Investor Perempuan Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/investor-perempuan/ The Path To Financial Freedom Sat, 18 Jan 2025 02:38:55 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.2 https://www.edufulus.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-ICON-Edufulus-32x32.png Investor Perempuan Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/investor-perempuan/ 32 32 Peran Investor Perempuan, Menteri Keuangan dan Guru Pertama Anak https://www.edufulus.com/peran-investor-perempuan-menteri-keuangan-dan-guru-pertama-anak/ https://www.edufulus.com/peran-investor-perempuan-menteri-keuangan-dan-guru-pertama-anak/#respond Sat, 18 Jan 2025 02:38:52 +0000 https://www.edufulus.com/?p=3005 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan peran penting perempuan khususnya ibu dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terlihat dari [...]

The post Peran Investor Perempuan, Menteri Keuangan dan Guru Pertama Anak appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan peran penting perempuan khususnya ibu dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terlihat dari dua peran ibu yaitu sebagai ‘menteri keuangan’ dan ‘guru’ di keluarga.

Peran ibu sebagai ‘menteri keuangan berperan dalam mengelola keuangan keluarga dan menjaga stabilitas perekonomian keluarga. Sedangkan, peran Ibu sebagai ‘guru’, gbu menjadi ‘guru’ pertama anak untuk mengajarkan pengelolaan keuangan dengan baik dan menciptakan generasi emas Indonesia.

Selain itu, tingkat partisipasi perempuan bekerja cukup tinggi baik yang bekerja di sektor formal maupun informal, termasuk pengusaha UMKM.

SIMAK JUGA: 9 Alasan Pentingnya Edukasi Literasi Keuangan bagi Perempuan

Lanjutnya, peran penting perempuan dimaksud menjadikan peningkatan literasi dan inklusi keuangan perempuan sangat penting untuk dilakukan. Sehingga, dibutuhkan sinergi, komitmen dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.

Ketua Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai OJK Ita Siregar menambahkan Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan dapat menjadi panduan praktis bagi perempuan khususnya Ibu dalam mengelola keuangan keluarga serta mengajarkan anak untuk terhindar dari pola hidup konsumtif.

Selain itu, buku ini juga memberikan pemahaman ibu dan anggota keluarga untuk lebih waspada atas maraknya berbagai modus kejahatan di sektor jasa keuangan.

Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan mencakup berbagai materi edukasi keuangan yang dibutuhkan oleh perempuan antara lain: membuat anggaran, mengelola tagihan, merencanakan tabungan, dan berinvestasi.

Selain itu, dalam buku dimaksud juga dipaparkan tips mencari pendanaan tambahan untuk pengembangan usaha, mengawasi pengeluaran keluarga, dan berbagai pendidikan finansial lainnya.

SIMAK JUGA: Baru Nyadar Kan Kalau Tingkat Literasi dan Inklusi Perempuan Lebih Tinggi Dibanding Laki-laki

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Peran Investor Perempuan, Menteri Keuangan dan Guru Pertama Anak appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/peran-investor-perempuan-menteri-keuangan-dan-guru-pertama-anak/feed/ 0
9 Alasan Pentingnya Edukasi Literasi Keuangan bagi Perempuan https://www.edufulus.com/9-alasan-pentingnya-edukasi-literasi-keuangan-bagi-perempuan/ https://www.edufulus.com/9-alasan-pentingnya-edukasi-literasi-keuangan-bagi-perempuan/#respond Sun, 17 Nov 2024 03:54:58 +0000 https://www.edufulus.com/?p=2789 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Otoritas Jasa Keuangan secara aktif terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui pelaksanaan program edukasi keuangan ke kelompok perempuan dan komunitas masyarakat yang berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan. Untuk mencapai [...]

The post 9 Alasan Pentingnya Edukasi Literasi Keuangan bagi Perempuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Otoritas Jasa Keuangan secara aktif terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui pelaksanaan program edukasi keuangan ke kelompok perempuan dan komunitas masyarakat yang berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan.

Untuk mencapai tujuan tersebut OJK menggelar webinar edukasi keuangan kepada pengurus dan anggota DWP BNPT serta pegawai di lingkungan BNPT, yang juga dihadiri oleh DWP Pusat.

