The post Mau Investasi Emas Kok Nunggu Moment Harga Turun! Ini 3 Risikonya appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Lonjakan harga emas tentu menguntungkan bagi investor yang telah membeli sebelumnya. Namun bagi mereka yang baru berencana membeli atau menambah portofolio, harga emas yang semakin tinggi merupakan tantangan tersendiri.
Dengan kondisi itu bukan tidak mungkin beberapa investor menghadapi dilema. Mereka ingin membeli emas sekarang meskipun harganya tinggi, karena di tengah ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik yang semakin memanas, dan tren penurunan suku bunga, emas sering dipandang sebagai aset aman (safe haven).
SIMAK JUGA: Catat Baik-baik! Investasi Emas Digital Harus Ada Emas Fisiknya Lho, Disimpan Dimana Ya?
Oleh karena itu, mereka berencana untuk melakukan strategi market timing-menunggu koreksi harga emas jangka pendek untuk membeli pada harga lebih rendah, dengan harapan harga emas akan terus naik dalam jangka panjang. Prinsip yang mereka terapkan adalah membeli pada harga murah dan menjual pada harga tinggi.
Namun sayangnya, penerapan strategi market timing dalam investasi emas sering kali dianggap kurang bijaksana. Pasalnya, seiring berjalannya waktu, harga emas tidak akan semakin murah, malah sebaliknya berisiko semakin mahal.
Oleh karena itu, penting untuk memahami tiga risiko besar ini jika kamu berencana menunggu harga emas turun sebelum memulai investasi.
Salah satu risiko utama saat menunggu harga emas turun adalah kemungkinan bahwa penurunan yang diharapkan tidak akan terjadi. Bahkan jika harga emas turun, penurunan itu mungkin tidak sebesarnya yang diharapkan.
Tren pasar emas saat ini menunjukkan bahwa meskipun harga emas bisa fluktuatif dalam jangka pendek, penurunan harga tersebut umumnya tidak terlalu signifikan.
Secara historis, emas terbukti sangat tahan banting, terutama dalam situasi ketidakpastian ekonomi seperti sekarang. Masalah ekonomi justru seringkali mendorong harga emas naik.
Bahkan ketika harga emas sempat turun baru-baru ini, penurunan tersebut hanya sementara dan harga emas segera bangkit kembali.
Dalam beberapa kasus, setelah penurunan harga, emas bahkan mencatatkan rekor harga tertinggi baru. Pola ini membuat pasar emas sulit diprediksi, sehingga menunggu penurunan harga yang signifikan bisa berisiko menghilangkan peluang untuk membeli emas sama sekali.
Jika harga emas terus naik seperti yang diperkirakan oleh banyak analis, kamu bisa kehilangan kesempatan untuk membeli emas.
Emas telah lama dianggap sebagai aset yang dapat melindungi dari volatilitas pasar saham, kemerosotan ekonomi, dan inflasi. Saat pasar saham buruk atau bergerak liar, emas biasanya berfungsi sebagai penyimpan nilai yang stabil.
Emas menjadi elemen penting dalam portofolio investasi yang seimbang, memberikan perlindungan terhadap risiko pasar yang lebih luas.
Jika kamu menunda investasi emas dengan harapan harganya akan turun, portofolio kamu bisa menjadi lebih rentan terhadap guncangan pasar di masa depan.
Emas dapat memberikan lapisan perlindungan yang penting dalam situasi seperti itu. Tanpa emas, portofolio investasimu mungkin terlalu rentan terpapar terhadap fluktuasi pasar jangka pendek, yang sebenarnya bisa diimbangi dengan kepemilikan emas.
Meskipun emas sering dianggap sebagai investasi jangka panjang, emas juga bisa menawarkan peluang keuntungan jangka pendek, terutama saat pasar berada dalam tren bullish.
Meskipun harga emas saat ini relatif tinggi, banyak analis yang memperkirakan harga emas masih jauh dari puncaknya.
Beberapa ahli bahkan memprediksi harga emas bisa menembus harga tinggi. Jika tren kenaikan ini berlanjut, membeli emas sekarang bisa memberikan potensi keuntungan yang signifikan dalam waktu singkat.
Sebaliknya, jika kamu terus menunggu harga turun, kamu mungkin kehilangan kesempatan untuk meraih keuntungan ini.
