The post Simak! 8 Cara Mudah Investasi Reksa Dana bagi Pemula! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Reksa dana menawarkan kemudahan, diversifikasi, serta dikelola oleh manajer investasi profesional.
Investasi reksa dana merupakan pilihan yang cocok bagi pemula karena kemudahan dan fleksibilitasnya.
Dengan memahami jenis-jenis reksa dana, menentukan tujuan investasi, mengenali profil risiko, serta menerapkan strategi yang tepat, kamu bisa mendapatkan manfaat maksimal dari investasi ini.
SIMAK JUGA: Kamu Fresh Graduate? Inilah Produk Investasi yang Cocok untuk Kamu!
Berikut adalah beberapa tips bagi pemula yang ingin memulai investasi reksa dana:
Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami jenis-jenis reksa dana yang tersedia:
Tentukan tujuan keuangan kamu sebelum berinvestasi, misal untuk dana pendidikan, dana pensiun, atau sekadar menambah aset.
Dengan tujuan yang jelas, kamu bisa memilih jenis reksa dana yang sesuai dengan profil risiko dan jangka waktu investasi.
Setiap investor memiliki tingkat toleransi risiko yang berbeda. Jika kamu tidak nyaman dengan fluktuasi pasar yang tinggi, reksa dana pasar uang atau pendapatan tetap bisa menjadi pilihan.
Bila kamu siap dengan risiko yang lebih tinggi demi potensi keuntungan yang lebih besar, reksa dana saham bisa dipertimbangkan.
SIMAK JUGA: Kenali Fund Fact Sheet saat Investasi Reksa Dana, Begini Penjelasannya!
Saat ini, investasi reksa dana dapat dilakukan melalui berbagai platform, seperti bank, perusahaan sekuritas, atau aplikasi investasi online.
Pastikan platform yang kamu pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebagai pemula, tidak perlu langsung menginvestasikan jumlah besar. Beberapa platform memungkinkan investasi reksa dana mulai dari Rp10.000 atau Rp100.000.
Dengan modal kecil, kamu bisa kok belajar memahami mekanisme investasi tanpa risiko besar.
Setiap reksa dana memiliki biaya pengelolaan yang disebut expense ratio. Perhatikan biaya ini karena bisa mempengaruhi keuntungan investasi.
Selain itu, pelajari rekam jejak kinerja reksa dana yang ingin kamu pilih.
SIMAK JUGA: Tip Memilih Reksa Dana Terbaik bagi Pemula
Nah, jangan menaruh seluruh dana di satu jenis reksa dana. Sebisa mungkin, diversifikasikan investasi untuk mengurangi risiko.
Misal, jika kamu memiliki reksa dana saham, pertimbangkan juga memiliki reksa dana pasar uang atau pendapatan tetap.
Investasi reksa dana memerlukan kesabaran. Jangan panik ketika pasar sedang turun, karena nilai investasi bisa berfluktuasi.
Tetap berpegang pada tujuan investasi jangka panjang dan lakukan investasi secara berkala.
SIMAK JUGA: Apa Sih Beda Dividen dengan Capital Gain dalam Investasi Saham? Begini Penjelasan Lengkapnya!
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Simak! 8 Cara Mudah Investasi Reksa Dana bagi Pemula! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Cuma Modal 5 Ribu! Ini 5 Jenis Investasi yang Bisa Kamu Coba Sekarang Juga! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Investasi kecil seperti ini cocok untuk pemula yang ingin belajar tanpa harus mengambil resiko besar. Berikut adalah lima jenis investasi dengan modal 5 ribu rupiah yang bisa Anda coba:
1). Reksadana Online
Reksadana adalah salah satu pilihan investasi paling populer di Indonesia, terutama bagi pemula. Saat ini, beberapa platform investasi reksadana online memungkinkan kamu untuk memulai investasi dengan modal minim, bahkan hanya dengan 5 ribu rupiah. Caranya hanya perlu mengunduh aplikasi investasi, selanjutnya hanya perlu membuat akun saja maka bisa langsung berinvestasi.
SIMAK JUGA: Mana yang Lebih Menguntungkan? Emas atau Reksa Dana untuk Portofolio Investasimu!