Perempuan dan komunitas masyarakat merupakan dua dari sepuluh sasaran prioritas penerima program edukasi keuangan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).

SIMAK JUGA: Baru Nyadar Kan Kalau Tingkat Literasi dan Inklusi Perempuan Lebih Tinggi Dibanding Laki-laki

Terlebih, berdasarkan penelitian, Literasi keluarga, yang utamanya dipengaruhi oleh persepsi ibu, berpengaruh terhadap kemampuan kognitif anak di usia sekolahnya.

Webinar yang mengangkat tema “Cerdas Keuangan untuk Keluarga Hebat dan Sejahtera” dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Ketua DWP BNPT Elly Bangbang Surono, serta 300 peserta yang terdiri pengurus, anggota DWP BNPT, dan pegawai di lingkungan BNPT, serta DWP Pusat.

Friderica dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan edukasi keuangan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan kaum perempuan agar lebih memahami produk dan layanan sektor jasa keuangan serta terlindungi dari kejahatan penipuan jasa keuangan.

“Kami yakin ketika ibu-ibu terinformasi dengan baik, terliterasi dengan baik, insyaallah ibu-ibu akan terlindungi dari berbagai macam misalnya, contohnya skema penipuan yang banyak sekali ada di sektor kita, dan sayangnya korbannya itu banyak dari kelompok ibu-ibu,” kata Friderica.

Lebih lanjut, Friderica menjelaskan empat pilar pelindungan konsumen yang diberikan OJK yaitu melalui edukasi dan literasi keuangan, pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan, penanganan pengaduan konsumen, dan penanganan aktivitas keuangan ilegal.

SIMAK JUGA: Perempuan, Saatnya Merdeka dari Belenggu Stereotip Gender

Friderica juga menambahkan bahwa dalam rangka penegakkan ketentuan pelindungan konsumen, melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) pada periode Januari- 28 Oktober 2024, OJK telah menghentikan/menutup 2.500 entitas pinjaman online ilegal dan 242 penawaran investasi ilegal, sehingga jika ditotal sejak tahun 2017 Satgas ini terbentuk terdapat 10.891 entitas yang dihentikan.

Elly Bangbang dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan edukasi keuangan yang diselenggarakan bekerja sama dengan OJK, dan berharap peserta mendapatkan manfaat terkait pengelolaan keuangan.

“Tujuan daripada webinar kali ini yaitu pertama kita ingin mengetahui serta memahami tugas dan fungsi dari OJK. Kedua, memahami produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, manfaat, fitur dan risiko, hak dan kewajiban, cara mengakses, dan biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan penggunaan produk dan layanan jasa keuangan. Ketiga, terampil merencanakan dan mengelola keuangan. Dan yang keempat, terampil memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan,” kata Elly.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi panel dari tiga narasumber yang membahas ‘Pengenalan OJK, Perencanaan Keuangan, Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal serta Waspada Kejahatan Keuangan Digital’ yang disampaikan oleh perwakilan OJK, materi pemaparan ‘Investasi di Pasar Modal’ dari Bursa Efek Indonesia serta materi terkait ‘Tabungan Emas’ dari perwakilan PT Pegadaian.

Edukasi Literasi Keuangan bagi Perempuan

Edukasi literasi keuangan bagi perempuan sangat penting karena berhubungan langsung dengan pemberdayaan ekonomi, pengelolaan keuangan keluarga, perlindungan dari risiko keuangan, serta peningkatan kesejahteraan individu dan komunitas.

Berikut 9 alasan mengapa literasi keuangan penting untuk perempuan:

1). Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Literasi keuangan yang baik memberi perempuan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola sumber daya keuangan mereka dengan bijak. Dengan pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan, perempuan bisa mengambil keputusan finansial yang lebih baik, seperti memanfaatkan tabungan, investasi, dan pembiayaan yang tepat, mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan lebih efisien, sehingga mereka dapat menciptakan stabilitas finansial pribadi dan keluarga dan menjadi mandiri secara finansial, mengurangi ketergantungan pada orang lain, termasuk pasangan atau anggota keluarga lainnya.