Meskipun harga emas sempat turun beberapa waktu lalu, penurunan tersebut cepat diikuti oleh pemulihan harga. Hal ini membuat investor yang menunggu harga emas turun tidak dapat membeli di harga yang lebih rendah.
Jadi, investasi emas telah lama menjadi strategi yang diandalkan oleh banyak investor untuk menjaga kekayaan dan melindungi portofolio dari volatilitas pasar.
Oleh karena itu, menunggu harga emas turun sebelum membeli bisa jadi bukan pendekatan yang paling bijaksana, karena semakin lama kamu menunggu, semakin besar kemungkinan harga emas akan naik.
SIMAK JUGA: Ini Alasan Investasi Emas Digital Semakin Populer dan Digandrungi
*Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Mau Investasi Emas Kok Nunggu Moment Harga Turun! Ini 3 Risikonya appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Catat Baik-baik! Investasi Emas Digital Harus Ada Emas Fisiknya Lho, Disimpan Dimana Ya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Kepala Bappebti, Kasan, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bagian dari komitmen untuk memastikan keamanan transaksi dan memberikan perlindungan lebih kepada masyarakat dalam perdagangan berjangka komoditas (PBK).
Bappebti telah menetapkan regulasi terkait perdagangan emas fisik digital melalui Peraturan Bappebti (Perba) Nomor 4 Tahun 2019, yang kemudian diubah dengan Perba Nomor 13 Tahun 2019.
SIMAK JUGA: Ini Alasan Investasi Emas Digital Semakin Populer dan Digandrungi
Aturan tersebut mengharuskan adanya rasio 1:1 dalam setiap transaksi emas, yang berarti setiap unit emas digital harus didukung oleh emas fisik yang disimpan dengan aman.
Kasan menjelaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk memastikan bahwa emas yang diperdagangkan secara digital benar-benar ada, sehingga dapat meningkatkan rasa aman bagi para investor.
Dengan demikian, investasi mereka tidak hanya tercatat dalam platform digital, tetapi juga memiliki wujud fisik yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bappebti juga membangun ekosistem untuk mendukung perdagangan emas fisik digital, yang melibatkan dua bursa berjangka, yaitu PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia, serta lembaga kliring seperti PT Kliring Berjangka Indonesia dan PT Indonesia Clearing House.
Tempat penyimpanan emas fisik dikelola oleh PT ICDX Logistik Berikat dan PT Kinesis Monetary Indonesia, sementara PT ABI Komoditi Berjangka bertindak sebagai perantara bagi pedagang emas digital.
Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat, Bappebti telah memberikan izin kepada enam pedagang emas fisik digital, di antaranya PT Indonesia Logam Pratama (Treasury), PT Quantum Metal Indonesia, PT Syariah Koin Indonesia (Shariacoin), PT Indogold Makmur Sejahtera (IndoGold), PT Laku Emas Indonesia (LakuEmas), dan PT Pluang Emas Sejahtera (Pluang).
SIMAK JUGA: Inilah 6 Pedagang Emas Digital yang Sudah Kantongi Izin Resmi Bappebti
Berdasarkan data terbaru, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK, Tirta Karma Senjaya, menyatakan bahwa perdagangan emas fisik digital mengalami lonjakan signifikan.
Dari Januari hingga September 2024, nilai transaksi mencapai Rp41,3 triliun, meningkat lebih dari seribu persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Volume transaksi juga melonjak drastis, dari 3.365,8 kg menjadi 35.178,48 kg, yang dipengaruhi oleh kenaikan harga emas global.
Tirta mengingatkan masyarakat untuk melakukan transaksi hanya melalui pedagang yang terdaftar di Bappebti, guna memastikan keamanan dan kepercayaan dalam perdagangan emas fisik digital.
Sekretaris Bappebti, Olvy Andrianita, menambahkan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan terhadap perdagangan emas fisik digital, termasuk dengan penerapan sanksi tegas bagi platform yang melanggar ketentuan yang ada.
Ia menegaskan keamanan dan perlindungan masyarakat menjadi prioritas utama kami dalam perdagangan emas fisik digital,” tegas Olvy.
