Aturan Main Saham Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/aturan-main-saham/ The Path To Financial Freedom Fri, 05 Jul 2024 22:17:23 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.2 https://www.edufulus.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-ICON-Edufulus-32x32.png Aturan Main Saham Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/aturan-main-saham/ 32 32 Inilah 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di Indonesia https://www.edufulus.com/inilah-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-di-indonesia/ https://www.edufulus.com/inilah-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-di-indonesia/#respond Fri, 31 May 2024 23:32:10 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1880 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Di pasar modal Indonesia kapitalisasi pasar juga menjadi salah satu indikator penting untuk menilai ukuran dan kesehatan perusahaan-perusahaan (emiten) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kapitalisasi pasar dihitung dengan [...]

The post Inilah 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di Indonesia appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Di pasar modal Indonesia kapitalisasi pasar juga menjadi salah satu indikator penting untuk menilai ukuran dan kesehatan perusahaan-perusahaan (emiten) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan harga saham suatu perusahaan dengan jumlah saham yang beredar.

Beberapa perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom), dan PT Astra International Tbk, seringkali mendominasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merupakan indikator utama kinerja pasar saham di Indonesia.

SIMAK JUGA: Ini Lho 10 Sekuritas Terbaik Berdasarkan Total Trading Value 2023

Faktor-faktor yang mempengaruhi kapitalisasi pasar perusahaan di Indonesia meliputi kinerja keuangan perusahaan, kondisi ekonomi makro, kebijakan pemerintah, serta sentimen pasar baik domestik maupun internasional.

Kinerja keuangan yang kuat, pertumbuhan pendapatan yang stabil, dan prospek bisnis yang positif cenderung meningkatkan harga saham dan kapitalisasi pasar suatu perusahaan. Sebaliknya, kondisi ekonomi yang tidak stabil atau kebijakan yang tidak menguntungkan dapat menurunkan harga saham dan kapitalisasi pasar.

Kapitalisasi pasar digunakan oleh investor untuk mengklasifikasikan perusahaan menjadi large-cap, mid-cap, dan small-cap.

Perusahaan berkapitalisasi besar umumnya dianggap lebih stabil dan kurang berisiko, sementara perusahaan berkapitalisasi kecil sering kali menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi namun dengan risiko yang lebih besar.

Indeks-indeks saham utama di BEI, seperti LQ45 dan IDX30, sering kali terdiri dari perusahaan-perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar dan likuiditas yang tinggi.

Kapitalisasi pasar perusahaan di Indonesia dapat berubah seiring dengan perubahan harga saham dan jumlah saham beredar. Misalnya, aksi korporasi seperti buyback saham, penerbitan saham baru, atau merger dan akuisisi dapat mempengaruhi kapitalisasi pasar.

SIMAK JUGA: Ini Lho 10 Sekuritas Terbaik Berdasarkan Total Trading Volume 2023

Perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia tidak hanya berpengaruh pada pasar modal domestik tetapi juga dianggap sebagai barometer penting bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan, mencerminkan kesehatan ekonomi dan sentimen investor terhadap pasar Indonesia.

Merujuk pada data 50 Biggest Market Capitalization IDX periode Januari – Desember 2023, berikut ini 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia:

  1. Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
  2. Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
  4. Bayan Resources Tbk. (BYAN)
  5. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
  6. Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  7. Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA)
  8. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)
  9. Astra International Tbk. (ASII)
  10. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI)
Biggest Market Capitalization IDX periode Januari - Desember 2023
Biggest Market Capitalization IDX periode Januari – Desember 2023 (EduFulus/Gwk)

SIMAK JUGA: Apa Itu ARA dan ARB, Ini Penjelasan Lengkap untuk Pemula!

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Inilah 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di Indonesia appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/inilah-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-di-indonesia/feed/ 0
Asal Usul Sell in May and Go Away https://www.edufulus.com/asal-usul-sell-in-may-and-go-away/ https://www.edufulus.com/asal-usul-sell-in-may-and-go-away/#respond Fri, 03 May 2024 05:34:14 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1818 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Sell in May and go away adalah sebuah ungkapan yang merujuk pada strategi investasi di pasar saham yang secara tradisional menyarankan untuk menjual saham pada bulan Mei dan [...]

The post Asal Usul Sell in May and Go Away appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Sell in May and go away adalah sebuah ungkapan yang merujuk pada strategi investasi di pasar saham yang secara tradisional menyarankan untuk menjual saham pada bulan Mei dan menghindari berinvestasi dalam jangka waktu yang lebih panjang selama musim panas.