Reksadana dikelola oleh manajer investasi profesional yang akan mengelola dana kamu bersama dana investor lainnya dalam berbagai aset, seperti saham, obligasi, atau pasar uang.
Dengan berinvestasi di reksadana, maka tidak perlu repot mengelola investasi sendiri, karena dana dikelola oleh manajer investasi. Risiko investasi bisa disesuaikan dengan jenis reksadana yang dipilih, seperti reksadana pasar uang yang cenderung lebih stabil, atau reksadana saham yang lebih berisiko tapi memiliki potensi keuntungan lebih besar.
2). Investasi Emas Digital
Emas selalu menjadi instrumen investasi yang menarik karena cenderung stabil dan memiliki nilai jangka panjang. Kini, dengan kemajuan teknologi, maka tidak perlu lagi harus membeli emas fisik untuk berinvestasi. Banyak platform investasi emas digital memungkinkan kamu membeli emas mulai dari 5 ribu rupiah saja.
Investasi emas digital sangat cocok untuk yang ingin mengumpulkan emas secara bertahap. Emas digital ini nantinya bisa ditukarkan dengan emas fisik jika jumlahnya sudah mencukupi atau bisa dijual kembali melalui platform yang sama saat harga emas naik.
3). P2P Lending
Peer-to-Peer (P2P) lending adalah platform investasi yang mempertemukan pemberi pinjaman dengan peminjam secara langsung. Melalui platform ini, kamu bisa meminjamkan uang dengan nominal kecil, misalnya 5 ribu rupiah, yang nantinya akan digabung dengan dana investor lain untuk diberikan kepada peminjam yang membutuhkan dana.
Sebagai investor, kamu akan menerima imbal hasil dari pinjaman ini sesuai dengan kesepakatan yang ada. Namun, perlu diingat bahwa risiko P2P lending lebih tinggi dibandingkan reksadana maupun emas, karena risiko gagal bayar dari peminjam tetap ada. Pastikan memilih platform P2P lending yang sudah diawasi oleh OJK dan memilih peminjam yang memiliki profil risiko rendah.
4). Tabungan Saham dengan Program Nabung Saham
Investasi saham mungkin terdengar membutuhkan modal besar, tetapi sekarang kamu bisa mulai membeli saham dengan dana kecil melalui program Nabung Saham yang disediakan oleh beberapa sekuritas. Beberapa platform memungkinkan kamu untuk membeli saham dengan modal 5 ribu rupiah, terutama jika saham tersebut memiliki harga per lembar yang rendah.
Dengan menabung saham, kamu bisa secara bertahap mengumpulkan saham-saham yang berpotensi meningkat nilainya di masa depan. Meskipun nilai saham fluktuatif, dalam jangka panjang, investasi saham memiliki potensi keuntungan yang menarik. Sebaiknya kamu memilih saham-saham blue chip yang relatif stabil dan sudah memiliki reputasi baik di pasar.
5). Aset Kripto dalam Jumlah Kecil
Aset kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya, kini semakin diminati oleh berbagai kalangan, termasuk pemula. Sejumlah platform membeli aset kripto menawarkan jumlah minimal yang sangat terjangkau, bahkan mulai dari 5 ribu rupiah.
Aset kripto terkenal dengan volatilitasnya yang tinggi, sehingga cocok untuk kamu yang ingin mencoba berinvestasi dengan potensi keuntungan yang besar namun siap dengan risiko yang ada. Sebelum berinvestasi di aset kripto, sebaiknya pelajari terlebih dahulu mekanisme pasar kripto, cara mengelola resiko, dan siap dengan konsekuensinya.
So, dengan modal 5 ribu rupiah, kamu bisa mulai berinvestasi dan belajar mengelola keuangan. Meski modalnya kecil, investasi ini bisa menjadi langkah awal untuk mencapai keuntungan finansial di masa depan. Selamat mencoba dan jangan lupa untuk selalu berinvestasi dengan bijak!
SIMAK JUGA: Begini Lho Kekuatan Compound Interest dalam Investasi Jangka Panjang, Jangan Remehkan!
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected]
The post Cuma Modal 5 Ribu! Ini 5 Jenis Investasi yang Bisa Kamu Coba Sekarang Juga! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Tip Memilih Reksa Dana Terbaik bagi Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Memang benar, memilih reksa dana terbaik untuk pemula bisa menjadi hal yang cukup membingungkan.
Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, mulai dari jenis reksa dana, tujuan investasi, hingga tingkat risiko yang bisa diterima.
SIMAK JUGA: Bangkrut? Tokopedia Hentikan Fitur Investasi Emas dan Reksa Dana, Gimana Dong Duit Nasabah!
Berikut beberapa tips yang bisa membantu pemula dalam memilih reksa dana yang tepat:
Reputasi Manajer Investasi menjadi salah satu faktor utama dalam pemilihan reksa dana di Bibit.
So, pilihkan Manajer Investasi (MI) yang telah terbukti memiliki rekam jejak dan pengelolaan yang baik dalam jangka panjang.
Meskipun tingkat keuntungan (return), perlu diperhatikan, tapi perlu juga untuk tidak selalu menilai bahwa semakin tinggi keuntungan, semakin baik.
Fokusnya bukan hanya pada keuntungan jangka pendek, tetapi lebih pada konsistensi kinerja reksa dana dalam 5 hingga 10 tahun terakhir.
Meraih keuntungan secara konsisten dalam jangka panjang jauh lebih penting dan lebih sulit dibandingkan keuntungan jangka pendek.
Setiap instrumen investasi pasti mengandung risiko. Semakin besar potensi keuntungan, semakin besar pula risikonya (high return, high risk).
SIMAK JUGA: Wajib Tahu Nih Keuntungan dan Risiko Investasi Reksa Dana, Jangan Disepelekan!
Kamu dapat menilai apakah risiko yang diambil oleh reksa dana tersebut masih dalam batas yang dapat diterima. Inilah yang disebut toleransi terhadap risiko.
Dana kelolaan atau Assets Under Management (AUM) mengacu pada total dana yang dikelola oleh suatu reksa dana. Ukuran AUM dapat menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap kualitas pengelolaan reksa dana tersebut.
Semakin besar AUM, semakin banyak investor yang mempercayakan dananya kepada Manajer Investasi tersebut.
Expense Ratio menggambarkan seberapa besar biaya yang dikeluarkan untuk mengelola reksa dana, mencakup biaya manajemen, biaya kustodian, biaya transaksi, dan biaya pemasaran.
Semakin rendah Expense Ratio, semakin efisien pengelolaan dana oleh Manajer Investasi dalam memberikan hasil bagi para investornya.
SIMAK JUGA: Ternyata, Inilah 4 Jenis dan Keunggulan Reksa Dana untuk Pemenuhan Dana Pendidikan
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected]
The post Tip Memilih Reksa Dana Terbaik bagi Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Wajib Tahu Nih Keuntungan dan Risiko Investasi Reksa Dana, Jangan Disepelekan! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Terlebih, sebelum berinvestasi, investor wajib memastikan untuk melakukan riset dan memilih perusahaan Reksa Dana yang terpercaya dan memiliki tim Manajer Investasi yang berpengalaman dan dapat diandalkan.
Jadi, dengan memahami manfaat dan risikonya, investor dapat berinvestasi dengan lebih bijak dan memaksimalkan peluang untuk mencapai tujuan keuangan.
SIMAK JUGA: Duh, Return Reksa Dana Saham Semester I 2024 Bikin Melarat -7,58%, RDPU Juga Nggak Terlalu Baik 2,28%
Lalu, apa saja manfaat dan risiko investasi reksa dana?
1). Membuka Peluang Investasi bagi Semua Kalangan
Reksa Dana membuka gerbang investasi bagi para pemodal, bahkan dengan modal terbatas. Melalui Reksa Dana, dana Anda digabungkan dengan dana investor lain, memungkinkan diversifikasi portofolio ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, dan deposito. Diversifikasi ini membantu meminimalkan risiko, layaknya pepatah “Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang.”
2). Memudahkan Investasi di Pasar Modal
Memilih saham yang tepat untuk dibeli membutuhkan pengetahuan dan keahlian khusus. Reksa Dana hadir sebagai solusi, dengan tim profesional yang mengelola dana Anda, memilih instrumen investasi yang optimal, dan memantau kinerjanya. Anda tak perlu repot menganalisis pasar modal, dan dapat fokus pada hal lain.