Dengan berbagai langkah pengawasan yang ketat serta upaya edukasi yang terus dilakukan, Bappebti berharap perdagangan emas fisik digital di Indonesia dapat terus berkembang, seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri dan kepercayaan masyarakat.
SIMAK JUGA: Bappebti Ajak Masyarakat Transaksi Emas Digital
*Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Catat Baik-baik! Investasi Emas Digital Harus Ada Emas Fisiknya Lho, Disimpan Dimana Ya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Ini Alasan Investasi Emas Digital Semakin Populer dan Digandrungi appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Seiring dengan semakin populernya emas sebagai instrumen investasi, terutama di kalangan milenial dan generasi Z, muncul pertanyaan mengenai pilihan antara membeli emas fisik secara digital atau offline. Setiap opsi memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan.
Kemudahan transaksi bagi yang tidak ingin repot, membeli emas fisik secara digital lebih praktis karena bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi. Perkembangan harga juga dapat dipantau secara real-time di ponsel.
SIMAK JUGA: Berapa Persen Sih Alokasi Ideal untuk Investasi Emas dari Total Dana yang Dimiliki?
Selanjutnya, investor juga tidak perlu khawatir kehilangan kwitansi pembelian karena bukti transaksi disimpan secara digital dalam aplikasi dan juga di kustodian yang diawasi oleh regulator.
Dari sisi keamanan, investasi emas digital memiliki sistem keamanan yang terjamin, melibatkan beberapa lembaga terkait seperti Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), yang berfungsi sebagai regulator, serta lembaga seperti ICDX (Bursa Berjangka Komoditi & Derivatif Indonesia) dan ICH (Indonesia Clearing House) yang memastikan kelancaran dan keamanan transaksi.
Sementara itu, kemurnian emas yang dibeli secara digital dijamin kemurniannya sebesar 99,99%, sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh OJK dan Bappebti.
Spread (selisih harga beli dan jual) untuk emas digital lebih kecil dibandingkan dengan emas fisik offline. Misalnya, spread harga emas digital hanya berkisar antara 2,5%-3,5%, sementara untuk emas offline bisa mencapai lebih dari 10%. Hal ini membuat investasi emas digital lebih menguntungkan.
Dengan spread yang lebih kecil, jangka waktu untuk mendapatkan kembali modal investasi emas digital juga lebih cepat. Misalnya, pada emas Treasury digital, modal sudah mulai kembali dalam 23 hari, sedangkan investasi emas offline membutuhkan waktu sekitar 117 hari.
Nah, menariknya lagi ketika membeli emas secara digital, kamu hanya akan dikenakan biaya cetak saat emas dicetak. Hal ini memungkinkan kamu untuk menabung sedikit demi sedikit dan mencetak emas sesuai kebutuhan. Sebaliknya, jika membeli emas fisik offline dengan gramasi kecil, biaya cetak yang tinggi bisa menjadi beban tambahan.
Dengan berbagai keuntungan ini, investasi emas digital menjadi pilihan yang semakin populer, terutama bagi mereka yang menginginkan kemudahan, keamanan, dan efisiensi biaya.
SIMAK JUGA: Inilah 6 Pedagang Emas Digital yang Sudah Kantongi Izin Resmi Bappebti
*Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Ini Alasan Investasi Emas Digital Semakin Populer dan Digandrungi appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Bangkrut? Tokopedia Hentikan Fitur Investasi Emas dan Reksa Dana, Gimana Dong Duit Nasabah! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Sebelumnya, kabar tentang penutupan fitur investasi di Tokopedia ini ramai di media sosial, dengan banyak pengguna mengeluhkan penutupan yang dianggap mendadak.
Salah satu pengguna mencuit di Twitter, menyatakan bahwa fitur investasi reksa dana dan emas tersebut sangat membantu karena memungkinkan pencairan reksa dana dalam waktu kurang dari 10 menit.
SIMAK JUGA: Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas
Dalam informasi yang disampaikan melalui platform Tokopedia, pendaftaran akun baru untuk produk-produk tersebut dihentikan sejak 21 Oktober 2024.
Namun, pengguna yang telah berinvestasi masih dapat melakukan transaksi hingga batas waktu yang ditentukan oleh masing-masing mitra penyedia layanan investasi.
Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications Tokopedia dan TikTok E-commerce, menjelaskan bahwa unit investasi pengguna Tokopedia Emas dan Tokopedia Reksa Dana akan dialihkan ke mitra platform, yaitu Pegadaian dan Pluang untuk Tokopedia Emas, serta Bareksa untuk Tokopedia Reksa Dana.
Untuk produk Tokopedia Emas by Pluang, fitur pembelian emas akan dihentikan pada 28 Oktober 2024, diikuti oleh penonaktifan fitur penjualan pada 4 November 2024.
Pengguna yang ingin melanjutkan investasi emas disarankan untuk memindahkan akun mereka ke aplikasi Pluang antara 4 hingga 29 November 2024.
Jika pengguna belum memindahkan akun hingga batas waktu tersebut, mereka masih dapat mendaftar di aplikasi Pluang menggunakan nomor ponsel yang terdaftar di Tokopedia. Proses transfer dana investasi ke akun Pluang akan diselesaikan dalam waktu dua hari kerja.
Bagi pengguna Tokopedia Emas by Pegadaian yang ingin melanjutkan investasi melalui Pegadaian, mereka diwajibkan untuk melakukan registrasi di kantor cabang Pegadaian sebelum 12 November 2024.
SIMAK JUGA: Transaksi Kripto Anjlok 31,17 Persen, Inilah Jenis Aset Kripto yang Paling Banyak Ditransaksikan
Pada 28 Oktober 2024, fitur pembelian dan menabung pada produk tersebut akan dihentikan, diikuti oleh penghentian fitur penjualan pada 12 November 2024.
Setelah 2 Desember 2024, pengguna yang telah mendaftar di Pegadaian dapat melanjutkan investasi mereka melalui aplikasi Pegadaian Digital Service.
Jika registrasi tidak dilakukan hingga 23 Desember 2024, sisa tabungan emas pengguna akan otomatis dicairkan ke Saldo Refund di Tokopedia.
Untuk produk Reksa Dana, pendaftaran baru juga dihentikan pada 21 Oktober 2024.
Pengguna masih dapat melakukan pembelian hingga 28 Oktober 2024 dan penjualan dana investasi hingga 12 November 2024. Setelah tanggal tersebut, fitur pembelian dan penjualan akan ditutup.
Bagi pengguna yang memiliki portofolio Reksa Dana di atas Rp1.000.000, investasi mereka akan dipindahkan secara bertahap ke aplikasi Bareksa mulai 15 November 2024.
Mulai 22 November 2024, pengguna akan menerima email untuk melanjutkan registrasi di aplikasi Bareksa setelah proses pemindahan selesai.
Sementara itu, dana bagi pengguna dengan portofolio di bawah Rp1.000.000 akan dicairkan ke Saldo Refund di Tokopedia mulai 22 November 2024 hingga 28 Februari 2025.
SIMAK JUGA: Bappebti Ajak Masyarakat Transaksi Emas Digital
*Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Bangkrut? Tokopedia Hentikan Fitur Investasi Emas dan Reksa Dana, Gimana Dong Duit Nasabah! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Harganya yang relatif stabil dan citranya sebagai safe haven menjadikannya ideal untuk investor pemula atau yang berprofil risiko konservatif.
Investasi emas cocok untuk pemula karena sifatnya yang stabil, aman, mudah dipahami, dan memiliki risiko rendah.
SIMAK JUGA: Inilah 6 Pedagang Emas Digital yang Sudah Kantongi Izin Resmi Bappebti
Dengan modal awal yang terjangkau dan likuiditas tinggi, emas memberikan cara yang aman bagi investor baru untuk mulai berinvestasi tanpa terlalu khawatir terhadap kerugian besar.
Pemula juga bisa belajar tentang investasi sambil merasakan keuntungannya secara bertahap, membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk mereka yang baru memulai perjalanan investasi.
Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan investasi emas?
Emas dapat diinvestasikan dalam berbagai bentuk, baik fisik seperti emas batangan, perhiasan, dan koin, maupun secara digital melalui platform seperti Pegadaian Digital, Indogold, dan Tokopedia Emas.
Emas dikenal tahan terhadap inflasi dan resesi ekonomi. Nilainya cenderung naik ketika biaya hidup meningkat, sehingga menjadi lindung nilai yang efektif.