2). Pengelolaan Keuangan Keluarga

Perempuan, terutama ibu, sering menjadi pengelola utama keuangan rumah tangga. Dengan literasi keuangan yang baik, perempuan dapat merencanakan anggaran rumah tangga dengan lebih efektif, menentukan prioritas pengeluaran untuk kebutuhan keluarga, pendidikan anak, serta kebutuhan jangka panjang, mengelola utang dan investasi dengan bijak, termasuk memahami cara memilih pinjaman yang aman atau investasi yang menguntungkan, mengelola dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti sakit, kecelakaan, atau kehilangan pekerjaan. Secara keseluruhan, keterampilan ini berperan penting dalam menciptakan kesejahteraan finansial jangka panjang bagi keluarga.

3). Meningkatkan Ketahanan Finansial Keluarga

Penelitian menunjukkan bahwa ibu atau perempuan yang memiliki literasi keuangan yang baik cenderung memiliki keluarga yang lebih sejahtera. Literasi keuangan dapat meningkatkan kemampuan untuk menghindari atau meminimalkan utang yang berisiko, seperti utang berbunga tinggi atau utang konsumtif yang tidak produktif, memperkenalkan kebiasaan menabung sejak dini, termasuk untuk pendidikan anak atau tabungan pensiun, yang memberikan keamanan finansial di masa depan dan meningkatkan kesiapan menghadapi situasi darurat, dengan memiliki dana cadangan untuk keperluan mendesak atau keadaan darurat keluarga.

4). Perlindungan dari Risiko Penipuan Keuangan

Salah satu masalah yang dihadapi oleh perempuan, terutama yang kurang teredukasi secara finansial, adalah rentannya mereka menjadi korban penipuan keuangan, seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, atau produk keuangan yang tidak sesuai. Dengan literasi keuangan, perempuan dapat mengenali tanda-tanda penipuan keuangan dan menghindari produk atau layanan keuangan yang berisiko, mengetahui hak-hak konsumen dalam sektor jasa keuangan dan cara mengadu jika mengalami masalah dan melindungi diri dan keluarga dari risiko investasi atau pinjaman yang merugikan melalui pemahaman yang baik tentang produk keuangan.

Literasi keuangan yang baik juga membantu perempuan untuk tidak hanya memahami produk keuangan, tetapi juga untuk membedakan antara yang sah dan yang ilegal, yang bisa mengurangi risiko kerugian finansial.

5). Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Ekonomi Formal

Di banyak negara, perempuan masih menghadapi hambatan untuk berpartisipasi secara penuh dalam ekonomi formal, baik dalam hal pekerjaan, pengelolaan keuangan, atau investasi. Literasi keuangan yang baik dapat mendorong perempuan untuk terlibat dalam pasar investasi, seperti saham, reksa dana, atau instrumen investasi lainnya, yang selama ini mungkin dianggap sebagai “domain laki-laki”, memotivasi perempuan untuk memulai atau mengembangkan usaha mereka sendiri, dengan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, perencanaan bisnis, dan pengelolaan modal dan mengurangi kesenjangan gender dalam pengelolaan keuangan dan memberikan perempuan akses yang lebih besar untuk menggunakan produk dan layanan keuangan yang bermanfaat.

6). Menjamin Kesejahteraan Jangka Panjang

Literasi keuangan bukan hanya soal mengelola uang di masa kini, tetapi juga mempersiapkan masa depan. Perempuan yang melek keuangan lebih mampu untuk merencanakan pensiun dengan bijak, terutama mengingat bahwa perempuan cenderung hidup lebih lama dari laki-laki, dan mereka membutuhkan tabungan pensiun yang cukup untuk mendukung kehidupan di masa tua, memanfaatkan berbagai produk keuangan jangka panjang, seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, atau produk investasi yang membantu menyiapkan masa depan yang aman dan sejahtera dan menjamin kestabilan keuangan saat menghadapi perubahan besar dalam hidup, seperti perceraian atau kehilangan pasangan hidup.

7). Mendorong Kesetaraan Gender

Literasi keuangan berperan penting dalam memperkuat kesetaraan gender dalam pengelolaan keuangan keluarga dan masyarakat. Ketika perempuan lebih memahami konsep-konsep keuangan, mereka bisa berperan lebih aktif dalam keputusan-keputusan finansial keluarga. Hal ini juga berperan dalam mengurangi kesenjangan penghasilan antara laki-laki dan perempuan, dengan memperlengkapi perempuan dengan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan memberdayakan perempuan dalam membuat keputusan strategis terkait pendidikan, pekerjaan, dan kesejahteraan keluarga yang lebih luas.

