Jenis-jenis Reksa Dana Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/jenis-jenis-reksa-dana/ The Path To Financial Freedom Sat, 06 Jul 2024 07:27:05 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.6.1 https://www.edufulus.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-ICON-Edufulus-32x32.png Jenis-jenis Reksa Dana Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/jenis-jenis-reksa-dana/ 32 32 Inilah 10 Reksa Dana dengan Return Tertinggi Semester 1/2021 Versi Bareksa https://www.edufulus.com/inilah-10-reksa-dana-dengan-return-tertinggi-semester-1-2021-versi-bareksa/ https://www.edufulus.com/inilah-10-reksa-dana-dengan-return-tertinggi-semester-1-2021-versi-bareksa/#respond Sat, 17 Jul 2021 00:34:46 +0000 https://edufulus.com/?p=706 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com –Kinerja reksa dana semester 1/2021 cukup mengecewakan berbanding lurus dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih di bawah 6.000. Kinerja IHSG yang relatif flat-flat saja sehingga mau tak mau [...]

The post Inilah 10 Reksa Dana dengan Return Tertinggi Semester 1/2021 Versi Bareksa appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com –Kinerja reksa dana semester 1/2021 cukup mengecewakan berbanding lurus dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih di bawah 6.000. Kinerja IHSG yang relatif flat-flat saja sehingga mau tak mau memberi dampak pada mayoritas kinerja indeks reksa dana yang juga ikut tertekan.

Data platform transaksi reksa dana Bareksa mencatat 5 dari 8 indeks reksa dana mencatatkan kinerja negatif sepanjang enam bulan pertama di 2021, dimana reksa dana pasar uang mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan jenis reksa dana lainnya.

Meski kinerja indek saham relatif flat atau hampir stagnan sepanjang semester I 2021, ditambah kinerja indeks reksa dana berbasis saham yang semuanya negatif, namun ternyata berdasarkan daftar reksa dana yang tersedia di Bareksa per 30 Juni 2021, top 10 imbalan tertinggi justru masih diisi produk reksa dana berbasis saham.

SIMAK JUGA: Inilah 12 Reksa Dana Terbaik dengan Return Tertinggi Sepanjang Semester 1/2021

Tercatat 7 dari produk reksa dana imbalan tertinggi pada semester I 2021 ialah reksa dana saham dan 3 lainnya ialah reksa dana campuran. Perlu dicatat di sini kalau tidak semua reksa dana yang ada di Indonesia dijual di platform ini.

So, ini hanya sebatas reksa dana yang dijual di platform Bareksa. Berikut ini ke-10 reksa dana dengan kinerja terbaik Semester 1/2021 versi platform Bareksa tersebut:

  • Syailendra Balanced Opportunity Fund (reksa dana campuran dari Syailendra Capital) mencetak return 31,01%
  • Manulife Saham Andalan (reksa dana saham dari Manulife Aset Manajemen Indonesia) mencatatkan return 19,15%
  • Manulife Greater Indonesia Fund (reksa dana saham dari Manulife Aset Manajemen Indonesia) mencatatkan return 16,00%
  • Sucorinvest Flexi Fund (reksa dana campuran dari Sucor Asset Management) mencatatkan return 12,41 %
  • HPAM Ultima Ekuitas 1 (reksa dana saham dari Henan Putihrai Asset Management) mencetak return 11,57%
  • Schroder Global Sharia Equity Fund (reksa dana saham dari Schroder Investment Management Indonesia) mencatatkan return 9,36%
  • BNP Paribas Cakra Syariah USD (reksa dana saham syariah dari BNP Paribas Asset Management) mencetak return 9,11%
  • Shinhan Balance Fund (reksa dana campuran dari Shinhan Asset Management) mencetak return 8,67%
  • Shinhan Equity Growth (reksa dana saham dari Shinhan Asset Management Indonesia) mencetak return 8,29%
  • TRIM Kapital Plus (reksa dana saham dari Trimegah Asset Management) mencatatkan return 7,18%