Konon, strategi ini berasal dari kepercayaan bahwa pasar saham cenderung berkinerja lebih buruk selama bulan-bulan musim panas, terutama antara Mei dan September, dan bahwa para investor akan lebih baik menjual saham mereka pada bulan Mei dan kembali ke pasar pada akhir musim panas atau awal musim gugur.

Meskipun strategi ini telah menjadi mitos yang cukup populer di kalangan investor, ada sedikit bukti statistik yang konsisten untuk mendukungnya.

SIMAK JUGA: Tip Mengeruk Cuan Window Dressing Saat Akhir Tahun

Pasar saham cenderung dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global, politik, dan faktor-faktor lainnya yang sulit diprediksi dengan pasti.

Oleh karena itu, keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada analisis yang lebih mendalam dan faktor-faktor fundamental yang berkaitan dengan perusahaan dan pasar secara keseluruhan, bukan hanya mengandalkan pada pepatah atau kepercayaan populer semata.

Sebagai investor, lebih baik untuk melakukan analisis yang komprehensif tentang kondisi pasar, ekonomi, dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi investasi daripada mengandalkan pada pepatah atau strategi investasi musiman secara langsung.

Dengan demikian, sementara konsep ini mungkin memiliki relevansi dalam konteks global, penilaian terhadap pasar saham Indonesia harus didasarkan pada faktor-faktor yang lebih spesifik dan informasi yang lebih terperinci tentang pasar lokal.

Pasar saham Indonesia memiliki dinamika dan faktor-faktor yang berbeda dibandingkan dengan pasar saham di negara-negara lain.

Pola “Sell in May and go away” tidak selalu berlaku secara konsisten setiap tahun di pasar saham Indonesia, karena faktor-faktor lokal dan global yang berbeda dapat memengaruhi kinerja pasar.

Muncul Abad Ke-19 di Inggris

Istilah “Sell in May and go away” pertama kali muncul pada abad ke-19 di Inggris. Asal usulnya terkait dengan kebiasaan para pedagang saham kelas atas di London yang sering meninggalkan kota pada bulan Mei untuk liburan musim panas.

Mereka percaya bahwa pasar saham cenderung berkinerja lebih buruk selama musim panas karena likuiditas pasar yang lebih rendah dan kurangnya aktivitas perdagangan.

Kata-kata “Sell in May and go away” dianggap sebagai nasihat investasi yang memberikan saran kepada investor untuk menjual saham mereka pada bulan Mei dan menghindari berinvestasi dalam jangka waktu yang lebih panjang selama musim panas.

Meskipun asal-usulnya terkait dengan kebiasaan pedagang di London pada abad ke-19, istilah ini masih digunakan secara luas dalam lingkungan keuangan modern untuk merujuk pada gagasan bahwa pasar saham mungkin berkinerja lebih buruk selama beberapa bulan musim panas.

SIMAK JUGA: Apa Itu Window Dressing?

The post Asal Usul Sell in May and Go Away appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/asal-usul-sell-in-may-and-go-away/feed/ 0
IDXCarbon: Milestone Penting Dekarbonisasi Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060 https://www.edufulus.com/idxcarbon-milestone-penting-dekarbonisasi-indonesia-menuju-net-zero-emission-2060/ https://www.edufulus.com/idxcarbon-milestone-penting-dekarbonisasi-indonesia-menuju-net-zero-emission-2060/#respond Fri, 29 Sep 2023 05:36:00 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1467 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi meluncurkan Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon). Peluncuran tersebut dilakukan di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/9). Izin usaha Penyelenggara Bursa [...]

The post IDXCarbon: Milestone Penting Dekarbonisasi Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi meluncurkan Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon). Peluncuran tersebut dilakukan di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/9). Izin usaha Penyelenggara Bursa Karbon telah diberikan kepada BEI oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Keputusan nomor KEP-77/D.04/2023 pada 18 September 2023 lalu.

Sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon, IDXCarbon sebagai Penyelenggara Bursa Karbon menyediakan sistem perdagangan yang transparan, teratur, wajar, dan efisien.

Selain memberikan transparansi pada harga, perdagangan IDXCarbon juga memberikan mekanisme transaksi yang mudah dan sederhana. Saat ini, terdapat 4 (empat) mekanisme perdagangan IDXCarbon, yaitu Auction, Regular Trading, Negotiated Trading, dan Marketplace.

SIMAK JUGA: 3 Tip Bijak dan Tepat Saat Saham Sedang Downtrend

IDXCarbon terhubung dengan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sehingga mempermudah administrasi perpindahan unit karbon dan menghindari double counting.