8). Memperkuat Ekonomi Makro

Peningkatan literasi keuangan perempuan tidak hanya berdampak pada individu atau keluarga, tetapi juga pada ekonomi secara keseluruhan. Ketika perempuan mengelola keuangan dengan lebih baik, mereka dapat berpartisipasi lebih aktif dalam perekonomian sebagai konsumen, investor, maupun pengusaha, yang akan memperkuat perekonomian negara dan meningkatkan produktivitas dan daya beli keluarga, yang berujung pada peningkatan permintaan barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi.

9). Meningkatkan Kualitas Hidup

Terakhir, literasi keuangan membantu perempuan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Dengan memahami cara mengelola uang, perempuan bisa meningkatkan akses ke pendidikan yang lebih baik bagi diri sendiri dan keluarga, memiliki akses yang lebih besar terhadap layanan kesehatan, asuransi, atau fasilitas keuangan lainnya yang meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengurangi stres keuangan dan meningkatkan kesejahteraan mental, yang berdampak positif pada kualitas hidup secara keseluruhan.

So, edukasi literasi keuangan bagi perempuan adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan ekonomi, baik untuk individu maupun keluarga. Dengan pengetahuan yang memadai tentang pengelolaan keuangan, perempuan tidak hanya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, tetapi juga berperan aktif dalam memajukan ekonomi keluarga dan masyarakat. Literasi keuangan memperkuat posisi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi hingga peran mereka dalam perekonomian global.

SIMAK JUGA: 4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post 9 Alasan Pentingnya Edukasi Literasi Keuangan bagi Perempuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/9-alasan-pentingnya-edukasi-literasi-keuangan-bagi-perempuan/feed/ 0
Baru Nyadar Kan Kalau Tingkat Literasi dan Inklusi Perempuan Lebih Tinggi Dibanding Laki-laki https://www.edufulus.com/baru-nyadar-kan-kalau-tingkat-literasi-dan-inklusi-perempuan-lebih-tinggi-dibanding-laki-laki/ https://www.edufulus.com/baru-nyadar-kan-kalau-tingkat-literasi-dan-inklusi-perempuan-lebih-tinggi-dibanding-laki-laki/#respond Fri, 28 Jun 2024 07:16:51 +0000 https://www.edufulus.com/?p=1945 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dalam acara Edukasi Keuangan BUNDAKU (Ibu, Anak, dan Keluarga Cakap Keuangan) dengan tema “Ibu [...]

The post Baru Nyadar Kan Kalau Tingkat Literasi dan Inklusi Perempuan Lebih Tinggi Dibanding Laki-laki appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dalam acara Edukasi Keuangan BUNDAKU (Ibu, Anak, dan Keluarga Cakap Keuangan) dengan tema “Ibu Cerdas Keuangan, Mewujudkan Keluarga Sejahtera” di Jakarta menyampaikan bahwa perempuan merupakan segmen prioritas literasi dan edukasi keuangan yang dilakukan OJK sehingga OJK mendorong para perempuan menjadi duta-duta literasi keuangan di masyarakat.

“Kita percaya bahwa seorang ibu yang terliterasi maka ia pasti akan mengedukasi anak-anaknya dan juga keluarganya untuk kemudian mereka menjadi melek keuangan dan dapat memanfaatkan produk dan jasa keuangan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” kata Friderica.

Menurutnya, dari hasil berbagai literasi keuangan yang digelar OJK bersama sejumlah pihak sudah terlihat adanya peningkatan literasi keuangan khususnya di kalangan perempuan.

SIMAK JUGA: Perempuan, Saatnya Merdeka dari Belenggu Stereotip Gender

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2023 memperlihatkan data, berdasarkan gender, tingkat literasi perempuan adalah sebesar 67 persen, sementara laki-laki sebesar 64 persen. Sementara itu, tingkat inklusi keuangan perempuan adalah sebesar 76 persen, dan laki-laki berada pada angka 74 persen.

Sementara itu, Mahendra Siregar menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi kepada perempuan akan dapat menambah kemampuan daya tahan seisi keluarga terutama dari tawaran-tawaran yang muncul di saluran komunikasi digital.