3). Menghemat Waktu dan Tenaga
Menyerahkan pengelolaan dana kepada Manajer Investasi profesional di Reksa Dana berarti Anda menghemat waktu dan tenaga. Anda tak perlu memantau pergerakan pasar secara konstan, karena tim ahli akan mengurusnya. Hal ini memungkinkan Anda fokus pada aktivitas lain dengan lebih tenang.
Meskipun menawarkan banyak keuntungan, Reksa Dana juga memiliki risiko yang perlu dipahami:
1). Risiko Penurunan Nilai Unit Penyertaan
Nilai unit Reksa Dana dapat turun akibat anjloknya harga instrumen dalam portofolionya, seperti saham, obligasi, atau surat berharga lainnya.
2). Risiko Likuiditas
Dalam situasi tertentu, Manajer Investasi mungkin mengalami kesulitan menyediakan uang tunai jika banyak investor menarik unit mereka (redemption). Hal ini dapat memengaruhi nilai unit Reksa Dana Anda.
3). Risiko Wanprestasi
Risiko terburuk ini terjadi jika perusahaan asuransi Reksa Dana gagal membayar ganti rugi atau menebusnya dengan nilai lebih rendah dari yang seharusnya, saat terjadi peristiwa seperti wanprestasi pihak terkait, bencana alam, dan lain sebagainya. Hal ini dapat menyebabkan penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana.
SIMAK JUGA: Mengenal 4 Jenis Reksa Dana untuk Pemula
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Wajib Tahu Nih Keuntungan dan Risiko Investasi Reksa Dana, Jangan Disepelekan! appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Nyiapin Duit untuk Liburan dengan Reksa Dana, Gimana Caranya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Rencana ini sangat manusiawi sekali! Apalagi, libur bersama keluarga penting untuk kesehatan fisik dan pikiran. Secara ilmiah, lingkungan yang menyenangkan saat liburan dapat juga meningkatkan produktivitas kerja dan imunitas tubuh.
Penelitian menemukan lingkungan yang menyenangkan meningkatkan kadar sel darah putih yang sangat berguna untuk melindungi tubuh saat terpapar sakit.
Selain imunitas ini, liburan juga meningkatkan kesehatan jantung. Liburan yang menyenangkan dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh stres. Bagi anak-anak pun, liburan penting untuk refresing dan menyegarkan pikiran.
Namun demikian, liburan bersama itu butuh perencanaan, terutama soal pendanaan. Dana untuk liburan perlu disiapkan sejak jauh hari. Liburan bersama keluarga membutuhkan dana yang tidak sedikit, teristimewa jika berencana liburan ke luar negeri atau ke luar pulau.
Selain tiket dan biaya transportasi lainnya, ada pula biaya akomodasi yang menyedot duit yang tidak sedikit.
Nah, salah satu strategi untuk menyiapkan dana atau duit liburan yakni dengan menyisihkannya sebagian pendapatan bulanan (gaji bulanan) sejak hari ini. Tak hanya sekadar disisihkan dan didiamkan begitu saja, dana tersebut sebaiknya didepositkan di instrumen reksa dana yang memberikan imbal hasil di atas bunga tabungan konvensional dan deposito.
Adapun jenis reksa dana yang dipilih adalah reksa dana pasar uang. Reksa dana pasar uang memberikan imbal hasil menarik dengan risiko serendah mungkin, tetap mempertahankan nilai modal awal, dan tentunya likuid.
Pada dasarnya, alokasi investasi reksa dana pasar uang ini 100% pada efek utang atau instrumen pasar uang yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun. Karena kurang dari 1 tahun maka instrumen ini tepat untuk menyiapkan dana liburan bersama keluarga.
So, kemana pun dan apa pun rencana liburan bersama keluarga pada tahun ini, uangnya wajib disiapkan dengan reksa dana pasar uang mulai hari ini juga.
The post Nyiapin Duit untuk Liburan dengan Reksa Dana, Gimana Caranya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Perempuan, Saatnya Merdeka dari Belenggu Stereotip Gender appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Secara finansial, tidak sedikit perempuan Indonesia masih hidup dalam bayang-bayang stereotip gender yang cenderung menstigma bahwa perempuan secara finansial banyak bergantung pada laki-laki.
