The post Tiga Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan oleh Investor Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Namun, tidak bisa diabaikan bahwa banyak dari investor pemula ini, yang kebanyakan merupakan generasi milenial, masih memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai dunia pasar saham.
Karena semangat mereka dalam berinvestasi saham tidak selalu disertai pengetahuan yang memadai, banyak dari mereka justru mengalami kerugian yang besar.
SIMAK JUGA: Tip, Kapan dan Cara Melakukan Rebalancing Portofolio
Harapan untuk mendapatkan keuntungan malah berubah menjadi penyesalan.
Agar benar-benar bisa meraih keuntungan (cuan) yang diinginkan oleh investor pemula, sangat penting untuk mengenali tiga kesalahan umum yang sering dilakukan oleh mereka:
Salah satu kesalahan yang kerap ditemui pada investor pemula adalah hasrat untuk memperoleh keuntungan dengan cepat, tanpa meluangkan waktu untuk belajar terlebih dahulu.
Semangat untuk meraih kekayaan secara instan sering kali mendorong mereka untuk langsung melakukan pembelian saham.
Namun, membeli saham tertentu juga memerlukan pertimbangan rasional yang disebut dengan analisis fundamental dan teknikal dalam dunia pasar saham.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menghabiskan waktu sejenak guna memahami analisis fundamental dan teknikal.
Menariknya, pelatihan gratis mengenai analisis ini kini sudah tersedia secara daring dan gratis. Oleh karena itu, beli saham sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan.
Kesalahan umum lain yang sering ditemui pada investor pemula adalah bersikap emosional dan mudah terpengaruh saat mengambil keputusan dalam menjual atau membeli saham.
Investor pemula cenderung cepat terpengaruh untuk membeli saham tertentu karena adanya percakapan di grup WhatsApp atau rekomendasi dari orang lain.
Banyak dari mereka menyerap informasi yang didapat dari grup-grup tersebut tanpa melakukan analisis lebih mendalam. Oleh karena itu, lebih baik untuk memandang rekomendasi-rekomendasi tersebut sebagai informasi awal yang memerlukan analisis lebih lanjut.
Kesalahan umum lainnya yang sering dilakukan oleh investor pemula adalah tidak menggunakan dana yang tidak terpakai dalam investasi saham. Dana yang tidak terpakai merujuk pada uang yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat atau dapat disebut sebagai uang yang tidak terpakai.
Menggunakan uang yang sebenarnya sudah dialokasikan untuk tujuan lain dapat mengakibatkan kerugian yang nyata ketika harga saham mengalami penurunan dan dana tersebut harus digunakan.
Selain itu, sangat disarankan bagi investor pemula untuk memulai investasi dengan jumlah dana yang kecil terlebih dahulu. Berinvestasi dengan modal kecil akan mengurangi kekhawatiran yang mungkin timbul bagi mereka yang baru memulai.
SIMAK JUGA: Gengs, Inilah Arti Kemerdekaan Finansial di Bulan Kemerdekaan RI
The post Tiga Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan oleh Investor Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post 4 Tip Kece Buat Investor Saham Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Anthony Robbins dalam bukunya Money Master The Game mengulas sejumlah topik menarik terkait kegamangan investasi setelah melakukan wawancara langsung dengan investor top dunia termasuk Warren Buffett, Carl Icahn, Ray Dalio dan John Bogle. Mereka ini sosok-sosok investor yang terbukti optimis dalam investasi. Mereka percaya diri dan tidak takut melangkah dalam investasi.
Mereka berkeyakinan tidak mungkin memiliki bisnis yang luar biasa sukses tanpa mengambil risiko. Kendati demikian, Buffett mengerti pentingnya mengurangi risiko semaksimal mungkin. Tak mengherankan Buffett selalu bersikeras bahwa Berkshire Hathaway menyimpan setidaknya US$ 20 miliar uang tunai sebagai jaring pengaman jika terjadi sesuatu di luar perkiraan.
SIMAK JUGA:Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Neo HOTS Mobile Besutan Mirae Asset Sekuritas
Anthony Robbins menemukan semua orang membenci kehilangan uang, namun para investor seperti Warren Buffett, Carl Icahn, Ray Dalio dan John Bogle ini bahkan lebih terobsesi dengan tidak kehilangan uang dibanding rata-rata orang. Buffett pun secara gamblang menegaskan di Aturan No. 1: Jangan pernah kehilangan uang dan di Aturan No. 2: Jangan pernah melupakan Peraturan No.1.
Tak dipungkiri, banyak dari mereka yang bangkrut di dunia investasi saham dikarenakan gampang terjebak menjadi spekulator yang tak mengerti pentingnya mengurangi risiko semaksimal mungkin. Salah satu contoh konkretnya, banyak dari mereka gampang terjebak bertransaksi saham gorengan tanpa tahu isi perut saham tersebut.