Walaupun harga emas bisa fluktuatif dalam jangka pendek, nilainya cenderung meningkat dalam jangka panjang, sering kali lebih tinggi dari rata-rata inflasi. Ini membuat emas cocok untuk investasi jangka panjang.
Emas mudah dikonversi menjadi uang tunai dibandingkan instrumen investasi lainnya. Pasar emas yang besar dan mudah diakses memungkinkan investor untuk menjual emas dengan cepat, bahkan dalam kondisi pasar yang sulit.
Investasi emas tidak dikenakan biaya bunga saat dicairkan, berbeda dengan beberapa instrumen investasi lainnya. Ini berarti nilai emas tetap utuh saat dijual kembali.
Investasi emas bisa dimulai dengan modal kecil. Misalnya, pembelian emas fisik dapat dilakukan dengan satuan 0,5 gram, sementara tabungan emas digital bisa dimulai dengan Rp50.000.
Emas memiliki risiko rendah karena harganya yang stabil dan cenderung naik. Selain itu, emas tahan terhadap inflasi dan tidak mengalami penurunan kualitas fisik dalam jangka waktu yang lama.
Emas dapat digunakan untuk diversifikasi portofolio investasi karena memiliki korelasi negatif dengan aset berisiko tinggi seperti saham. Saat harga saham turun, nilai emas sering kali naik, membantu mengurangi volatilitas portofolio.
Karena nilainya yang fluktuatif, emas kurang cocok untuk investor yang mencari keuntungan jangka pendek. Dalam waktu singkat, kenaikan nilainya mungkin tidak signifikan.
Saat kondisi ekonomi membaik, harga emas cenderung melambat atau bahkan turun. Ini dapat mengurangi potensi keuntungan bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi.
Investasi emas fisik berisiko hilang atau dicuri, terutama jika disimpan di tempat yang tidak aman atau tidak diasuransikan.
Untuk mendapatkan hasil yang signifikan, emas perlu diinvestasikan dalam jangka panjang. Ini mungkin kurang sesuai bagi mereka yang memerlukan akses cepat terhadap dana mereka.
Saat membeli atau menjual emas, investor sering harus membayar biaya spread yang tinggi, yaitu selisih antara harga beli dan jual. Ini dapat mengurangi keuntungan yang diperoleh dari investasi.
Itulah kelebihan dan kekurangan investasi emas yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menanamkan modal.
Sebagai instrumen investasi jangka panjang, emas dapat menjadi pilihan yang solid, namun perlu juga memahami risikonya.
SIMAK JUGA: Bappebti Ajak Masyarakat Transaksi Emas Digital
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Inilah 6 Pedagang Emas Digital yang Sudah Kantongi Izin Resmi Bappebti appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Bappebti menyebutkan keenam pedagang tersebut adalah PT Indonesia Logam Pratama (Treasury), PT Quantum Metal Indonesia, PT Syariah Koin Indonesia, PT Indogold Makmur Sejahtera, PT Laku Emas Indonesia, dan PT Pluang Emas Sejahtera.
Kepala Bappebti, Kasan, mengajak pelaku usaha emas digital yang belum berizin untuk segera mengurus perizinan agar menjadi pedagang resmi. Hal ini penting untuk melindungi konsumen dan memberikan kepastian usaha bagi industri emas digital.
SIMAK JUGA: Bappebti Ajak Masyarakat Transaksi Emas Digital
Berdasarkan peraturan, izin dan pengawasan pasar emas digital berada di bawah Bappebti, bukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagaimana diatur dalam Permendag 119/2018 tentang perdagangan emas digital di bursa berjangka.
Kasan juga menekankan pentingnya edukasi mengenai transaksi emas digital, mencakup keuntungan serta risiko yang ada. Pada 2023, nilai transaksi emas digital mencapai Rp8,1 triliun, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun 2022 yang hanya mencapai Rp2 triliun.
Bappebti menyoroti lima manfaat perdagangan emas digital, yakni memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dan masyarakat, meningkatkan investasi dalam negeri, meningkatkan penerimaan pajak negara, mencegah tindak kejahatan seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta membuka peluang lapangan kerja baru.