Stereotip maskulinitas dan otorisasi dalam keuangan, salah satunya karena adanya sistem kekerabatan patrilineal yang masih kental dan mengakar kuat dalam masyarakat. Padahal, dewasa ini urusan kemandirian keuangan di kalangan perempuan sudah tidak perlu diragukan lagi.
SIMAK JUGA: Inflasi “Pencuri” Uang Kita di Tabungan
Contoh konkret untuk urusan investasi, skill perempuan sebenarnya juga tidak kalah bagus dengan kaum Adam dalam mendulang cuan. Tapi apa mau dikata, stereotip gender nyata-nyata masih melekat sehingga secara sosial merugikan kaum Hawa.
Diketahui, stereotip adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan. Stereotip merupakan jalan pintas pemikiran yang dilakukan secara intuitif oleh manusia untuk menyederhanakan hal-hal yang kompleks.
Pada dasarnya stereotip dapat berupa prasangka positif atau negatif. Namun tak jarang, prasangka justru dijadikan alasan untuk melakukan tindakan diskriminatif, seperti diskriminasi terkait disposisi perempuan dalam hal keuangan ini.
Karena stereotip gender inilah perempuan terbelenggu. Makanya, perlu daya dan upaya nyata untuk mencapai kemerdekaan finansial sebagaimana digagas oleh Robert T. Kiyosaki yang mengelaborasi arti kemerdekaan finansial secara mendalam. Kemerdekaan finansial dalam alur pikirannya bukan dalam gambaran orang yang kaya-raya yang bergelimang harta.
Merdeka dalam konteks keuangan adalah kondisi bebas yang benar-benar bebas menjadi diri sendiri dan benar-benar bebas menjalankan hal-hal yang disukai. Sayangnya, tidak semua perempuan bisa mencapainya.
Satu hal yang perlu ditekankan di sini, kemerdekaan finansial hanya bisa dicapai oleh mereka yang mau belajar dan bekerja untuk mencapai kebebasan keuangan, karena ini adalah suatu level kehidupan dimana seseorang dapat menjalani kehidupan tanpa perlu berpikir darimana datangnya uang untuk menutup pengeluaran.
SIMAK JUGA:Inilah Sekuritas Terbaik dan Terpercaya Berdasarkan Total Volume Trading Terbanyak
Dengan kata lain, kemerdekaan finansial tak sesempit pada pendapatan yang besar, tabungan, dan deposito yang besar. Kemerdekaan finansial merujuk pada sumber penghasilan pasif yang terus-menerus. Adapun sumber pengeluaran itu bukan dari tabungan, melainkan dari penghasilan pasif yang datang terus-menerus mengalir ke rekening.
Penghasilan pasif tersebut tentunya berada di ranah dimana uang telah bekerja dengan sendirinya. Kemerdekaan tercipta karena uang telah bekerja untuk kita.
Nah, salah satu cara untuk membangun aset sehingga bisa memiliki penghasilan pasif tersebut, yakni dengan melakukan investasi di pasar modal yang kini makin mudah dan gampang karena sudah serba online.
Langkah paling gampang untuk merdeka secara finansial yakni dengan mengubah pola pikir saving ke investment society dengan investasi reksa dana, karena investasi reksa dana termasuk instrumen investasi yang paling mudah dan cocok untuk pemula.
Reksa dana menjadi alternatif kece bagi para perempuan masa kini karena sangat mudah dan terjangkau. Setelah membeli reksa dana mereka tinggal duduk manis menunggu kinerja Manajer Investasi (MI). Dari sisi keterjangkauan, dengan modal cukup ratusan ribu alias nggak sampai jutaan, para perempuan Indonesia sudah bisa menikmati imbal hasil (return) yang lebih tinggi dibanding bunga deposito. Perempuan, saatnya merdeka secara finansial dengan reksa dana.
SIMAK JUGA: 4 Risiko Ini Wajib Dipahami Sebelum Kamu Terjun ke Investasi Saham Syariah
The post Perempuan, Saatnya Merdeka dari Belenggu Stereotip Gender appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post 4 Isi Fund Fact Sheet Ini Wajib Dicermati Sebelum Kamu Investasi Reksa Dana appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Sebagai investor yang cerdas tentu tidak ingin membeli kucing dalam karung, bukan. Dengan membaca fund fact sheet maka akan diketahui jeroan dari reksa dananya.