Pelaku Usaha berbentuk Perseroan yang memiliki kewajiban dan/atau memiliki komitmen untuk secara sukarela menurunkan emisi Gas Rumah Kaca, dapat menjadi Pengguna Jasa IDXCarbon dan membeli Unit Karbon yang tersedia.

Perseroan dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu dengan mengisi Formulir Pendaftaran Pengguna Jasa IDXCarbon yang tersedia pada website www.idxcarbon.co.id. Selain itu, pemilik proyek yang sudah memiliki Unit Karbon yang tercatat di SRN-PPI, dapat menjual Unit Karbonnya melalui IDXCarbon.

Pada perdagangan karbon perdana (26/9) sampai dengan pukul 11.30 WIB, IDXCarbon mencatatkan perdagangan karbon sebanyak 459.953 ton Unit Karbon dan terdapat sebanyak 27 kali transaksi.

Penyedia Unit Karbon pada perdagangan perdana kali ini yaitu Pertamina New and Renewable Energy (PNRE) yang menyediakan Unit Karbon dari Proyek Lahendong Unit 5 dan Unit 6 PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Perusahaan-perusahaan yang berperan sebagai pembeli Unit Karbon pada perdagangan perdana IDXCarbon, yaitu di antaranya: PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk​, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas (bagian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk), PT CarbonX Bumi Harmoni, PT MMS Group Indonesia, PT Multi Optimal Riset dan Edukasi, PT Pamapersada Nusantara, PT Pelita Air Service, PT Pertamina Hulu Energi​, PT Pertamina Patra Niaga, PT Truclimate Dekarbonisasi Indonesia, dan PT Udara Untuk Semua (Fairatmos).

SIMAK JUGA: Tip Mengeruk Cuan Window Dressing Saat Akhir Tahun

“IDXCarbon adalah sebuah milestone penting bagi komitmen dekarbonisasi Indonesia menuju Net Zero Emission di tahun 2060 atau lebih cepat. IDXCarbon berupaya untuk memberikan transparansi, keandalan, dan keamanan dalam memberikan solusi terbaik bagi perdagangan karbon di Indonesia sehingga tercipta perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien. Melalui penyediaan platform yang mengedepankan pengalaman pengguna, diharapkan seluruh pelaku usaha dapat dengan mudah memperoleh manfaat dari perdagangan karbon,” ujar Direktur Utama BEI selaku Penyelenggara Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) Iman Rachman.

IDXCarbon sebagai Penyelenggara Bursa Karbon menyediakan sistem perdagangan yang transparan, teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon.

Menutup pekan ini, tepatnya pada Jumat (29/9), Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Mandiri Tunas Finance (TUFI) dan Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) resmi dicatatkan di BEI.

Kedua obligasi ini dicatatkan dengan nilai masing-masing Rp1.131.110.000.000 dan Rp1.000.000.000.000, dengan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk masing-masing obligasi adalah idAAA (Triple A) dan idAA- (Double A Minus). Wali Amanat kedua obligasi tersebut masing-masing adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero).

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 79 emisi dari 53 emiten senilai Rp89,09 triliun. Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 524 emisi dari 126 emiten dengan outstanding Rp446,77 triliun dan USD47,5 juta.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan USD486,11 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 9 emisi senilai Rp3,07 triliun.

Pada hari yang sama, yaitu Jumat (29/9), BEI melakukan sosialisasi kampanye Aku Investor Saham dengan semangat peduli lingkungan. Acara yang merupakan kolaborasi BEI dengan komunitas di Bandung ini, bertajuk “IDX Aku Investor Saham Ride in Collaboration with Phintraco Sekuritas, Gesits and BJBR (Jakarta–Bandung)” diikuti oleh 30 pengendara sepeda motor listrik.

SIMAK JUGA: Tip dan Jenis Investasi yang Paling Cocok Buat Wanita Karier dan Ibu Rumah Tangga yang Super Sibuk

Acara tersebut bertujuan untuk mendekatkan kampanye Aku Investor Saham dengan berbagai segmen komunitas serta masyarakat umum agar mendapatkan pesan bahwa berinvestasi saham merupakan kebanggaan, inklusivitas, dan kemajuan, sekaligus menyebarkan pesan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam acara ini, BEI turut memperkenalkan IDX Mobile sebagai aplikasi dan sumber referensi data pasar modal terpercaya.

