Tips Investasi Saham Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/tips-investasi-saham/ The Path To Financial Freedom Sat, 06 Jul 2024 01:34:41 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.2 https://www.edufulus.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-ICON-Edufulus-32x32.png Tips Investasi Saham Archives – EduFulus - The Path To Financial Freedom https://www.edufulus.com/tag/tips-investasi-saham/ 32 32 Investasi Jangan Pakai Uang Utang, Ini Lho Rasio Utang yang Ideal https://www.edufulus.com/investasi-jangan-pakai-uang-utang-ini-lho-rasio-utang-yang-ideal/ https://www.edufulus.com/investasi-jangan-pakai-uang-utang-ini-lho-rasio-utang-yang-ideal/#respond Mon, 11 Oct 2021 01:44:29 +0000 https://edufulus.com/?p=957 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Demam investasi dialami kalangan milenial di saat pandemi Covid-19. Sayang, dalam investasi ada kejadian yang bikin pilu, dimana modal investasinya dari hasil utang online atau “sekolahkan” atau jaminkan BPKB. [...]

The post Investasi Jangan Pakai Uang Utang, Ini Lho Rasio Utang yang Ideal appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Demam investasi dialami kalangan milenial di saat pandemi Covid-19. Sayang, dalam investasi ada kejadian yang bikin pilu, dimana modal investasinya dari hasil utang online atau “sekolahkan” atau jaminkan BPKB.

Ketika merugi, jadi double kerugiannya. Istilahnya, udah jatuh ketimpa tangga pula. Udah rugi karena sahamnya jatuh, lagi-lagi harus bayar utang dan bunganya. Sedihnya tuh di sini.

Memang sih, setiap orang menginginkan kehidupan yang nyaman dan bahagia, tapi tidak juga ambil risiko dengan utang untuk investasi keles. Justru, setiap kita sebaiknya bebas dari utang jika ingin hidup nyaman dan bahagia.

SIMAK JUGA: Tujuan Investasi Itu Sebaiknya Konkret, Ini 4 Alasannya

Banyak dari kita tentu tak ingin terbebani utang, meski kenyataan hidup kerap berbicara lain. Namun toh, banyak dari kita tak bisa mengelak dari yang namanya utang.

Pertanyaannya kini, sebenarnya kita itu boleh utang atau tidak sih dari sudut pandang ilmu keuangan? Kalau pun ternyata diperbolehkan, berapa sebenarnya jumlah ideal utang yang dianjurkan? Dua pertanyaan ini tak jarang menghinggapi kita, tak terkecuali anak-anak muda yang hendak melangkah ke jenjang pernikahan.

Berbicara soal utang, para pakar keuangan kompak menegaskan kalau utang itu boleh-boleh saja asal tahu batasannya. Utang tidak dilarang, tetapi memang harus bijak dalam prakteknya karena menyangkut pengelolaan keuangan secara cerdas biar tidak mendatangkan dampak buruk.

SIMAK JUGA: 4 Keuntungan Investasi Sejak Usia Dini Mulai Saat Ini Juga

Pengelolaan uang secara cerdas penting agar kondisi keuangan benar-benar sehat dan kebutuhan hidup terpenuhi sebagaimana mestinya. Utang memang bisa menjadi solusi keuangan, tetapi tak dapat dipungkiri bisa pula menjadi risiko keuangan tatkala kita gagal memenuhi kewajiban untuk membayar kembali.

Ibarat pisau bermata dua, utang bermanfaat bagi yang pandai dan bijak dalam penggunaannya, namun bisa mencelakakan, jika tak pandai dan sembrono. Oleh sebab itu, ada dua prinsip mendasar yang perlu diperhatikan dalam hal utang:

Pertama, tujuan utang bukan untuk sesuatu yang sifatnya konsumtif. Utang akan bermanfaat untuk hal-hal yang sifatnya produktif dan memiliki nilai investasi, tapi tapi tidak untuk investasi di pasar modal. Ingat, investasi harus pakai uang dingin, bukan uang panas. Utang itu itu termasuk uang panas.

Kedua, disesuaikan dengan kemampuan finansial. Jangan sampai utang mengganggu pemenuhan kebutuhan finansial bulanan.

SIMAK JUGA: Tip Mengatur Cash Flow Keuangan dari Sosok Ibu

Berpegang pada dua prinsip di atas, rasio utang ideal yang umum diketahui yakni total cicilan perbulannya yang tidak boleh melebihi 1/3 (sepertiga) dari penghasilan bersih perbulan. Selain untuk meminimalkan risiko gagal bayar, batasan ini dimaksudkan agar pemenuhan kebutuhan hidup bulanan masih bisa terpenuhi secara wajar dengan 2/3 (dua pertiga) penghasilan bulanan.

Batasan utang ini tentu sejalan dengan penjabaran strategi alokasi penghasilan: 50-30-10-10 dengan rincian, 50 persen anggaran untuk kebutuhan pokok (tagihan listrik, biaya sehari-hari, hingga tagihan air), 30 persen bayar utang (cicilan rumah, cicilan mobil, pinjaman dari bank, hingga pinjaman dari teman atau keluarga), 10 persen tabungan atau investasi, dan 10 persen dana darurat.