SIMAK JUGA: Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Inilah 10 Reksa Dana dengan Return Tertinggi Semester 1/2021 Versi Bareksa appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/inilah-10-reksa-dana-dengan-return-tertinggi-semester-1-2021-versi-bareksa/feed/ 0
Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu https://www.edufulus.com/inilah-kisaran-return-tahunan-reksa-dana-yang-perlu-kamu-tahu/ https://www.edufulus.com/inilah-kisaran-return-tahunan-reksa-dana-yang-perlu-kamu-tahu/#respond Thu, 04 Mar 2021 02:26:25 +0000 https://edufulus.com/?p=627 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Masyarakat Indonesia gemar menyimpan uang dalam bentuk tabungan dan deposito. Sayangnya, banyak dari mereka tidak sadar kalau menaruh uang di tabungan dan deposito itu dalam konteks pengembangan sebenarnya justru “merugikan”. [...]

The post Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Masyarakat Indonesia gemar menyimpan uang dalam bentuk tabungan dan deposito. Sayangnya, banyak dari mereka tidak sadar kalau menaruh uang di tabungan dan deposito itu dalam konteks pengembangan sebenarnya justru “merugikan”.

Tingkat bunga yang relatif kecil dibandingkan tingkat inflasi membuat dua cara menyimpan uang tersebut jelas tak mendatangkan keuntungan karena nilai uang yang disimpan justru menyusut tergerus biaya administrasi dan inflasi.

Nah, di era keterbukaan seperti saat ini, sudah selayaknya masyarakat berpikir ulang untuk memarkirkan uangnya dalam wadah tabungan dan deposito untuk konteks pengembangan, karena dewasa ini sudah ada instrumen investasi yang tergolong mudah dan menguntungkan yaitu reksa dana.

SIMAK JUGA: Mengenal 10 Jenis Reksa Dana Syariah

Reksa dana tergolong tahan banting di masa pandemi Covid-19, khususnya untuk reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap. Sementara itu, reksa dana campuran dan reksa dana saham terpaksa tak tahan tersapu fluktuasi pergerakan saham.

Desmond Wira dalam bukunya” Memulai Investasi Saham” menguraikan reksa dana berasal dari kata reksa yang berarti memelihara dan dana yang berarti uang. Reksa dana (mutual fund) artinya uang yang dipelihara.

Dengan kata lain, reksa dana itu menghimpun dana dari masyarakat dan kemudian dana tersebut dikelola oleh manager investasi (fund manager).

Reksa dana memang termasuk instrumen investasi yang paling mudah karena setelah membeli reksa dana, investor tinggal menunggu hasil kinerja manajer investasi yang mengelola reksa dananya.

Satu hal yang perlu diperhatikan, pastikan investor memilih manajer investasi yang berkualitas dan pasti terdaftar secara resmi sebagai manager investasi.

SIMAK JUGA: Siapa Bilang Investasi Reksa Dana Bebas Pajak

Kalau masih ragu untuk memilih manager investasi yang terpercaya, kini tak perlu khawatir lagi karena sudah ada platform platform dan aplikasi yang akan memanjakan masyarakat Indonesia menikmati keuntungan investasi reksa dana yang memberikan return tinggi di atas bunga deposito.

Maklum saja, pada umumnya return reksa dana hanya sebesar 6% per tahun dan belum dipotong pajak sekitar 20%. Sebagai pembanding, rata-rata reksa dana pasar uang memberikan return 7-10% (kurang dari 1 tahun), reksa dana pendapatan tetap 15-18% (1-3 tahun), return reksa dana campuran 15-20% (3-5 tahun) dan return reksa dana pasar saham 20-26% (di atas 5 tahun).

Adapun bentangan imbal hasil dalam satu tahun untuk reksa dana pasar uang sebesar 6%-8% dalam setahun, imbal hasil reksa dana pendapatan tetap sebesar 5%-10% dalam satu tahun, imbal hasil reksa dana campuran sebesar 10%-12% dalam setahun dan imbal hasil reksa dana saham sebesar 10%-20% dalam setahun.