Fund fact sheet ini pada dasarnya berisi laporan produk reksa dana yang diterbitkan oleh Manajer Investasi (MI) dengan mencakup kinerja produk reksa dana, informasi jumlah dana kelolaan dan informasi portofolio.
SIMAK JUGA: Pemula Wajib Tahu 8 Tip Memilih Reksa Dana Ini Biar Kagak Boncos
Fund fact sheet ini biasanya sudah dibuat seringkas mungkin yakni hanya 1 halaman saja. Isi Fund fact Sheet adalah ringkasan reksa dana yang hanya dikeluarkan satu kali dalam sebulan untuk periode bulan sebelumnya.
Lantas komponen apa saja yang sebaiknya diketahui, dicermati, diamati dan diteliti investor pemula agar bisa mendapatkan reksa dana yang terbaik?
Nilai aktiva bersih merupakan nilai yang menggambarkan total kekayaan bersih setiap harinya, sedangkan unit penyertaan adalah nilai satuan reksa dana dalam hitungan per unit. Nilai ini perlu diketahui agar investor bisa mendapatkan reksa dana yang terbaik.
Kinerja reksa dana dapat diulik dari hasil investasi. Hasil investasi memperlihatkan hasil secara historis yang biasanya dibagi berdasarkan periode 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan sejak awal tahun dan sejak terbit. Rekam jejak hasil pengelolaan produk ini penting untuk melihat potensi ke depannya.
Informasi pembanding (benchmark) ini menjadi indikator performance sebuah produk dibandingkan dengan indeks tertentu yang sejenis. Pembanding ini sangat penting untuk melihat perbandingan produk dengan indeks tertentu.
Alokasi investasi merupakan informasi mengenai struktur persentase dana kelolaan yang telah dialokasikan oleh manajer investasi dalam bentuk portofolio efek tertentu, sedangkan alokasi portofolio merujuk pada daftar efek yang menjadi penempatan reksa dana. Alokasi investasi dan portofolio bermanfaat untuk menilai kinerja manajer investasi.
SIMAK JUGA: Newbie Wajib Tahu Strategi DCA dalam Investasi Reksa Dana
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post 4 Isi Fund Fact Sheet Ini Wajib Dicermati Sebelum Kamu Investasi Reksa Dana appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Investasi Jangan Pakai Uang Utang, Ini Lho Rasio Utang yang Ideal appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Ketika merugi, jadi double kerugiannya. Istilahnya, udah jatuh ketimpa tangga pula. Udah rugi karena sahamnya jatuh, lagi-lagi harus bayar utang dan bunganya. Sedihnya tuh di sini.
Memang sih, setiap orang menginginkan kehidupan yang nyaman dan bahagia, tapi tidak juga ambil risiko dengan utang untuk investasi keles. Justru, setiap kita sebaiknya bebas dari utang jika ingin hidup nyaman dan bahagia.
SIMAK JUGA: Tujuan Investasi Itu Sebaiknya Konkret, Ini 4 Alasannya
Banyak dari kita tentu tak ingin terbebani utang, meski kenyataan hidup kerap berbicara lain. Namun toh, banyak dari kita tak bisa mengelak dari yang namanya utang.
Pertanyaannya kini, sebenarnya kita itu boleh utang atau tidak sih dari sudut pandang ilmu keuangan? Kalau pun ternyata diperbolehkan, berapa sebenarnya jumlah ideal utang yang dianjurkan? Dua pertanyaan ini tak jarang menghinggapi kita, tak terkecuali anak-anak muda yang hendak melangkah ke jenjang pernikahan.
Berbicara soal utang, para pakar keuangan kompak menegaskan kalau utang itu boleh-boleh saja asal tahu batasannya. Utang tidak dilarang, tetapi memang harus bijak dalam prakteknya karena menyangkut pengelolaan keuangan secara cerdas biar tidak mendatangkan dampak buruk.
SIMAK JUGA: 4 Keuntungan Investasi Sejak Usia Dini Mulai Saat Ini Juga
Pengelolaan uang secara cerdas penting agar kondisi keuangan benar-benar sehat dan kebutuhan hidup terpenuhi sebagaimana mestinya. Utang memang bisa menjadi solusi keuangan, tetapi tak dapat dipungkiri bisa pula menjadi risiko keuangan tatkala kita gagal memenuhi kewajiban untuk membayar kembali.