Data perdagangan BEI selama periode tanggal 25 sampai dengan 29 September 2023 ditutup bervariasi. Peningkatan terbesar terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini, yaitu sebesar 41,89% menjadi 24,52 miliar lembar saham dari 17,28 miliar lembar saham pada sepekan yang lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini turut mengalami peningkatan sebesar 7,20% menjadi Rp11,69 triliun dari Rp10,91 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa turut meningkat sebesar 3,96% menjadi 1.204.385 kali transaksi dari 1.158.472 kali transaksi pada pekan yang lalu.

Kapitalisasi pasar Bursa pekan ini mengalami perubahan 0,99% menjadi Rp10.288 triliun dari 10.391 triliun pada pekan sebelumnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami perubahan sebesar 1,10% menjadi 6.939,892 dari 7.016,844 pada penutupan pekan yang lalu.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp762,97 miliar, dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp5,24 triliun.

SIMAK JUGA: Siapa Bilang Investasi Saham itu Gratis? Berikut ini Rincian Biayanya

The post IDXCarbon: Milestone Penting Dekarbonisasi Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/idxcarbon-milestone-penting-dekarbonisasi-indonesia-menuju-net-zero-emission-2060/feed/ 0
Begini Lho Aturan Main Investasi Saham di BEI, Investor Pemula (Newbie) Wajib Tahu https://www.edufulus.com/begini-lho-aturan-main-investasi-saham-di-bei-investor-pemula-newbie-wajib-tahu/ https://www.edufulus.com/begini-lho-aturan-main-investasi-saham-di-bei-investor-pemula-newbie-wajib-tahu/#respond Sat, 04 Jul 2020 03:00:19 +0000 https://edufulus.com/?p=463 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investor pemula (newbie) yang baru nyemplung di dunia pasar modal dengan menikmati investasi (jual-beli) saham wajib tahu dan paham kalau transaksi jual-beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) [...]

The post Begini Lho Aturan Main Investasi Saham di BEI, Investor Pemula (Newbie) Wajib Tahu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investor pemula (newbie) yang baru nyemplung di dunia pasar modal dengan menikmati investasi (jual-beli) saham wajib tahu dan paham kalau transaksi jual-beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu ada aturan mainnya.

Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai lembaga resmi pengatur perdagangan saham di pasar modal Indonesia ingin memastikan transaksi saham di pasar modal berjalan dengan baik. Karena itu, BEI membuat berbagai aturan dasar transaksi di pasar modal.

SIMAK JUGA:Jasa Penulisan Artikel Pasar Modal Terpercaya

Berikut ini 6 aturan main paling dasar yang wajib diketahui dan dipahami para investor pemula (newbie):

1). Kaidah Umum Lot, Fraksi, Maksimum Kenaikan dan Penurunan Harga

  • Harga saham terendah adalah Rp. 50
  • Minimum transaksi adalah 1 Lot (100 Lembar)
  • Fraksi Harga Saham

    50 – 200 : Kelipatan Rp. 1 (Batas Kenaikan Maksimal dalam 1 Hari: +35% dan Batas Penurunan Maksimal dalam 1 Hari: -35%)

    200 – 500 : Kelipatan Rp. 2

    500 – 2000 : Kelipatan Rp. 5

    2000 – 5000 : Kelipatan Rp. 10 (Batas Kenaikan Maksimal dalam 1 Hari: +25% dan Batas Penurunan Maksimal dalam 1 Hari: -25%)

    (>) 5000 : Kelipatan Rp. 25 (Batas Kenaikan Maksimal dalam 1 Hari: +20% dan Batas Penurunan Maksimal dalam 1 Hari : -20%)

Catatan:

  • Transaksi saham di luar ketentuan ketentuan di atas akan otomatis di tolak oleh sistem JATS.
  • Jika dalam 3 hari berturut-turut satu saham naik atau turun menyentuh batas maksimalnya maka BEI akan menerbitkan pengumuman UMA (Unnusual Market Activity) pada saham tersebut dan menghentikan (suspensi) perdagangan di hari ke empat.

2). Masa Penyelesaian Transaksi (Settlement)
Masa penyelesaian (Settlement) atau proses pemindah-bukuan transaksi saham dilakukan selama 3 Hari kerja, artinya saham yang Anda beli hari ini secara administratif akan tercatat sebagai milik anda pada 3 hari kerja kemudian, hal yang sama terjadi pada uang pembelian sahamnya akan dipotong secara administratif pada 3 hari kerja sejak dilakukan transaksi. Hal ini yang menyebabkan Anda tidak bisa langsung melakukan penarikan dana setelah menjual saham, karena secara proses administratif pemindah-bukuan belum selesai.