Kondisi demikian akan terlihat sedikit berbeda saat dibandingkan dengan di masa pandemi. Selama pandemi reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap lah yang tahan banting dengan masih bisa memberikan return 5-6% untuk reksa dana pasar uang dan 7-13% reksa dana pendapatan tetap.

Sementara itu, reksa dana campuran dan reksa dana saham tergolong yang paling riskan terpengaruh fluktuasi harga saham. Tak mengherankan, banyak investor reksa dana pada masa pandemi memilih dan mengandalkan reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap.

SIMAK JUGA: 8 Tips Cerdas Memilih Reksa Dana

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/inilah-kisaran-return-tahunan-reksa-dana-yang-perlu-kamu-tahu/feed/ 0
Siapa Bilang Investasi Reksa Dana Bebas Pajak https://www.edufulus.com/siapa-bilang-investasi-reksa-dana-bebas-pajak/ https://www.edufulus.com/siapa-bilang-investasi-reksa-dana-bebas-pajak/#respond Tue, 27 Oct 2020 14:05:55 +0000 https://edufulus.com/?p=538 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Tidak sedikit investor yang menganggap investasi reksa dana itu bebas pajak. Anggapan ini muncul karena investor memang tidak terkena pajak secara langsung begitu memperoleh hasil penjualan reksa dananya. Setelah mendapatkan [...]

The post Siapa Bilang Investasi Reksa Dana Bebas Pajak appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Tidak sedikit investor yang menganggap investasi reksa dana itu bebas pajak. Anggapan ini muncul karena investor memang tidak terkena pajak secara langsung begitu memperoleh hasil penjualan reksa dananya.

Setelah mendapatkan hasil investasi reksa dana, investor tak perlu membayar pajak. Fakta ini pun memunculkan anggapan salah kaprah kalau reksa dana itu bebas pajak. Padahal, senyatanya pajaknya telah dibayarkan oleh Manajer Investasi (MI) mengelola dana investor yang diinvestasikan di reksa dana.

UU No 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat 3 Huruf i dengan jelas menyatakan bahwa: “Yang dikecualikan dari objek pajak adalah bagian laba yang diterima atau diperoleh anggota dari perseroan komanditer yang modalnya tidak terbagi atas saham-saham, persekutuan, perkumpulan, firma, dan kongsi, termasuk pemegang unit penyertaan kontrak investasi kolektif”.

SIMAK JUGA: Mengenal 4 Jenis Reksa Dana untuk Pemula

Karena itulah, reksa dana ini bisa dibilang sebagai satu-satunya jenis investasi yang tidak dikenakan pajak secara langsung atas hasil keuntungannya, berbeda dengan imbal hasil (bunga) pada aset keuangan lain seperti tabungan atau deposito perbankan yang dikenakan PPh final sebesar 20 persen.

Sementara itu, keuntungan (capital gain) atau bunga pada produk pasar modal seperti saham dan obligasi pun sebenarnya dikenakan PPh final, masing-masing 10 persen dan 5 persen. Kok reksa dana tidak?

Lantas apakah faktanya demikian? Apakah reksa dana benar-benar bebas pajak? Jangan percaya begitu saja dengan anggapan bebas pajak ini, karena ini hanya sebatas anggapan dari kesimpulan yang tidak tepat.

Faktanya, statement “bebas pajak” itu tidak 100% benar, kendati saat menerima hasil penjualan reksa dana investor tidak harus membayar pajak atau dikenai pajak. Namun perlu dicatat baik-naik bahwa tidak dikenai pajak bukan berarti bebas pajak.

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Neo HOTS Mobile Besutan Mirae Asset Sekuritas

Pada dasarnya investor reksa dana dikenai pajak karena pemotongan dan pembayarannya dilakukan kolektif di portofolio reksa dana yang dikelola MI dan bank kustodian.

Nilai aktiva bersih yang diberikan kepada para investor ini merupakan selisih dari keuntungan aset reksa dana dikurangi dengan biaya manajer investasi, bank kustodian, broker efek, pajak, dsb.