Dari strategi di atas terlihat jelas bahwa meski memiliki alokasi penghasilan untuk pembayaran utang sebesar 30 persen, keuangan terlihat sehat karena seperti tabungan atau investasi (10%) tidak ditiadakan. Begitulah, investasi memang tidak boleh ditiadakan.

Investasi sangat penting untuk menopang nilai uang di masa depan agar tidak tergerus atau tertekan inflasi. Investasi, entah reksa dana atau saham, penting untuk menopang pemenuhan kebutuhan-kebutuhan di masa depan. So, utang itu boleh-boleh saja asal tahu batasannya dan tidak untuk investasi. Untuk investasi sebaiknya menggunakan uang nganggur atau uang dingin.

SIMAK JUGA: Belajar Mengelola Gaji di 5 Pos Utama Ala Superman Asia Li Ka-Shing

The post Investasi Jangan Pakai Uang Utang, Ini Lho Rasio Utang yang Ideal appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/investasi-jangan-pakai-uang-utang-ini-lho-rasio-utang-yang-ideal/feed/ 0
4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan https://www.edufulus.com/4-tip-tingkatkan-kepercayaan-diri-dalam-investasi-saham-bagi-perempuan/ https://www.edufulus.com/4-tip-tingkatkan-kepercayaan-diri-dalam-investasi-saham-bagi-perempuan/#respond Sat, 06 Feb 2021 04:34:27 +0000 https://edufulus.com/?p=613 The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Ada beberapa cara agar perempuan makin pede dalam investasi saham. Seperti diketahui, menurut sejumlah penelitian, perempuan tidak percaya diri (pede) dalam berinvenstasi dibandingkan kaum pria. Tingkat kepedean perlu ditingkatkan mengingat [...]

The post 4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Ada beberapa cara agar perempuan makin pede dalam investasi saham. Seperti diketahui, menurut sejumlah penelitian, perempuan tidak percaya diri (pede) dalam berinvenstasi dibandingkan kaum pria.

Tingkat kepedean perlu ditingkatkan mengingat dalam berinvestasi perempuan tidak menyukai tantangan dan tidak suka dengan investasi jangka pendek untuk menaklukkan pasar.

Mereka cenderung memilih investasi jangka pendek yang terdiversifikasi (Fidelity Study: 2013). Namun, seiring dengan berjalannya waktu, stigma itu tentunya tak selayaknya melabeli kaum perempuan.

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Bibit Besutan PT Bibit Tumbuh Bersama

Berikut ini sejumlah cara keluar dari kungkungan stigma bagi para perempuan agar makin pede dalam investasi saham:

1). Sukses itu di Masa Depan

Ciri orang yang percaya diri itu salah satunya mampu berpikir untuk masa depan yang sukses. Nah, cara menyiapkan kesuksesan masa depan yaitu mengelola keuangan dengan bijaksana, salah satunya menyiapkan keuangan untuk masa depan. Oleh sebab itu, perempuan wajib konsisten menanamkan keyakinan dalam diri bahwa sukses itu perlu segera diwujudkan mulai saat ini juga dan bukan nanti-nanti. Menunda investasi sama saja dengan menjauhkan diri dengan kesuksesan.

2). Terus Belajar

Investasi yang mendatangkan cuan tinggi itu salah satunya karena kelihaian dalam memilih saham yang berpotensi mendatangkan cuan tinggi. Keputusan dalam memilih butuh ilmu. Karena itu, teknik-teknik memilih saham yang terbaik sebaiknya terus dipelajari. Analisis fundamental dan teknikal saham bisa dipelajari dengan cuma-cuma, seperti yang diajarkan dan ditawarkan secara gratis sejumlah sekuritas.

SIMAK JUGA:Tip Mengeruk Cuan Window Dressing Saat Akhir Tahun

3). Terima Kekurangan dan Maksimalkan Kekuatan

Meski dicap sebagai kelompok yang tidak percaya diri, perempuan pada dasarnya cenderung lebih realistis dalam investasi dibandingkan kaum pria yang lebih praktis dan kadang grusah-grusuh alias sembrono. Di balik kelemahannya, toh tetap saja ada kelebihan atau kekuatan yang bisa dimaksimalkan. Apalagi, mereka ini biasanya lebih sabar sehingga bisa membuat pertimbangan matang dan tajam.

4). Belajar dari Investor Perempuan Lainnya

Belajar dan menimba ilmu serta pengalaman dari sesama investor perempuan adalah langkah yang paling bijak. Belajar dari kesuksesan investor perempuan lainnya menjadi cara memotivasi diri.

SIMAK JUGA:Terlalu Banyak Diversifikasi Saham Bikin Rempong, Lha Idealnya Berapa Sih?

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].

The post 4 Tip Tingkatkan Kepercayaan Diri dalam Investasi Saham bagi Perempuan appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.

]]>
https://www.edufulus.com/4-tip-tingkatkan-kepercayaan-diri-dalam-investasi-saham-bagi-perempuan/feed/ 0