saham (KBS) atau [...]

The post Single Stock Futures Resmi Berlaku dengan 5 Saham Underlying – ASII, BBCA, BBRI, MDKA dan TLKM appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Merujuk pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor Kep-00040/BEI/03-2024 tentang Spesifikasi Kontrak Berjangka, BEI telah menetapkan spesifikasi produk derivatif baru, yaitu Kontrak Berjangka Saham (KBS) atau lebih dikenal dengan Single Stock Futures yang mulai berlaku pada Senin, 25 Maret 2025,

Kontrak yang diterbitkan mencakup 15 seri efek yang menggunakan 5 saham sebagai underlying. Saham-saham tersebut adalah ASII, BBCA, BBRI, MDKA, dan TLKM.

Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh produk Single Stock Futures, yaitu investor dapat mengambil posisi beli (long) atau jual (short) suatu saham sehingga dapat memperoleh potensi keuntungan saat harga saham tersebut sedang naik atau turun.

SIMAK JUGA: Wujudkan Perdagangan Saham Teratur, Wajar dan Efisien, Full Periodic Call Auction Resmi Diimplementasikan

Selain itu, dana yang dibutuhkan investor jauh lebih kecil dibandingkan membeli saham secara langsung, karena Single Stock Futures ditransaksikan secara leverage. Selanjutnya, realisasi keuntungan investor didapatkan lebih cepat karena Single Stock Futures diselesaikan secara tunai dalam 1 Hari Bursa (T+1). Underlying Single Stock Futures juga merupakan saham-saham konstituen indeks LQ45 yang memiliki likuiditas tinggi dan fundamental yang baik.

Adapun spesifikasi dari produk Single Stock Futures adalah sebagai berikut:

  • Single Stock Futures diperdagangkan secara continuous auction dengan waktu perdagangan sesi I dimulai dari pukul 08.45 – 12.00 dan sesi II dimulai dari pukul 13.30 – 16.15 untuk hari Senin sampai dengan Kamis, sedangkan untuk hari Jumat, sesi I dimulai pukul 08.45 – 11.30 dan sesi II dimulai pukul 14.00 – 16.15;
  • Contract size dari Single Stock Futures sebesar 100 saham, hal ini berarti nilai per satu kontraknya setara dengan 1 lot saham;
  • Kelipatan volume perdagangan adalah per satu kontrak (satu lot);
  • Persentase Auto Rejection dan fraksi harga Single Stock Futures mengikuti ketentuan dari harga saham underlying-nya;
  • Penyelesaian Single Stock Futures dilakukan secara tunai (cash settlement) pada T+1.

Dengan diberlakukannya surat keputusan tersebut maka selanjutnya Anggota Bursa Efek dapat melanjutkan proses onboarding dan berpartisipasi dalam perdagangan produk Single Stock Futures.

SIMAK JUGA: Inilah Sekuritas Terbaik dan Terpercaya Berdasarkan Total Volume Trading Terbanyak

The post Single Stock Futures Resmi Berlaku dengan 5 Saham Underlying – ASII, BBCA, BBRI, MDKA dan TLKM appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/single-stock-futures-resmi-berlaku-dengan-5-saham-underlying-asii-bbca-bbri-mdka-dan-tlkm/feed/ 0
Apa itu Analisis Fundamental? Berikut 10 Variabel yang Wajib Dianalisis https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-fundamental-berikut-10-variabel-yang-wajib-dianalisis/ https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-fundamental-berikut-10-variabel-yang-wajib-dianalisis/#respond Wed, 06 Dec 2023 04:18:46 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1593 The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Dalam bidang perekenomian, dikenal istilah “analisis fundamental”. Lantas, apa itu analisis fundamental? Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada faktor-faktor fundamental ekonomi suatu perusahaan, termasuk bisnis perusahaan [...]

The post Apa itu Analisis Fundamental? Berikut 10 Variabel yang Wajib Dianalisis appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path to Financial Freedom, EduFulus.com – Dalam bidang perekenomian, dikenal istilah “analisis fundamental”. Lantas, apa itu analisis fundamental?

Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada faktor-faktor fundamental ekonomi suatu perusahaan, termasuk bisnis perusahaan dan sisi kinerja keuangan.

Analisis fundamental berfokus pada rasio finansial dan berbagai kejadian yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Kejadian-kejadian ini memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. 