Ibarat pisau bermata dua, utang bermanfaat bagi yang pandai dan bijak dalam penggunaannya, namun bisa mencelakakan, jika tak pandai dan sembrono. Oleh sebab itu, ada dua prinsip mendasar yang perlu diperhatikan dalam hal utang:
Pertama, tujuan utang bukan untuk sesuatu yang sifatnya konsumtif. Utang akan bermanfaat untuk hal-hal yang sifatnya produktif dan memiliki nilai investasi, tapi tapi tidak untuk investasi di pasar modal. Ingat, investasi harus pakai uang dingin, bukan uang panas. Utang itu itu termasuk uang panas.
Kedua, disesuaikan dengan kemampuan finansial. Jangan sampai utang mengganggu pemenuhan kebutuhan finansial bulanan.
SIMAK JUGA: Tip Mengatur Cash Flow Keuangan dari Sosok Ibu
Berpegang pada dua prinsip di atas, rasio utang ideal yang umum diketahui yakni total cicilan perbulannya yang tidak boleh melebihi 1/3 (sepertiga) dari penghasilan bersih perbulan. Selain untuk meminimalkan risiko gagal bayar, batasan ini dimaksudkan agar pemenuhan kebutuhan hidup bulanan masih bisa terpenuhi secara wajar dengan 2/3 (dua pertiga) penghasilan bulanan.
Batasan utang ini tentu sejalan dengan penjabaran strategi alokasi penghasilan: 50-30-10-10 dengan rincian, 50 persen anggaran untuk kebutuhan pokok (tagihan listrik, biaya sehari-hari, hingga tagihan air), 30 persen bayar utang (cicilan rumah, cicilan mobil, pinjaman dari bank, hingga pinjaman dari teman atau keluarga), 10 persen tabungan atau investasi, dan 10 persen dana darurat.
Dari strategi di atas terlihat jelas bahwa meski memiliki alokasi penghasilan untuk pembayaran utang sebesar 30 persen, keuangan terlihat sehat karena seperti tabungan atau investasi (10%) tidak ditiadakan. Begitulah, investasi memang tidak boleh ditiadakan.
Investasi sangat penting untuk menopang nilai uang di masa depan agar tidak tergerus atau tertekan inflasi. Investasi, entah reksa dana atau saham, penting untuk menopang pemenuhan kebutuhan-kebutuhan di masa depan. So, utang itu boleh-boleh saja asal tahu batasannya dan tidak untuk investasi. Untuk investasi sebaiknya menggunakan uang nganggur atau uang dingin.
SIMAK JUGA: Belajar Mengelola Gaji di 5 Pos Utama Ala Superman Asia Li Ka-Shing
The post Investasi Jangan Pakai Uang Utang, Ini Lho Rasio Utang yang Ideal appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Tujuan Investasi Itu Sebaiknya Konkret, Ini 4 Alasannya appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Pun dalam investasi, tujuan konkret itu penting. Tujuan konkret akan mempertegas apa saja langkah-langkah yang semestinya dilakukan dalam mencapai tujuan.
SIMAK JUGA: Strategi Lump Sum Versus Dollar Cost Averaging (DCA) dalam Investasi
Setidaknya ada 4 manfaat tujuan konkret dalam investasi:
Tidak sedikit orang yang sudah bekerja keras untuk mengumpulkan duit untuk hidup, tetapi tidak memiliki apa-apa. Ini terjadi karena kerja kerasnya dalam mengumpulkan duit tanpa tujuan yang konkret.
Dengan memiliki tujuan, setidaknya seseorang membuat alternatif-alternatif untuk mencapainya. Setelah alternatif itu tersedia, memilih cara yang membawa pada hasil yang terbaik adalah keputusan yang tepat. Dengan pilihan cara yang terbaik, otomatis seseorang akan berusaha keras untuk mewujudkannya demi tujuan investasinya.
Tujuan investasi yang bagus dan jelas menjadi stimulus untuk membangkitkan hasrat dalam diri seseorang. Tujuan konkret investasi memotivasi seseorang untuk berjuang, teristimewa saat berada di titik terendah dalam keuangan. Terpuruk dalam keuangan bisa membuat seseorang menjadi fokus dan sadar untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang mengacaukan keuangan.