Pajak dalam biaya tersebut merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh Manajer Investasi (MI) dalam pengelolaan suatu efek.

Nah, karena pajak dibayarkan di tingkat portofolio makanya wajar manakala investor menerima hasil penjualan reksa dananya tidak lagi dikenai pajak penghasilan.

Kendati demikian, reksa dana adalah harta sama seperti uang tunai, tabungan, saham, emas, obligasi, tanah, bangunan, dan lain sebagainya yang harus dilaporkan ke dalam SPT Tahunan Pajak.

Sebagai produk investasi yang menghimpun dana dari masyarakat, dana dari investor tersebut dikelola oleh Manajer Investasi ke dalam berbagai aset keuangan seperti saham, obligasi, dan deposito (portofolio aset).

Logikanya, ketika dana masyarakat terhimpun, reksa dana tersebut otomatis menjadi subjek yang mewakili kumpulan dana dari masyarakat (investor), bukan investor per individu, tetapi sudah kolektif.

SIMAK JUGA: 8 Tips Cerdas Memilih Reksa Dana

Memang sih reksa dana sebagai subjek ini memiliki nilai aktiva bersih (NAB). NAB ini merupakan hasil selisih dari perhitungan total aset reksa dana (berupa kas, deposito, saham, dan obligasi) dikurangi dengan kewajiban atau beban reksa dana. Kewajiban reksa dana ini meliputi biaya manajer investasi, bank kustodian, broker efek, pelunasan pembelian aset, dan pajak.

Pada perhitungan NAB tersebut, pajak juga menjadi salah satu kewajiban yang dibayarkan oleh reksa dana dalam suatu pengelolaan portofolio reksa dana oleh Manajer Investasi. Sehingga dalam hal ini, sebenarnya investor telah membayar pajak atas hasil investasi pada aset reksadana secara tidak langsung.

Karena itu hasil keuntungan reksa dana sudah sepantasnya tidak dikenakan pajak lagi. Kalau dikenai pajak lai maka sama saja kena pajak berganda. So, begitulah sejatinya investor reksa dana sebenarnya juga bayar pajak.

SIMAK JUGA: Analisis Fundamental Tuh Banyak Kelemahannya, Tak Ada Jaminan Datangkan Cuan

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post Siapa Bilang Investasi Reksa Dana Bebas Pajak appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/siapa-bilang-investasi-reksa-dana-bebas-pajak/feed/ 0
Mengenal 4 Jenis Reksa Dana untuk Pemula https://www.edufulus.com/mengenal-4-jenis-reksa-dana-untuk-pemula/ https://www.edufulus.com/mengenal-4-jenis-reksa-dana-untuk-pemula/#respond Thu, 04 Jul 2019 14:42:12 +0000 https://edufulus.com/?p=313 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investasi reksa dana kian akrab di telinga anak muda (milenial) hingga orang dewasa. Selain karena kemudahan dan keterjangkauannya, mereka mulai sadar keuntungan dan manfaat memilih investasi reksa dana [...]

The post Mengenal 4 Jenis Reksa Dana untuk Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Investasi reksa dana kian akrab di telinga anak muda (milenial) hingga orang dewasa. Selain karena kemudahan dan keterjangkauannya, mereka mulai sadar keuntungan dan manfaat memilih investasi reksa dana yang ternyata memberikan return (imbal hasil) di atas bunga deposito.

Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya merefresh kembali apa itu reksa dana. Singkatnya, reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal, yang selanjutnya dana tersebut diinvestasikan kembali oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam saham dan surat utang (portofolio efek) di bursa efek.

Setelah tahu kalau di atas deposito itu ada reksa dana, ternyata kita tidak boleh berhenti di situ. Reksa dana ada jenis-jenisnya. Jenis reksa dana sendiri dibagi menjadi 4 (empat) mulai dari reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham.

SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Tempat Jual-Beli (Investasi) Reksa Dana Legal dan Resmi di Indonesia

Sebagai investor tentu perlu memilih jenisnya berdasarkan tujuan investasi dan jangka waktu pencapaiannya. Mari kita simak satu persatu 4 jenis reksa dana tersebut:

1). Reksa Dana Pasar Uang (Money Market Fund)

Reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana yang penempatan dananya diinvestasikan seluruhnya pada surat berharga yang jatuh temponya di bawah satu tahun.

Jenis reksa dana pasar uang ini cocok untuk tujuan investasi jangka pendek dengan mengutamakan keamanan modal daripada pertumbuhan (safety fund). Tingkat risiko pada jenis reksa dana ini paling rendah, namun tingkat return juga tidak terlalu tinggi.

Reksa dana pasar uang sangat cocok bagi pemula yang baru memulai berinvestasi di reksa dana. Mengapa demikian? Pembukaan rekening reksa dana pasar uang sudah bisa mulai dari Rp100.000,- saja.

2). Reksa Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund)

Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksa dana dengan tingkat risiko menengah yang alokasi investasinya sebagian besar atau sekitar 80% ditempatkan pada obligasi, baik obligasi pemerintah maupun obligasi swasta.

Reksa dana pendapatan tetap cocok untuk para investor yang mencari keuntungan tingkat bunga optimal dengan mengutamakan pendapatan yang stabil dan konsisten (income fund). Karakteristik dari reksa dana pendapatan tetap ini sangat cocok untuk investor yang memiliki profil risiko moderat dan memiliki tujuan jangka menengah (1-3 tahun).

Pertumbuhan reksa dana pendapatan tetap ini relatif lebih stabil dan tidak fluktuatif seperti halnya reksa dana saham.

3). Reksa Dana Campuran (Balance Fund)

Reksa dana campuran adalah jenis reksa dana yang penempatan investasinya dialokasikan pada instrumen saham, obligasi, dan juga pasar uang. Tingkat risiko pada jenis reksa dana ini menengah.

Jenis reksa dana ini cocok untuk investor yang memiliki rencana jangka menengah (3-5 tahun). Biasanya proporsi penempatan dana ini tergantung dari masing masing Manajer Investasi, namun pada umumnya nilai aktiva bersih tidak melebihi 79% antara efek saham dan efek obligasi.

Reksa dana campuran ini cocok untuk para investor yang menginginkan pendapatan yang memadai dengan memanfaatkan peluang pertumbuhan investasi dalam jangka panjang. Reksa dana ini memang sedikit fluktuatif, tetappi pertumbuhannya relatif lebih stabil dibandingkan reksa dana saham.

4). Reksa Dana Saham (Equity Fund)

Reksa dana saham adalah jenis reksa dana yang penempatan alokasi investasinya sekurang kurangnya 80% ditempatkan di efek saham. Sedangkan sisanya sekitar 20% ditempatkan di pasar uang atau jenis lainnya yang likuiditasnya setara dengan itu.

Pada reksa dana saham, tingkat return yang diperoleh merupakan yang tertinggi diantara jenis reksa dana lainnya. Namun demikian, profil risiko juga tinggi, karena tingkat return dan tingkat risiko akan selalu berbanding lurus. Jenis reksa dana ini sangat cocok buat investor bertipe agresif yang menginginkan tingkat return yang tinggi, tetapi siap juga dengan risiko yang tinggi.

Reksa dana saham ini cocok untuk investor yang mengejar pertumbuhan nilai investasinya secara optimal pada periode waktu jangka panjang (growth fund). Hasilnya sendiri dari tahun ke tahun sangat bervariasi dan cenderung berfluktuasi seiring dengan perkembangan kondisi pasar dan ekonomi yang terjadi.

    Setelah tahu 4 jenis reksa dana di atas, saatnya untuk berinvestasi dengan memilih reksa dana pasar uang yang cocok dengan tujuan, jangka waktu dan profil risiko. Selamat berinvestasi! (GWK)

    SIMAK JUGA: Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu

    * Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

    The post Mengenal 4 Jenis Reksa Dana untuk Pemula appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

    ]]>
    https://www.edufulus.com/mengenal-4-jenis-reksa-dana-untuk-pemula/feed/ 0