SIMAK JUGA: Analisis Fundamental Tuh Banyak Kelemahannya, Tak Ada Jaminan Datangkan Cuan

Beberapa pakar berpendapat, teknis analisis fundamental lebih cocok untuk membuat keputusan dengan memilih saham perusahaan mana yang dibeli untuk jangka panjang. Analisis fundamental sendiri dibagi menjadi tiga tahapan analisis, yaitu analisis ekonomi, analisis industri, dan analisis perusahaan. 

Variabel-variabel yang Dianalisis dalam Analisis Fundamental

Dalam analisis fundamental, terdapat variabel-variabel yang dianalisis, yaitu:

  1. Rasio laba terhadap saham yang beredar (Earning per share (EPS))
  2. Pertumbuhan pendapatan (Revenue growth)
  3. Rasio laba terhadap saham yang beredar (Earning per share (EPS))
  4. Rasio pertumbuhan EPS
  5. Rasio harga saham terhadap laba perlembar saham (Price earning ratio)
  6. Rasio harga saham terhadap pertumbuhan laba perseroan (Price earning growth ratio)
  7. Rasio harga saham terhadap penjualan (Price/sales ratio)
  8. Rasio harga saham terhadap nilai buku (Price book value)
  9. Rasio hutang perseroan (Debt ratio)
  10. Margin keuntungan bersih (Net profit margin)

Untuk menghitung rasio perusahaan sendiri, biasanya dilakukan dengan menghitung rasio keuangan. Secara garis besar, rasio dibagi dalam lima kategori. 

Lima kategori tersebut, yaitu keuntungan (profitability), harga (price), likuiditas (liquidity), daya ungkit (leverage), dan efisiensi.

SIMAK JUGA: Begini Cara Menganalisis Fundamental Saham Secara Indepth dan Komprehensif

The post Apa itu Analisis Fundamental? Berikut 10 Variabel yang Wajib Dianalisis appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/apa-itu-analisis-fundamental-berikut-10-variabel-yang-wajib-dianalisis/feed/ 0
Analisis Fundamental Tuh Banyak Kelemahannya, Tak Ada Jaminan Datangkan Cuan https://www.edufulus.com/analisis-fundamental-tuh-banyak-kelemahannya-tak-ada-jaminan-datangkan-cuan/ https://www.edufulus.com/analisis-fundamental-tuh-banyak-kelemahannya-tak-ada-jaminan-datangkan-cuan/#respond Fri, 17 Jul 2020 15:24:38 +0000 https://edufulus.com/?p=486 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investasi saham memang butuh ilmu, salah satunya ilmu tentang analisis yaitu analisis fundamental. Namun perlu dicamkan baik-baik bahwa analisis fundamental sebenarnya juga tidak menjamin Anda para investor saham [...]

The post Analisis Fundamental Tuh Banyak Kelemahannya, Tak Ada Jaminan Datangkan Cuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investasi saham memang butuh ilmu, salah satunya ilmu tentang analisis yaitu analisis fundamental. Namun perlu dicamkan baik-baik bahwa analisis fundamental sebenarnya juga tidak menjamin Anda para investor saham mendulang cuan (keuntungan).

Kalau ada analis atau trainer yang obral ketajaman analisis fundamental yang dianggapnya paling manjur, jangan telan mentah-mentah omongan itu. Bukan rahasia lagi, analis atau trainer yang obral analisis toh belum pasti sudah mendapat banyak cuan dari ilmu yang disampaikan.

Tidak sedikit analis dan trainer di pasar modal yang hanya berbekal omongan, tapi dalam praktik investasi saham tak terbukti atau sahamnya banyak yang minus. Pesannya jelas bahwa analisis fundamental yang kerap diumbar mereka itu sejatinya banyak kelemahan. Itulah mengapa di awal tulisan dikatakan jangan telan mentah-mentah.

SIMAK JUGA: Begini Lho Aturan Main Investasi Saham di BEI, Investor Pemula (Newbie) Wajib Tahu

Diketahui, analisis fundamental adalah satu dari dua teknik analisa yang umumnya digunakan oleh para investor saham dalam membuat keputusan jual-beli saham. Dengan analisis ini investor ingi mendeteksi saat yang tepat untuk masuk atau keluar dari pasar saham, memilih saham yang baik untuk investasi dan mengetahui harga wajar untuk suatu saham.

Teknik analisis ini memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi dan pasar makro-mikro. Tujuan analisis ini pada dasarnya untuk mengetahui sehat tidaknya perusahaan tersebut. Kalau tidak sehat berarti tidak perlu dikoleksi. Ulasan lengkap analisis fundamental bisa diulis di bahasan sebelumnya: Begini Cara Mengalisis Fundamental Saham Secara Indepth dan Komprehensif.