Seperti apa profil keenam pedagang emas digita PT Indonesia Logam Pratama (Treasury), PT Quantum Metal Indonesia, PT Syariah Koin Indonesia, PT Indogold Makmur Sejahtera, PT Laku Emas Indonesia, dan PT Pluang Emas Sejahtera tersebut?
Treasury adalah platform penyimpanan aset komoditas yang dapat diakses melalui situs web dan aplikasi mobile (“Aplikasi TreasuryY”) yang tersedia di Apple App Store dan Google Playstore. Melalui Aplikasi Treasury, pengguna bisa membeli, menjual, dan menarik emas fisik secara digital.
Treasury adalah merek dagang dari PT Indonesia Logam Pratama, sebuah perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) yang telah memenuhi semua persyaratan hukum, termasuk Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Nomor Induk Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga Online Single Submission (OSS) di Indonesia.

Sebagai pedagang emas fisik digital pertama di Indonesia yang mendapatkan izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) pada 13 Desember 2021, Treasury beroperasi berdasarkan Surat Keputusan Kepala BAPPEBTI Nomor 001/BAPPEBTI/P-ED/12/2021 serta memiliki sertifikat resmi sebagai pedagang emas fisik digital.
Sistem elektronik Treasury juga telah terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) serta terdaftar sebagai anggota Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).
Untuk menjamin keamanan dan penyelesaian transaksi, Treasury memiliki sertifikat keanggotaan di Indonesia Clearing House (ICH) dan Indonesia Commodity Derivatives Exchange (ICDX), dua lembaga yang diawasi oleh BAPPEBTI.
Dalam operasinya Treasury bekerja sama dengan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) sebagai penyedia emas bersertifikasi ISO.
PT Quantum Metal Indonesia, yang dimiliki dan dikelola oleh Quantum Metal Capital, anak perusahaan Quantum Metal Exchange Inc. (QMEI) yang berbasis di New York dan terdaftar di OTC AS (OTC: QMEI), menyediakan layanan fintech, solusi sistem perbankan, serta perdagangan logam mulia bagi mitra lokal seperti bank, lembaga keuangan, koperasi, dan pasar ritel di Indonesia.
Visi perusahaan adalah menciptakan ekosistem perdagangan logam mulia global yang sah, berbasis teknologi dengan nilai logam mulia yang sebenarnya. Misinya mencakup menjadi pasar logam mulia yang efisien, aman, dan mudah diakses, serta memfasilitasi pemerataan kekayaan melalui teknologi canggih, membuat kebebasan finansial lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, dan mempromosikan logam mulia sebagai alat untuk mengoptimalkan kekayaan.

Quantum Metal Bullion, anak perusahaan lainnya, menawarkan berbagai layanan seperti perdagangan emas, penyewaan emas, agunan emas, tokenisasi, serta layanan untuk industri pertambangan dan pemurnian. Melalui Corporate University, Quantum Metal menyediakan pelatihan e-Learning di bidang lingkungan, teknologi, dan logam mulia bagi mitra dan pemangku kepentingannya.
Dipimpin oleh Dato’ Lim Khong Soon, yang berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam pemurnian emas dan pengembangan sistem perdagangan emas, Quantum Metal terus berkembang dengan fokus pada inovasi dan pengembangan industri logam mulia.
PT. Syariah Koin Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam perdagangan emas fisik dengan prinsip-prinsip syariah. Fokus utama perusahaan ini adalah menyediakan layanan jual beli emas fisik yang sesuai dengan kaidah Islam, di mana transaksi dilakukan dengan mengutamakan kenyamanan, kemudahan, dan kecepatan bagi setiap nasabah.

Visi utama Shariacoin adalah memberikan pelayanan optimal dalam setiap transaksi emas fisik yang dilakukan, memastikan bahwa setiap aspek perdagangan memenuhi syarat-syarat syariah, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan tenang dan merasa aman.
Melalui pendekatan ini, PT. Syariah Koin Indonesia berkomitmen untuk menjaga integritas bisnisnya dan membangun kepercayaan dengan nasabah yang menginginkan solusi investasi emas berbasis syariah.
Melindungi masa depan memang bukan hal yang mudah, dan itulah alasan IndoGold hadir. IndoGold.id berawal dari usaha keluarga yang telah bergerak dalam jual beli emas logam mulia bersertifikat PT Antam sejak tahun 1978. Produk yang ditawarkan mencakup jual beli emas logam mulia UBS, logam mulia Antam, dan perak SRH.