“Digitalisasi telah melahirkan pula dampak yang merugikan dan tidak diinginkan bagi bangsa dan negara kita. Kita sering mendengar investasi bodong, dan bagaimana pengaruh judi online dan lain-lain. Ini kalo dikatakan anak haram dari digital tech,” kata Mahendra.

Menurutnya digitalisasi di sektor komunikasi beserta dampaknya adalah hal yang tidak bisa dihindarkan sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan daya tahan keluarga melalui peningkatan literasi keuangan Ibu.

“Kami siap mendukung secara penuh seluruh program yang terkait literasi keuangan dan dalam hal ini secara khusus menjadikan BUNDAKU sebagai basis bagi kita melebarkan dan memasyarakatkan secara masif program literasi bagi seluruh bangsa dan negara kita,” katanya.

SIMAK JUGA: Seperti Ini Lho Perbedaan Investor Perempuan dan Laki-laki dalam Investasi Saham

Pada sesi Leader’s Insight, Sri Mulyani menyampaikan tentang pentingnya keterlibatan perempuan dalam pengembangan sosial dan ekonomi. Ia membahas beberapa poin penting seperti pemberdayaan perempuan melalui literasi dan inklusi keuangan dalam konteks pembangunan ekonomi dan sosial serta tantangan dalam peningkatan akses keuangan bagi perempuan.

“Masyarakat perlu untuk bekerja dan maju bersama. Dengan instrumen apapun yang kita miliki, kita terus promote kemajuan perempuan karena perempuan memberikan dampak ke generasi yang akan datang. Ibu-ibu yang hari ini akan diwisuda, tolong ilmunya disebarkan seluas dan sebanyak mungkin karena ilmu itu seperti cinta, semakin disebar semakin bertambah banyak,” tambah Sri Mulyani.

Menurutnya, perempuan yang diberikan akses untuk jadi literate akan mampu mencari informasi dari sekolah serta melalui interaksi sosial sehingga perempuan itu mampu mendidik anaknya dan menciptakan peradaban yang lebih baik termasuk membangun perekonomian bangsa.

SIMAK JUGA: 4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Baru Nyadar Kan Kalau Tingkat Literasi dan Inklusi Perempuan Lebih Tinggi Dibanding Laki-laki appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/baru-nyadar-kan-kalau-tingkat-literasi-dan-inklusi-perempuan-lebih-tinggi-dibanding-laki-laki/feed/ 0
Ini Penyebab Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Juta, Didominasi Investor Usia di Bawah 30 Tahun https://www.edufulus.com/ini-penyebab-jumlah-investor-pasar-modal-indonesia-tembus-10-juta-didominasi-investor-usia-di-bawah-30-tahun/ https://www.edufulus.com/ini-penyebab-jumlah-investor-pasar-modal-indonesia-tembus-10-juta-didominasi-investor-usia-di-bawah-30-tahun/#respond Mon, 21 Nov 2022 01:34:00 +0000 https://edufulus.com/?p=1166 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat investor di pasar modal Indonesia telah tembus 10 juta investor. Berdasarkan data KSEI pada 3 November 2022, jumlah investor pasar modal yang mengacu [...]

The post Ini Penyebab Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Juta, Didominasi Investor Usia di Bawah 30 Tahun appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat investor di pasar modal Indonesia telah tembus 10 juta investor. Berdasarkan data KSEI pada 3 November 2022, jumlah investor pasar modal yang mengacu pada Single Investor Identification (SID) telah mencapai 10.000.628, dengan komposisi jumlah investor lokal sebesar 99,78%.

Jumlah investor yang menembus 10 juta tersebut merupakan berita baik bagi pasar modal Indonesia karena didominasi oleh investor lokal.

Selain menandakan bahwa investor lokal semakin percaya dan sadar pentingnya investasi pasar modal, dominasi investor lokal diharapkan dapat memberikan ketahanan bagi pasar modal Indonesia apabila diterpa isu global.

SIMAK JUGA: Investor Pasar Modal Tembus 9 Juta, Akun Dormant Jadi Tantangan Serius

Jumlah investor pasar modal telah meningkat 33,53% dari 7.489.337 di akhir tahun 2021 menjadi 10.000.628 pada 3 November 2022.