SIMAK JUGA: 8 Tips Cerdas Memilih Reksa Dana

Karena sifatnya masih analisis maka kepastian untuk cuan pun masih sangat perlu dipertanyakan. Apalagi, pada dasarnya analisis fundamental ini ada banyak kelemahannya. Apa saja kelemahan analisis fundamental?

  1. Data Masa Lampau
    Yang kerap tak disadari investor saham pada umumnya yakni terkait data lama yang mungkin sudah usang. Bagaimana tidak. Data-data yang dianalisis adalah data-data dari masa lampau. Anehnya, data masa lampau itu dianalisis untuk mencerminkan harga di masa depan. Faktanya, tak seorang pun yang tahu soal masa depan ini, bisa jadi kinerjanya bagus atau bisa juga meleset.
  2. Data Valid yang Ditutup-tutupi
    Ketika data itu didapatkan, bisa jadi itu sudah terlambat karena harga sudah terlanjur naik. Sudah data terlambat, masih perlu pula diverifikasi benar tidaknya data tersebut. Bukan rahasia lagi, data pun bisa dipermainkan. Artinya, misalkan ada fraud, penggelapan atau manajemen yang amburadul, itu semua bisa ditutup-tutupi demi citra perusahaan.
  3. Subyektif
    Karena analisis ini orang perorangan makanya subyektif. Tak jarang, hasil analisis antara satu analis dengan analis yang lainnya bisa beda-beda. Hal ini jelas menegaskan tendensi asumsi personal. Subyektivitas ini tentu saja erat sekali dengan yang namanya misinterpretasi data. Salah membaca data bisa mengakibatkan prediksi yang melesat.

Kendati analisis saham ini memiliki kelemahan, bukan berarti analisis fundamental itu omong-kosong alias tidak berguna sama sekali. Pada dasarnya analisis fundamental bisa menjadi sarana untuk realistis dalam menanamkan uangnya ke saham. Realistin yang dimaksud artinya tidak asal-asalan dalam membeli saham. Bagaimana pun analisis fundamental yang digunakan dengan benar lumayan efektif untuk investasi jangka panjang.

Analisis fundamental okelah agak cocok untuk investasi saham jangka panjang, bukan untuk trading jangka pendek.

SIMAK JUGA:Jasa Penulisan Artikel Pasar Modal Terpercaya

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Analisis Fundamental Tuh Banyak Kelemahannya, Tak Ada Jaminan Datangkan Cuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/analisis-fundamental-tuh-banyak-kelemahannya-tak-ada-jaminan-datangkan-cuan/feed/ 0
Begini Cara Menganalisis Fundamental Saham Secara Indepth dan Komprehensif https://www.edufulus.com/begini-cara-menganalisis-fundamental-saham-secara-indepth-dan-komprehensif/ https://www.edufulus.com/begini-cara-menganalisis-fundamental-saham-secara-indepth-dan-komprehensif/#respond Wed, 24 Jun 2020 02:54:14 +0000 https://edufulus.com/?p=458 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com  – Memilih saham yang terbaik itu gampang-gampang susah dan biasanya dibutuhkan 2 (dua) analisis yang umum dikenal, yakni analisis fundamental dan teknikal. Secara komprehensif, kali ini akan diulas secara indepth [...]

The post Begini Cara Menganalisis Fundamental Saham Secara Indepth dan Komprehensif appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com  – Memilih saham yang terbaik itu gampang-gampang susah dan biasanya dibutuhkan 2 (dua) analisis yang umum dikenal, yakni analisis fundamental dan teknikal. Secara komprehensif, kali ini akan diulas secara indepth dan komprehensif apa itu analisis fundamental dan rasio apa saja perlu ditelaah.

Analisis fundamental adalah suatu analisis yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kondisi keuangan suatu perusahaan dengan tujuan mengetahui sifat-sifat dasar dan karakteristik operasional dari perusahaan.

Dengan kata lain, analisis fundamental ini menelaah sehat tidaknya sebuah perusahaan sebagai dasar dalam aksi membeli atau menjual saham. Kondisi perusahaan ditelaah sedemikian rupa untuk menentukan layak tidaknya sahamnya dibeli atau dijual.

SIMAK JUGA:Apa Itu Trading Halt? Corona (Covid-19) Bikin Rontok IHSG dan Harga Saham di 2020

Menariknya, kendati analisis ini fokus ke suatu emiten tertentu, tetapi sejatinya perlu pendekatan yang komprehensif tak melulu di seputaran internal emiten yang diincar.