Investasi dengan tujuan konkret sama artinya menyiapkan hidup yang nyaman di masa depan. Seorang jelas tidak bisa merasakannya saat ini, tapi baru mengalaminya dalam hitungan tahun di masa depan. Dengan tujuan konkret dalam investasi, seseorang akan menjalani hidup yang terbaik, lebih dari yang hanya bisa dibayangkan saat ini.
SIMAK JUGA: 4 Keuntungan Investasi Sejak Usia Dini Mulai Saat Ini Juga
So, tujuan konkret dalam investasi penting karena keuangan menjadi terarah dan berakhir pada satu titik akhir dengan baik sesuai dengan yang diinginkan.
Lantas apa saja tujuan konkret investasi? Tujuan investasi bisa berupa dana liburan, beli sepeda motor, beli smartphone premium, persiapan nikah, pendidikan anak, beli mobil, beli rumah, hingga dana pensiun.
Uang yang difokuskan pada tujuan konkret melalui investasi, niscaya akan bertumbuh sesuai target dan jangka waktu yang diinginkan. So, investasi jangan asal cemplungin duit tanpa tujuan yang jelas.
SIMAK JUGA: Reksa Dana untuk Kemerdekaan Finansial Perempuan Indonesia
The post Tujuan Investasi Itu Sebaiknya Konkret, Ini 4 Alasannya appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Tip Mengatur Cash Flow Keuangan dari Sosok Ibu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Karena itulah, banyak ibu di dunia ini memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola uang. Mereka ini ibarat direktur keuangan di sebuah perusahaan.
Para ibu yang bijak biasanya memiliki pengelolaan keuangan yang benar karena meyakini kalau hal ini akan mendatangkan keharmonisan dan kebahagiaan dalam keluarga. Bukan rahasia lagi, isu finansial kerap menyebabkan banyak konflik dalam rumah tangga.
SIMAK JUGA: Reksa Dana untuk Kemerdekaan Finansial Perempuan Indonesia
Keharmonisan tercipta karena ibu pada umumnya memiliki kepekaaan yang tinggi terhadap pemasukan dan pengeluaran keuangan yang berada di bawah pengawasannya.
Nah, di era serba otomasi sekarang ini, siapa pun dituntut untuk lebih cerdas mengelola segala sumber daya yang dimilikinya termasuk keuangan. Karena itulah, belajar resep mengelola duit dari sosok ibu itu sangat penting.
Ibu yang smart dalam pengelolaan keuangan biasanya mengatur cash flow dengan tepat sesuai dengan pos-pos pengeluaran yang dirancang sehingga alokasi apa pun sudah terencana dan tidak tercampur dengan pengeluaran yang lain. Alokasi dana pun lebih tepat sesuai kebutuhan (needs) dan bukan keinginan (wants).
Selain itu, ibu yang smart biasanya berusaha bebas utang dengan cepat. Makanya, mereka ini kalau berutang punya komitmen dan disiplin dalam pembayaran cicilan. Di sisi lain, ibu yang smart siap sedia juga menghadapi hal-hal yang tak terduga dengan dana darurat.
SIMAK JUGA: Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu
Seorang ibu yang smart biasanya juga berpikir jauh ke depan sehingga kadang terkesan irit. Padahal, di balik kesan iritnya itu ia sebenarnya sedang menyiapkan masa depan yang cerah untuk putra-putri tercintanya, yakni dengan investasi.
Ibu yang bijak tidak mengabaikan yang namanya investasi. Minimal 10% dari pendapatan bulanan keluarga diinvestasikan, entah deposito, emas, bisnis, properti maupun reksa dana.
Pengelolaan yang demikian ini tentu layak diteladani. Toh, investasi apa pun saat ini sudah lebih mudah dan transparan serta terjangkau. Pun dalam investasi reksa dana, siapa pun kini sudah bisa menikmatinya secara online. Reksa dana banyak diperjualbelikan secara online.
SIMAK JUGA: Tip dan Jenis Investasi yang Paling Cocok Buat Wanita Karier dan Ibu Rumah Tangga yang Super Sibuk
The post Tip Mengatur Cash Flow Keuangan dari Sosok Ibu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>