Tren peningkatan tersebut telah terlihat sejak tahun 2019 ketika investor masih berjumlah 2.484.354. Implementasi simplifikasi pembukaan rekening efek, memberikan dampak cukup besar bagi peningkatan jumlah investor pasar modal terlebih di masa pandemi COVID-19.

Hal ini terlihat dari peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2020-2021, dengan pertumbuhan lebih dari 100%. Peningkatan jumlah investor sejak tahun 2019 hingga 2021 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia.

Industri reksa dana sebagai penyumbang jumlah investor terbesar di pasar modal memperlihatkan tren peningkatan signifikan yaitu 36,04% menjadi 9,3 juta investor.

Dari jumlah tersebut, sekitar 80% merupakan investor dari selling agent financial technology (fintech), yang 99,9%nya merupakan investor individu lokal. Investor retail juga mendominasi transaksi subscription dan redemption yang mencapai lebih dari 80%.

SIMAK JUGA: Perempuan, Saatnya Merdeka dari Belenggu Stereotip Gender

Reksadana pasar uang merupakan reksa dana dengan jumlah investor terbanyak yaitu sebesar 2,47 juta, diikuti oleh reksadana pendapatan tetap dengan jumlah investor sebesar 934 ribu.

Kemudahan dalam melakukan transaksi merupakan dampak dari peningkatan transaksi dan pertumbuhan investor reksa dana.

Dominasi investor lokal juga terlihat pada kepemilikan investor lokal di tiap jenis instrumen investasi pasar modal, baik saham maupun surat berharga lainnya yang tercatat pada sistem KSEI.

Saham sektor keuangan menempati posisi teratas dari sisi jumlah investor yaitu sebesar 939 ribu, diikuti oleh sektor infrastruktur yang dimiliki oleh 750 ribu.

Berdasarkan data KSEI per 3 November 2022, investor pasar modal didominasi oleh investor berusia di bawah 30 tahun sudah mencapai lebih dari 59% dengan nilai aset lebih dari Rp54 triliun.

Jika dilihat dari pendidikan, maka investor dengan pendidikan terakhir SMU atau di bawahnya sudah mencapai lebih dari 60% dengan nilai aset lebih dari Rp200 triliun. Data demografi memperlihatkan terjadi kenaikan persentase investor pasar modal di beberapa daerah, yaitu di Pulau Kalimantan yang mencapai kenaikan sebesar hampir 36% dengan nilai aset +/- Rp60 triliun, serta Pulau Sumatra dengan kenaikan sebesar lebih dari 35% dan nilai aset sebesar +/-Rp98 triliun.

Selain karena sinergi yang baik antara Self Regulatory Organization (SRO) dan para pelaku pasar modal, penambahan jumlah investor lokal dikarenakan adanya kemudahan pembukaan rekening secara online yang sangat membantu masyarakat untuk menjadi investor di pasar modal. Pengembangan infrastruktur perlindungan investor KSEI seperti AKSES untuk pemantauan portofolio investasi serta EASY untuk penyelenggaraan RUPS online semakin memudahkan investor untuk melakukan aktivitas di pasar modal Indonesia.

SIMAK JUGA: 4 Kecerobohan dalam Investasi Saham, Nomor 3 Kamu Banget

The post Ini Penyebab Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Juta, Didominasi Investor Usia di Bawah 30 Tahun appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/ini-penyebab-jumlah-investor-pasar-modal-indonesia-tembus-10-juta-didominasi-investor-usia-di-bawah-30-tahun/feed/ 0
Reksa Dana untuk Kemerdekaan Finansial Perempuan Indonesia https://www.edufulus.com/reksa-dana-untuk-kemerdekaan-finansial-perempuan-indonesia/ https://www.edufulus.com/reksa-dana-untuk-kemerdekaan-finansial-perempuan-indonesia/#respond Mon, 04 Oct 2021 09:32:34 +0000 https://edufulus.com/?p=940 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com  –  Dewasa ini yang namanya penjajah telah mewujud dalam bentuk dan wajah baru. Misalkan di sektor keuangan atau finansial, banyak perempuan Indonesia sebenarnya masih “dijajah” sehingga belum meraih kemerdekaan [...]

