The post Hidup Sejahtera Tanpa Harus Keras Bekerja appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Mencapai kebebasan secara finansial itu pada dasarnya bukan perkara gampang. Pasalnya, tatkala kita masih bekerja dan menumpukan seluruh hidup dari gaji, dengan gaji segede apa pun, sebenarnya kita belum masuk kategori sejahtera. Seandainya kehilangan pekerjaan maka tak dapat dipungkiri kondisi keuangan akan terganggu.
Kalau begitu sejahtera itu sama saja dengan kaya raya dong? Salah besar! Sejahtera itu bukan soal kaya-raya dan memiliki aset yang banyak, melainkan saat kebutuhan-kebutuhan hidup bisa dipenuhi dengan penghasilan pasif (passive income).
Cara berpikirnya seperti ini. Jika kita memiliki kebutuhan hidup Rp10.000.000,- perbulan dan kebutuhan tersebut bisa dipenuhi dengan penghasilan pasif misalkan dari investasi sebesar Rp15.500.000,- berarti kita sudah tergolong sejahtera atau mencapai kebebasan finansial, bahkan ada sisa.
Tapi seandainya penghasilan pasif kita masih di bawah kebutuhan hidup, berarti kita belum mencapai apa yang dinamakan dengan kebebasan finansial.
Pertanyaannya kini, bisakah kita mencapai kebebasan secara finansial? Yup, hidup sejahtera itu bukan hanya di zona mimpi. Semua bisa menggapainya, yakni dengan menambah aset yang menghasilkan pendapatan pasif, misalkan dengan investasi saham yang kini familiar dengan sebutan nabung saham.
Pada dasarnya, saham itu berkah, tak hanya bagi perusahaan-perusahaan yang go public dalam hal kemudahan untuk pendanaan, tetapi juga bagi masyarakat umum yang menjadi investor, yakni yang membeli saham dan menjadi pemilik dari perusahaan-perusahaan tersebut.
Saham menjadi berkah bagi masyarakat umum karena sebagai pihak yang mengoleksi saham, masyarakat tak hanya mendapatkan dividen dari perusahaan, tetapi juga potensi kenaikan harga saham yang pergerakan rata-rata seluruh saham (Indeks Harga Saham Gabungan – IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kurun waktu 10 tahun terakhir tertinggi di dunia.
Investasi saham menjadi salah satu jalan bagi semua lapisan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan hidup karena nabung saham saat ini sangat mudah dan terjangkau.
The post Hidup Sejahtera Tanpa Harus Keras Bekerja appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Tip Mengatur Cash Flow Keuangan dari Sosok Ibu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Karena itulah, banyak ibu di dunia ini memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola uang. Mereka ini ibarat direktur keuangan di sebuah perusahaan.
Para ibu yang bijak biasanya memiliki pengelolaan keuangan yang benar karena meyakini kalau hal ini akan mendatangkan keharmonisan dan kebahagiaan dalam keluarga. Bukan rahasia lagi, isu finansial kerap menyebabkan banyak konflik dalam rumah tangga.
SIMAK JUGA: Reksa Dana untuk Kemerdekaan Finansial Perempuan Indonesia
Keharmonisan tercipta karena ibu pada umumnya memiliki kepekaaan yang tinggi terhadap pemasukan dan pengeluaran keuangan yang berada di bawah pengawasannya.
Nah, di era serba otomasi sekarang ini, siapa pun dituntut untuk lebih cerdas mengelola segala sumber daya yang dimilikinya termasuk keuangan. Karena itulah, belajar resep mengelola duit dari sosok ibu itu sangat penting.
Ibu yang smart dalam pengelolaan keuangan biasanya mengatur cash flow dengan tepat sesuai dengan pos-pos pengeluaran yang dirancang sehingga alokasi apa pun sudah terencana dan tidak tercampur dengan pengeluaran yang lain. Alokasi dana pun lebih tepat sesuai kebutuhan (needs) dan bukan keinginan (wants).
Selain itu, ibu yang smart biasanya berusaha bebas utang dengan cepat. Makanya, mereka ini kalau berutang punya komitmen dan disiplin dalam pembayaran cicilan. Di sisi lain, ibu yang smart siap sedia juga menghadapi hal-hal yang tak terduga dengan dana darurat.
SIMAK JUGA: Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu
Seorang ibu yang smart biasanya juga berpikir jauh ke depan sehingga kadang terkesan irit. Padahal, di balik kesan iritnya itu ia sebenarnya sedang menyiapkan masa depan yang cerah untuk putra-putri tercintanya, yakni dengan investasi.
Ibu yang bijak tidak mengabaikan yang namanya investasi. Minimal 10% dari pendapatan bulanan keluarga diinvestasikan, entah deposito, emas, bisnis, properti maupun reksa dana.
Pengelolaan yang demikian ini tentu layak diteladani. Toh, investasi apa pun saat ini sudah lebih mudah dan transparan serta terjangkau. Pun dalam investasi reksa dana, siapa pun kini sudah bisa menikmatinya secara online. Reksa dana banyak diperjualbelikan secara online.
SIMAK JUGA: Tip dan Jenis Investasi yang Paling Cocok Buat Wanita Karier dan Ibu Rumah Tangga yang Super Sibuk
The post Tip Mengatur Cash Flow Keuangan dari Sosok Ibu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Yuk, Kenali Bencana Keuangan di Masa Depan Ini appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Kehidupan yang tidak disiapkan sejak hari ini justru bisa menjadi bencana. Kebutuhan di masa depan itu tidak bisa dihindari seiring dengan tingkat inflasi yang membuat nilai uang atau kekayaan hari ini akan semakin merosot nilainya.
Kehidupan di masa depan hadir dengan serentetan peristiwa yang beriringan dengan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi. Peristiwa-peristiwa penting itu sekolah, kuliah, menikah, memiliki keluarga, menyekolahkan anak hingga pensiun.
SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Bibit Besutan PT Bibit Tumbuh Bersama
Ada pula cita-cita dan keinginan konkret yang ingin diwujudkan mulai liburan ke luar negeri, beli mobil hingga punya rumah baru. Semua kebutuhan dan cita-cita itu kalau tidak disiapkan dengan perencanaan yang baik hanya akan menjadi bencana.
Mari kita sisir kebutuhan-kebutuhan dan cita-cita di masa depan yang perlu dipikirkan:
Itulah sederet contoh konkret kebutuhan dan cita-cita di masa depan yang perlu disikapi dengan bijaksana, teristimewa dari sisi pendanaannya. Pasalnya, kalau hal ini tidak diwujudkan tentu berpotensi mendatangkan “bencana”. Alhasil, tak satu pun kebutuhan dan cita-cita terpenuhi.
Nah, biar tidak menjadi bencana, ada baiknya keuangan di masa depan direncanakan sejak saat ini juga. Salah satu cara menyiapkan kehidupan masa depan yang nyaman dan bahagia, yakni dengan menyiapkan dana dengan diinvestasikan di instrumen investasi mulai dari reksa dana hingga saham yang tepat sesuai dengan jangka waktu pencapaian tujuan. (GWK)
SIMAK JUGA: Begini Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan di Indonesia Terkini
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Yuk, Kenali Bencana Keuangan di Masa Depan Ini appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>