Pakar investasi saham biasanya menyebut pendekatan komprehensif ini dengan istilah pendekatan “Top-Down“. Istilah top-down ini menelaah emiten dari skala paling luas (makro) hingga skala paling kecil yang mengerucut ke kondidi perusahaan (mikro). Tiga pilar dalam pendekatan komprehensif ini adalah analisis makro ekonomi, analisis industri, dan analisis mikro perusahaan.

  1. Analisis makro ekonomi menelaah kondisi perekonomian secara umum (dunia dan nasional) dan pengaruhnya di waktu yang akan datang. Penting diperhatikan dalam analisis makro ekonomi ini apakah kondisi ekonomi memang sedang tumbuh. Hal ini penting karena kondisi ekonomi suatu negara yang sedang tumbuh biasanya sejalan beriringan dengan pasar saham yang sedang bullish. Begitu juga saat kondisi ekonomi suatu negara terpuruk, pasar saham juga biasanya ikut terpuruk. Oleh sebab itu, di dalam analisis makro ekonomi ini penting pula menelaah PDB (Produk Domestik Bruto), inflasi, tingkat bunga hingga fluktuasi nilai tukar rupiah.
  2. Analisis industri menelaah sektor industri mana saja yang berpeluang tumbuh dalam kondisi perekonomian tertentu. Perlu disadari bahwa pada dasarnya tidak semua sektor industri itu tumbuh dalam kecepatan yang sama dalam kondisi ekonomi tertentu. Kemampuan menentukan dan memilah-milah sektor industri yang memiliki pertumbuhan signifikan berpotensi mendatangkan cuan atau profit besar. Selain beriringan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi suatu negara, pertumbuhan industri di suatu negara pada dasarnya masih dipengaruhi oleh regulasi atau peraturan pemerintah. Oleh sebab itu, mencermati sejumlah regulasi untuk melihat potensi pertumbuhan industri itu sangat penting. Cermati dengan seksama apakah regulasi yang ada menghambat atau mendukung pertumbuhan sektor industri.
  3. Analisis mikro perusahaan menelaah kesehatan keuangan perusahaan. Sehat tidaknya keuangan perusahaan dapat dicermati dari laporan keuangan yang dikeluarkan. Biasanya laporan keuangan ini mencakup 3 (tiga) hal yakni, income statement (laporan rugi laba), balance sheet (neraca), dan cash flow (laporan arus kas).

Sesuai dengan namanya, laporan laba rugi mencerminkan posisi laba rugi perusahaan, sementara neraca mencerminkan aset (harta) dan kewajiban (utang) yang harus dibayar perusahan, dan laporan arus kas mencerminkan alokasi dana perusahaan itu untuk apa saja.

SIMAK JUGA:Siapa Bilang Investasi Saham itu Gratis? Berikut ini Rincian Biayanya

Selanjutnya, untuk menilai dan menakar kesehatan keuangan perusahaan publik, investor tinggal mencermati rasio keuangannya. Rasio keuangan (rasio finansial) ini biasanya sudah terpampang di profil emiten di trading platform setiap sekuritas. Rasio mempermudah investor dalam memilih saham mana yang layak dibeli secara fundamental.

Rasio finansial yang dimaksud mulai dari EPS (Earning per Share), PER (Price Earnings Ratio), PBV (Price to Book Value), ROE (Return on Equity), dan DER (Debt to Equity Ratio). Mari kita simak satu per satu:

  1. EPS (Earning Per Share)
    Perusahaan publik yang konsisten menghasilkan laba memang layak dikoleksi sahamnya. Dengan kata lain, menghindari dan menjauhi emiten yang merugi adalah langkah cerdas dalam investasi saham. Rasio EPS ini efektif melihat besarnya laba perusahaan per saham. So semakin besar angka EPS berarti laba perusahaan semakin baik. Namun demikian, EPS yang tinggi tidak selalu mencerminkan laba perusahaan yang besar karena hal itu juga bisa dipengaruhi oleh sedikitnya jumlah saham yang beredar. Namun selain EPS, sangat disarankan untuk membandingkan dengan rasio analisis fundamental lainnya. Adapun rumus Earning Per Share = (Laba bersih – Pajak – Dividen)/Jumlah Saham Beredar.
  2. PER (Price Earnings Ratio)
    Sebagai turunan dari EPS, PER menunjukkan perbandingan harga saham sekarang dengan laba bersih perusahaan per lembar sahamnya (EPS). PER ini penting karena memberikan informasi terkait nilai wajar suatu perusahaan. PER yang rendah kerap memikat investor untuk segera mengoleksinya karena PER yang rendah menunjukkan laba yang tinggi bila dibandingkan dengan harga sahamnya. Adapun rumus PER = Harga Saham Terakhir/EPS. Rasio yang menunjukan seberapa menghasilkannya saham yang kamu miliki, misalkan kamu beli saham A harganya 1.000 rupiah perlembar, dalam setahun dalam 1 lembar saham menghasilkan keuntungan (Earning Per Share) 100 rupiah, maka PERnya 10 kali. Semakin kecil PER semakin bagus karena akan semakin cepat balik modalnya, PER ini juga akan menentukan seberapa besar dividen yang kamu dapat lho, tetapi kebijakan membagi dividen tetap pada Rapat Umum Pemegang Saham.
  3. PBV (Price to Book Value)
    Investor yang cerdas akan memadukan penggunaan PBV untuk menentukan nilai wajar sebuah saham dengan rasio lainnya seperti PER. Pada dasarnya, PBV juga ditujukan untuk menentukan nilai wajar suatu saham. Adapun rumus PBV = Harga Saham Terakhir/Nilai buku per lembar sahamnya. Book value adalah nilai ekuitas per lembar sahamnya. Rasio ini menentukan seberapa mahal harga sahamnya, jadi harga yang kamu lihat itu adalah harga yang terbentuk oleh pasar karena faktor supply and demand. Sedangkan perusahaan juga memiliki harga buku perlembar yang berasal dari modal perusahaan terkini dibagi jumlah saham beredar, nilai PBV didapat dari harga saham dibagi BVPS (Book Value Per Share). Semakin tinggi PBV semakin mahal, tetapi tidak selamanya itu jelek, karena biasanya perusahaan yang memiliki performa bagus dihargai lebih tinggi dari harga bukunya, oleh sebab itu kita perlu perhatikan rasio keuangan lainnya.
  4. ROE (Return on Equity)
    Perusahaan yang asal menghasilkan laba saja tidak cukup. Emiten yang layak dikoleksi sahamnya yaitu perusahaan yang juga memiliki laba yang tumbuh. Untuk menilai pertumbuhan laba ini, rasio keuangan yang biasa digunakan adalah ROE. Secara historis, perusahaan yang menguntungkan adalah perusahaan yang memiliki ROE tinggi. Investor yang cerdas tentunya memilih perusahaan yang memiliki ROE yang tinggi. ROE tinggi mencerminkan keefektifan suatu perusahaan dalam mengelola modalnya sehingga bisa menghasilkan laba yang besar. Adapun rumus ROE = Laba bersih/Total Ekuitas. Rasio yang mengindikasikan seberapa produktif perusahaan kamu, biasanya tersaji dalam persentase, mengindikasikan persentase laba bersih dibanding modal yang dimiliki, semakin tinggi semakin bagus, misalnya ada perusahaan dengan ROE 20 persen, artinya dengan modal yang ia miliki, mampu menghasilkan laba bersih sebesar 20 persen dari modalnya.
  5. DER (Debt to Equity Ratio)
    Memiliki utang besar itu beban. Begitu juga dengan emiten yang memiliki utang besar punya kewajiban membayar bunga dan pokok utangnya. So, mengetahui rasio total utang dihadapkan dengan total aset perusahaan itu sangat penting. Jangan sampai investor terjebak membeli saham dari perusahaan yang memiliki utang besar. Nah, untuk mengecek utang perusahaan bisa digunakan rasio DER. Nilai DER rendah berarti perusahaan tersebut sehat. Adapun rumus DER=Total Utang/Total Ekuitas. Utang yang tinggi memiliki konsekuensi berupa beban bunga yang lebih tinggi serta kewajiban untuk membayar hutang pokok apapun kondisi perusahaannya. Semakin kecil DER semakin bagus, namun ada perusahaan yang memang dari karakteristik bisnisnya memiliki utang tinggi seperti perusahaan perbankan, untuk mencari yang terbaik bandingkan satu perusahaan dengan perusahaan perbankan lain.

Rasio-rasio dalam analisis fundamental yang biasanya sudah tersedia di trading platform masing-masing sekuritas ini sangat membantu investor dalam menganalisis suatu perusahaan tanpa perlu membaca laporan keungannya satu per satu alias njelimet. Rasio keuangan membantu investor memilih saham yang benar-benar bakal mendatangkan cuan. (GWK)

SIMAK JUGA:Jasa Penulisan Artikel Pasar Modal Terpercaya

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Begini Cara Menganalisis Fundamental Saham Secara Indepth dan Komprehensif appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/begini-cara-menganalisis-fundamental-saham-secara-indepth-dan-komprehensif/feed/ 0