SIMAK JUGA: Wahai Investor Newbie, Waspadai Saham Gorengan!

3). Pasar
Ada 4 jenis pasar di bursa efek Indonesia :

  • Pasar Tunai
    Pasar transaksi saham yang pembayaran & penerimaan sahamnya dilaksanakan pada T+0, pasar ini biasanya diperuntukkan untuk penebusan saham baru.
  • Pasar Tutup Sendiri
    Pasar transaksi saham yang dilakukan oleh 2 pihak yang mengenal satu sama lain dan berhasil membuat kesepakatan untuk menjual saham dalam jumlah tertentu dan harga tertentu tanpa mengikuti kaidah lot, maksimum kenaikan-penurunan, batas minimum harga saham dan aturan fraksi harga dalam satu perusahaan sekuritas yang sama, penyelesaian transaksi sesuai dengan kesepakatan antara pembeli & penjual.
  • Pasar Negosiasi
    Pasar transaksi saham yang dilakukan oleh beberapa pihak yang tidak saling mengenal dan berbeda ataupun sama sekuritas untuk saham tanpa mengikuti kaidah kaidah lot, maksimum kenaikan-penurunan, batas minimum harga saham dan aturan fraksi harga, penyelesaian transaksi sesuai dengan kesepakatan antara pembeli & penjual.
  • Pasar Reguler
    Pasar umum transaksi saham, para Trade melakukan transaksi dipasar ini dengan mengikuti kaidah lot, maksimum kenaikan-penurunan, batas minimum harga saham dan aturan fraksi harga.

4). Hari Perdagangan
Transaksi perdagangan saham hanya dapat dilakukan, kecuali terdapat hari libur nasional:

  • Hari Transaksi: Senin – Jumat*
  • Hari Libur: Sabtu Minggu

SIMAK JUGA: Investasi Reksa Dana dan Saham Sejak Dini Bisa Usir Momok Masa Pensiun

5). Jam Perdanganan

  • Server Sekuritas
    20.00 WIB – 08.44 WIB : Orderan sudah saat diinput (booking order)
  • Server BEI
    08.45 WIB : Booking order masuk ke server BEI
    08.55 WIB : Pre-Opening, seluruh order yang masuk ke server BEI pada pukul 08.45 WIB mulai dipertemukan namun hanya khusus untuk saham LQ45.
    09.00 WIB : Transaksi perdagangan saham sesi 1 dibuka secara reguler untuk seluruh saham.
    12.00 WIB – 13.30 WIB
    11.30 WIB – 14.00 WIB* : Perdagangan saham diistirahatkan sementara
    13.30 WIB
    14.00 WIB* : Transaksi perdagangan saham sesi II dibuka secara reguler untuk seluruh saham.
    15.49 WIB : Pre-Closing, Transaksi perdagangan saham dihentikan ,sementara, menunggu Closing. Trader masih dapat melakukan order beli dan jual pada saat ini namun transaksi akan dipertemukan ketika Closing.
    16.00 WIB : Closing, penutupan perdagangan dimana seluruh order yang masuk ketika pare-closing dipertemukan inilah titik dimana harga penutupan saham dan indeks ditentukan.
    16.01 – 16.05 WIB : Post-Closing Negosiasi, Transaksi yang dilakukan setelah Market closing namun terjadi di pasar negosiasi sehingga tidak mengubah harga saham dan indeks.
    16.05 – 16.15 WIB : Post-Closing Reguler, Transaksi yang dilakukan setelah Market closing dan terjadi dipasar reguler namun hanya dapat dilakukan diharga terakhir perdagangan sehingga harga tidak berubah.

6). Prioritas Transaksi
Transaksi saham menggunakan sistem prioritas harga lalu prioritas waktu (price and time priority). Prioritas Harga: siapa pun yang memasukkan order permintaan dengan Harga Beli yang paling tinggi, akan mendapat prioritas utama untuk dapat bertemu dengan siapapun yang memasukkan order penawaran dengan Harga Jual (Offer Price atau Ask Price) yang paling rendah, sementara itu Prioritas Waktu: siapa pun yang memasukkan order beli atau jual lebih dahulu, akan mendapat prioritas pertama untuk dicocokkan (matched) oleh sistem.

SIMAK JUGA: Seluk Beluk Prinsip Islam di Pasar Modal Syariah

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Begini Lho Aturan Main Investasi Saham di BEI, Investor Pemula (Newbie) Wajib Tahu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/begini-lho-aturan-main-investasi-saham-di-bei-investor-pemula-newbie-wajib-tahu/feed/ 0