Pada tahun 2023, IndoGold resmi mendapatkan izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai Pedagang Fisik Emas Digital dengan nomor 001/BAPPEBTI/P-ED/01/2023.
Dengan izin ini, IndoGold dapat menyediakan layanan tambahan seperti gadai, cicilan, dan jual beli emas dengan fasilitas titipan, sehingga memperluas layanan investasi emas bagi nasabahnya.
PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas) adalah salah satu anak perusahaan dari PT. Central Mega Kencana (CMK), sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang ritel perhiasan di Indonesia, yang juga menaungi merek-merek terkenal seperti Mondial, Frank & Co., Miss Mondial, dan The Palace.
Lakuemas merupakan platform jual beli emas online pertama di Indonesia yang dapat diakses melalui website dan aplikasi mobile, serta didukung oleh jaringan toko offline di berbagai mal besar di seluruh Indonesia.

Melalui Lakuemas, pengguna dapat dengan mudah, terjangkau, dan aman melakukan transaksi jual beli emas.
Platform ini juga menyediakan informasi terkini mengenai harga jual beli emas, termasuk harga emas Antam, serta layanan tabungan emas digital, yang dapat diakses dengan mudah oleh para pengguna.
Pluang adalah aplikasi di bawah naungan PT Bumi Santosa Cemerlang, yang didirikan pada tahun 2015 oleh Claudia Kolongas dan Richard Chua. Meskipun perusahaan didirikan pada 2015, aplikasi Pluang baru dirilis secara resmi pada tahun 2018.
Pluang menyediakan layanan trading dan investasi dalam satu platform yang dapat diakses melalui smartphone, memungkinkan pengguna untuk berinvestasi di berbagai jenis aset seperti saham, reksa dana, kripto, dan emas.
Dengan Pluang, pengguna bisa membeli saham perusahaan terkenal seperti Google, Nvidia, hingga Apple. Selain itu, Pluang berfungsi sebagai aplikasi manajemen investasi multi-aset, memudahkan pengguna untuk terhubung dengan berbagai instrumen investasi.

Pluang telah terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Perdagangan. Layanan emas Pluang dikelola oleh PT Pluang Emas Sejahtera, sementara produk indeks dan saham Amerika Serikat dikelola oleh PT PG Berjangka di bawah pengawasan Bappebti.
Untuk perdagangan kripto, Pluang difasilitasi oleh PT Bumi Sentosa Cemerlang, yang juga terdaftar di Bappebti. Aset kripto yang dikelola melalui Pluang dijamin aman dengan layanan kustodian dari Fireblocks.
Selain itu, Pluang juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah mendapatkan izin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Inilah 6 Pedagang Emas Digital yang Sudah Kantongi Izin Resmi Bappebti appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post 5 Tip Memulai Investasi ini Cocok untuk Siapa Pun appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Desmond Wira dalam bukunya “Memulai Investasi Saham” menegaskan investasi itu pada dasarnya “membeli” sesuatu yang diharapkan bisa “dijual kembali” di masa yang akan datang dengan nilai yang lebih tinggi. Dengan kata lain, investasi adalah membeli aset yang nilainya berpotensi naik di masa depan. Sayangnya, banyak dari anggota masyarakat kita masih bingung cara memulai investasi. Padahal, investasi itu kini makin mudah.
Seperti peribahasa berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, begitulah investasi yang membutuhkan pengorbanan di masa sekarang untuk memperoleh hasil yang lebih baik di masa depan. Namun secara psikologis, kita sebagai manusia lebih suka bersenang-senang hari ini (instant gratification) daripada menunda demi kesenangan yang lebih besar di masa depan.
SIMAK JUGA: Yuk, Kenali Bencana Keuangan di Masa Depan Ini
Komitmen untuk menunda demi masa depan itu menjadi salah satu kunci keberhasilan investasi. Nah, bagi yang masih bingung bagaimana cara memulai investasi, berikut ini 5 langkah sederhananya:
SIMAK JUGA: Seluk Beluk Prinsip Islam di Pasar Modal Syariah
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post 5 Tip Memulai Investasi ini Cocok untuk Siapa Pun appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>