Nah, biar kamu sukses mendulang cuan di pasar saham, berikut ini tip praktis bagi investor saham pemula dalam bertransaksi saham:
Saham gorengan adalah saham murah meriah yang tidak jelas fundamentalnya. Harga saham gorengan ini tiba-tiba bisa meroket harganya tanpa sebab yang jelas. Bukan rahasia lagi, di balik harga saham yang fluktuatifnya sangat ekstrem, entah tiba-tiba melejit atau tiba-tiba bisa anjlok, ternyata ada tangan-tangan yang bermain. Bagi investor pemula, sangat dianjurkan menghindari membeli saham gorengan. Meski menarik karena profitnya tinggi, tapi dalam sekejab bisa anjlok. Menghindari saham yang terlalu ekstrem fluktuasinya adalah solusi yang tepat agar potensi ruginya minim.
Saham yang fundamentalnya baik adalah saham blue chip. Ciri-ciri saham blue chip yaitu perusahaannya dikenal publik, usahanya jelas, produknya laku di pasaran, transparan dan tidak banyak utang. Bedanya dengan saham gorengan yang fluktuatif, pergerakan kenaikkan saham blue chip cenderung lambat, tapi pasti. Nah, saat sama-sama terkoreksi, saham blue chip bergerak naik lebih dulu begitu pasar saham pulih.
Tak dipungkiri, banyak investor merugi karena ikut-ikutan membeli saham yang sedang ngetren dan terutama terpengaruh komentar teman, media, komunitas dan analisis serampangan. Sangat dianjurkan, investor saham pemula melakukan analisa sendiri daripada ikut-ikutan. Dengan begitu, kamu memiliki alasan yang kuat untuk membeli saham tertentu.
Memulai investasi saham kini tidak memerlukan modal awal miliaran maupun triliunan rupiah. Bahkan, cukup dengan uang 100 ribu rupiah saja Anda sudah bisa mulai berinvestasi saham! Dengan 100 ribu rupiah Anda sudah bisa membeli 1 lot saham yang harga per lembarnya 1.000 rupiah. So, kamu tidak perlu kaya untuk memulai berinvestasi, tapi mulailah disiplin berinvestasi niscaya Anda akan menjadi kaya. Jadi, siapa bilang harus “mahal” untuk menjadi seorang investor pemula?
SIMAK JUGA: Kuy, Kenali 3 Tipe Investor Berdasarkan Profil Risiko dan Jenis Investasi yang Cocok Buatmu Ini
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post 4 Tip Kece Buat Investor Saham Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Begini Lho Aturan Main Investasi Saham di BEI, Investor Pemula (Newbie) Wajib Tahu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai lembaga resmi pengatur perdagangan saham di pasar modal Indonesia ingin memastikan transaksi saham di pasar modal berjalan dengan baik. Karena itu, BEI membuat berbagai aturan dasar transaksi di pasar modal.
SIMAK JUGA:Jasa Penulisan Artikel Pasar Modal Terpercaya
Berikut ini 6 aturan main paling dasar yang wajib diketahui dan dipahami para investor pemula (newbie):
1). Kaidah Umum Lot, Fraksi, Maksimum Kenaikan dan Penurunan Harga
Catatan:
2). Masa Penyelesaian Transaksi (Settlement)
Masa penyelesaian (Settlement) atau proses pemindah-bukuan transaksi saham dilakukan selama 3 Hari kerja, artinya saham yang Anda beli hari ini secara administratif akan tercatat sebagai milik anda pada 3 hari kerja kemudian, hal yang sama terjadi pada uang pembelian sahamnya akan dipotong secara administratif pada 3 hari kerja sejak dilakukan transaksi. Hal ini yang menyebabkan Anda tidak bisa langsung melakukan penarikan dana setelah menjual saham, karena secara proses administratif pemindah-bukuan belum selesai.
SIMAK JUGA: Wahai Investor Newbie, Waspadai Saham Gorengan!
3). Pasar
Ada 4 jenis pasar di bursa efek Indonesia :
4). Hari Perdagangan
Transaksi perdagangan saham hanya dapat dilakukan, kecuali terdapat hari libur nasional:
SIMAK JUGA: Investasi Reksa Dana dan Saham Sejak Dini Bisa Usir Momok Masa Pensiun
5). Jam Perdanganan
6). Prioritas Transaksi
Transaksi saham menggunakan sistem prioritas harga lalu prioritas waktu (price and time priority). Prioritas Harga: siapa pun yang memasukkan order permintaan dengan Harga Beli yang paling tinggi, akan mendapat prioritas utama untuk dapat bertemu dengan siapapun yang memasukkan order penawaran dengan Harga Jual (Offer Price atau Ask Price) yang paling rendah, sementara itu Prioritas Waktu: siapa pun yang memasukkan order beli atau jual lebih dahulu, akan mendapat prioritas pertama untuk dicocokkan (matched) oleh sistem.
SIMAK JUGA: Seluk Beluk Prinsip Islam di Pasar Modal Syariah
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Begini Lho Aturan Main Investasi Saham di BEI, Investor Pemula (Newbie) Wajib Tahu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>