The post Jempolan! Per Akhir Juni 2024 Total Obligasi dan Sukuk di BEI 564 Emisi dan SBN 186 Seri appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nilai Rp5.967,14 triliun dan USD502,10 juta. Sebanyak 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) tercatat di BEI dengan nilai Rp2,93 triliun.
Dari total obligasi dan sukuk di atas, pada minggu terakhir Juni 2024 lalu ada pencatatan 4 Obligasi dan 2 Sukuk di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
SIMAK JUGA: Perbedaan Obligasi Pemerintah dan Obligasi Korporasi
Obligasi dan sukuk yang dicatatkan pada pekan itu adalah:
Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap IV Tahun 2024, Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap V Tahun 2024, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap V Tahun 2024 diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap IV Tahun 2024 dicatatkan dengan nominal USD4.709.000 serta hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan PT Kredit Rating Indonesia (KRI) adalah idA+ (Single A Plus) dan irAA (Double A).
Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap V Tahun 2024 dicatatkan dengan total nominal Rp2.057.485.000.000.
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap V Tahun 2024 dengan total nominal Rp271.240.000.000. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk obligasi dan sukuk ialah masing-masing idA+ (Single A Plus) dan idA+(sy) (Single A Plus Syariah).
SIMAK JUGA: Per Akhir November 2023, Asing Belum Masuk Pasar Saham dan Obligasi Korporasi, Tertinggi Justru Masuk SBN
Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 diterbitkan PT Global Mediacom Tbk dengan wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Obligasi dan sukuk ini dicatatkan dengan total nominal Rp650.000.000.000 dan Rp271.240.000.000. Hasil pemeringkatan Pefindo untuk efek ini adalah idA+ (Single A Plus) dan idA+(sy) (Single A Plus Syariah).
Obligasi Berkelanjutan V Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024 diterbitkan oleh PT Indomobil Finance Indonesia dengan PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Obligasi dicatatkan dengan total nominal Rp2.831.005.000.000 dan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah -idAA (Double A Minus).
SIMAK JUGA: Apa itu Obligasi (Surat Utang) dan Bagaimana Cara Belinya?
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Jempolan! Per Akhir Juni 2024 Total Obligasi dan Sukuk di BEI 564 Emisi dan SBN 186 Seri appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Apa itu Obligasi (Surat Utang) dan Bagaimana Cara Belinya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Pada dasarnya obligasi sebagai surat utang jangka menengah-panjang dapat dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut. Obligasi sendiri dapat diterbitkan oleh korporasi maupun negara.
Obligasi sebagai bagian dari efek sudah tercantum dalam UU RI No.8 1995 Bab 1, Pasal 1, Angka 5 tentang Pasar Modal “Suatu surat berharga yang dapat berupa surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap deritatif dari efek.”
SIMAK JUGA: Yuk, Kenali Bencana Keuangan di Masa Depan Ini
Hingga hari ini ada beberapa efek bersifat utang yang tercatat di bursa:
Dari jenisnya, obligasi yang bertebaran di pasar obligasi terdiri atas obligasi suku bunga tetap, obligasi suku bunga mengembang (floating rate note), obligasi berimbal hasil tinggi (junk bond), obligasi tanpa bunga, obligasi inflasi, obligasi indeks berbasis ekuiti, obligasi subordinasi, obligasi abadi, obligasi atas unjuk dan obligasi tercatat.
Lalu bagaimana cara belinya? Beli obligasi biasanya butuh dana atau modal yang cukup besar dan seluk-beluk mengenai obligasi pun terbilang cukup rumit. Tak jauh berbeda dengan investasi saham, investor harus membeli obligasi melalui broker atau pialang (sekuritas). (GWK)
SIMAK JUGA: Seluk Beluk Prinsip Islam di Pasar Modal Syariah
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Apa itu Obligasi (Surat Utang) dan Bagaimana Cara Belinya? appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>