The post Reksa Dana untuk Kemerdekaan Finansial Perempuan Indonesia appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com  –  Dewasa ini yang namanya penjajah telah mewujud dalam bentuk dan wajah baru. Misalkan di sektor keuangan atau finansial, banyak perempuan Indonesia sebenarnya masih “dijajah” sehingga belum meraih kemerdekaan finansial.

Secara finansial, tidak sedikit perempuan Indonesia masih hidup dalam bayang-bayang stereotip gender yang cenderung menstigmatisasi bahwa perempuan secara finansial banyak bergantung pada laki-laki.

Stereotip maskulinitas dan otorisasi dalam keuangan, salah satunya karena adanya sistem kekerabatan patrilineal yang masih kental dan mengakar kuat dalam masyarakat. Padahal, dewasa ini urusan kemandirian keuangan di kalangan perempuan sudah tidak perlu diragukan lagi.

SIMAK JUGA: 4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan

Contoh konkret untuk urusan investasi, skill perempuan sebenarnya juga tidak kalah bagus dengan kaum Adam dalam mendulang cuan. Tapi apa mau dikata, stereotip gender nyata-nyata masih melekat sehingga secara sosial merugikan kaum Hawa.

Diketahui, stereotip adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan. Stereotip merupakan jalan pintas pemikiran yang dilakukan secara intuitif oleh manusia untuk menyederhanakan hal-hal yang kompleks.

Pada dasarnya stereotip dapat berupa prasangka positif atau negatif. Namun tak jarang, prasangka justru dijadikan alasan untuk melakukan tindakan diskriminatif, seperti diskriminasi terkait disposisi perempuan dalam hal keuangan ini.

Karena stereotip gender inilah perempuan terbelenggu. Makanya, perlu daya dan upaya nyata untuk mencapai kemerdekaan finansial sebagaimana digagas oleh Robert T. Kiyosaki yang mengelaborasi arti kemerdekaan finansial secara mendalam. Kemerdekaan finansial dalam alur pikirannya bukan dalam gambaran orang yang kaya-raya yang bergelimang harta.

SIMAK JUGA: Seperti Ini Lho Perbedaan Investor Perempuan dan Laki-laki dalam Investasi Saham

Merdeka dalam konteks keuangan adalah kondisi bebas yang benar-benar bebas menjadi diri sendiri dan benar-benar bebas menjalankan hal-hal yang disukai. Sayangnya, tidak semua perempuan bisa mencapainya.

Satu hal yang perlu ditekankan di sini, kemerdekaan finansial hanya bisa dicapai oleh mereka yang mau belajar dan bekerja untuk mencapai kebebasan keuangan, karena ini adalah suatu level kehidupan dimana seseorang dapat menjalani kehidupan tanpa perlu berpikir darimana datangnya uang untuk menutup pengeluaran.

Dengan kata lain, kemerdekaan finansial tak sesempit pada pendapatan yang besar, tabungan, dan deposito yang besar. Kemerdekaan finansial merujuk pada sumber penghasilan pasif yang terus-menerus. Adapun sumber pengeluaran itu bukan dari tabungan, melainkan dari penghasilan pasif yang datang terus-menerus mengalir ke rekening.

Penghasilan pasif tersebut tentunya berada di ranah dimana uang telah bekerja dengan sendirinya. Kemerdekaan tercipta karena uang telah bekerja untuk kita.

SIMAK JUGA: Investasi Saham untuk Orang yang Ngaku Paling Super Sibuk, Why Not, Gampang Tuh Ngakalinnya!

Nah, salah satu cara untuk membangun aset sehingga bisa memiliki penghasilan pasif tersebut, yakni dengan melakukan investasi di pasar modal yang kini makin mudah dan gampang karena sudah serba online.

Langkah paling gampang untuk merdeka secara finansial yakni dengan mengubah pola pikir saving ke investment society dengan investasi setidaknya reksa dana, karena investasi reksa dana termasuk instrumen investasi yang paling mudah dan cocok untuk pemula.

Reksa dana menjadi alternatif kece bagi para perempuan masa kini karena sangat mudah dan terjangkau. Setelah membeli reksa dana mereka tinggal duduk manis menunggu kinerja Manajer Investasi (MI). Dari sisi keterjangkauan, dengan modal kecil saja, para perempuan Indonesia sudah bisa menikmati imbal hasil (return) yang lebih tinggi dibanding bunga deposito. Perempuan, saatnya merdeka secara finansial dengan reksa dana.

SIMAK JUGA: Dear Milenial, Kurangi Kopimu, Nikmati Investasi

The post Reksa Dana untuk Kemerdekaan Finansial Perempuan Indonesia appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/reksa-dana-untuk-kemerdekaan-finansial-perempuan-indonesia/feed/ 0
4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan https://www.edufulus.com/4-tip-tingkatkan-kepercayaan-diri-dalam-investasi-saham-bagi-perempuan/ https://www.edufulus.com/4-tip-tingkatkan-kepercayaan-diri-dalam-investasi-saham-bagi-perempuan/#respond Sat, 06 Feb 2021 04:34:27 +0000 https://edufulus.com/?p=613 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Ada beberapa cara agar perempuan makin pede dalam investasi saham. Seperti diketahui, menurut sejumlah penelitian, perempuan tidak percaya diri (pede) dalam berinvenstasi dibandingkan kaum pria. Tingkat kepedean perlu ditingkatkan mengingat [...]

The post 4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Ada beberapa cara agar perempuan makin pede dalam investasi saham. Seperti diketahui, menurut sejumlah penelitian, perempuan tidak percaya diri (pede) dalam berinvenstasi dibandingkan kaum pria.

Tingkat kepedean perlu ditingkatkan mengingat dalam berinvestasi perempuan tidak menyukai tantangan dan tidak suka dengan investasi jangka pendek untuk menaklukkan pasar.

Mereka cenderung memilih investasi jangka pendek yang terdiversifikasi (Fidelity Study: 2013). Namun, seiring dengan berjalannya waktu, stigma itu tentunya tak selayaknya melabeli kaum perempuan.

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Bibit Besutan PT Bibit Tumbuh Bersama

Berikut ini sejumlah cara keluar dari kungkungan stigma bagi para perempuan agar makin pede dalam investasi saham:

1). Sukses itu di Masa Depan

Ciri orang yang percaya diri itu salah satunya mampu berpikir untuk masa depan yang sukses. Nah, cara menyiapkan kesuksesan masa depan yaitu mengelola keuangan dengan bijaksana, salah satunya menyiapkan keuangan untuk masa depan. Oleh sebab itu, perempuan wajib konsisten menanamkan keyakinan dalam diri bahwa sukses itu perlu segera diwujudkan mulai saat ini juga dan bukan nanti-nanti. Menunda investasi sama saja dengan menjauhkan diri dengan kesuksesan.

2). Terus Belajar

Investasi yang mendatangkan cuan tinggi itu salah satunya karena kelihaian dalam memilih saham yang berpotensi mendatangkan cuan tinggi. Keputusan dalam memilih butuh ilmu. Karena itu, teknik-teknik memilih saham yang terbaik sebaiknya terus dipelajari. Analisis fundamental dan teknikal saham bisa dipelajari dengan cuma-cuma, seperti yang diajarkan dan ditawarkan secara gratis sejumlah sekuritas.

SIMAK JUGA:Tip Mengeruk Cuan Window Dressing Saat Akhir Tahun

3). Terima Kekurangan dan Maksimalkan Kekuatan

Meski dicap sebagai kelompok yang tidak percaya diri, perempuan pada dasarnya cenderung lebih realistis dalam investasi dibandingkan kaum pria yang lebih praktis dan kadang grusah-grusuh alias sembrono. Di balik kelemahannya, toh tetap saja ada kelebihan atau kekuatan yang bisa dimaksimalkan. Apalagi, mereka ini biasanya lebih sabar sehingga bisa membuat pertimbangan matang dan tajam.

4). Belajar dari Investor Perempuan Lainnya

Belajar dan menimba ilmu serta pengalaman dari sesama investor perempuan adalah langkah yang paling bijak. Belajar dari kesuksesan investor perempuan lainnya menjadi cara memotivasi diri.

SIMAK JUGA:Terlalu Banyak Diversifikasi Saham Bikin Rempong, Lha Idealnya Berapa Sih?

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post 4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/4-tip-tingkatkan-kepercayaan-diri-dalam-investasi-saham-bagi-perempuan/feed/ 0