The post 4 Isi Fund Fact Sheet Ini Wajib Dicermati Sebelum Kamu Investasi Reksa Dana appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Sebagai investor yang cerdas tentu tidak ingin membeli kucing dalam karung, bukan. Dengan membaca fund fact sheet maka akan diketahui jeroan dari reksa dananya.
Fund fact sheet ini pada dasarnya berisi laporan produk reksa dana yang diterbitkan oleh Manajer Investasi (MI) dengan mencakup kinerja produk reksa dana, informasi jumlah dana kelolaan dan informasi portofolio.
SIMAK JUGA: Pemula Wajib Tahu 8 Tip Memilih Reksa Dana Ini Biar Kagak Boncos
Fund fact sheet ini biasanya sudah dibuat seringkas mungkin yakni hanya 1 halaman saja. Isi Fund fact Sheet adalah ringkasan reksa dana yang hanya dikeluarkan satu kali dalam sebulan untuk periode bulan sebelumnya.
Lantas komponen apa saja yang sebaiknya diketahui, dicermati, diamati dan diteliti investor pemula agar bisa mendapatkan reksa dana yang terbaik?
Nilai aktiva bersih merupakan nilai yang menggambarkan total kekayaan bersih setiap harinya, sedangkan unit penyertaan adalah nilai satuan reksa dana dalam hitungan per unit. Nilai ini perlu diketahui agar investor bisa mendapatkan reksa dana yang terbaik.
Kinerja reksa dana dapat diulik dari hasil investasi. Hasil investasi memperlihatkan hasil secara historis yang biasanya dibagi berdasarkan periode 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan sejak awal tahun dan sejak terbit. Rekam jejak hasil pengelolaan produk ini penting untuk melihat potensi ke depannya.
Informasi pembanding (benchmark) ini menjadi indikator performance sebuah produk dibandingkan dengan indeks tertentu yang sejenis. Pembanding ini sangat penting untuk melihat perbandingan produk dengan indeks tertentu.
Alokasi investasi merupakan informasi mengenai struktur persentase dana kelolaan yang telah dialokasikan oleh manajer investasi dalam bentuk portofolio efek tertentu, sedangkan alokasi portofolio merujuk pada daftar efek yang menjadi penempatan reksa dana. Alokasi investasi dan portofolio bermanfaat untuk menilai kinerja manajer investasi.
SIMAK JUGA: Newbie Wajib Tahu Strategi DCA dalam Investasi Reksa Dana
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post 4 Isi Fund Fact Sheet Ini Wajib Dicermati Sebelum Kamu Investasi Reksa Dana appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Pemula Wajib Tahu 8 Tip Memilih Reksa Dana Ini Biar Kagak Boncos appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Seiring dengan kemajuan dan perkembangan teknologi, produk-produk reksa dana pun makin beragam dan mudah dinikmati secara online. Di satu sisi, ini memberikan alternatif pilihan yang beragam, tapi di sisi lain bisa saja mendatangkan kebingungan dalam menentukan dan memilih reksa dana yang terbaik.
Nah, karena memilih reksa dana itu gampang-gampang susah, masyarakat (khususnya investor pemula) sangat dianjurkan untuk memilih reksa dana dengan cerdas dan hati-hati.
SIMAK JUGA: 5 Langkah Mudah Cek Bukti Transaksi dan Laporan Bulanan Reksa Dana Secara Online di AKSes KSEI
Sebagai pemula tentunya jangan pernah “membeli kucing dalam karung”. Oleh sebab itu, berikut ini 8 tip yang sebaiknya diperhatikan investor pemula sebelum memilih produk investasi reksa dana:
Pada fund fact sheet bisa diliat rekam jejak manajer investasi yang bertanggung jawab atas aset. Oleh sebab itu, cermatilah fund fact sheet untuk melihat pengalaman Manajer Investasi dalam mengelola aset yang dimiliki, jumlah nasabah, dan besarnya dana yang pernah dikelola.
Pada fund fact sheet bisa dicermati strategi yang digunakan oleh Manajer Investasi dalam mengelola uang. Fund fact sheet biasanya menunjukkan komposisi saham atau sektor yang diinvestasikan.
Semua investasi mengandung risiko, seperti halnya investasi reksa dana saham yang mengandung risiko fluktuasi harga mengikuti pergerakan saham. Dalam investasi reksa dana, semakin tinggi potensi imbal hasil, semakin tinggi pula risiko yang harus siap ditanggung. Nah, untuk risiko yang paling minim dari reksa dana yakni reksa dana pasar uang. Dengan imbal hasil (return) di atas bunga deposito, reksa dana pasar uang relatif stabil dan paling aman dibandingkan reksa dana lainnya.
Biaya investasi dalam reksa dana sebaiknya diperhatikan, terutama biaya-biaya yang dibebankan kepada investor. Biaya-biaya yang dimaksud mencakup: biaya pembelian (subscription fee), biaya penjualan (redemption fee), dan biaya pengalihan (switching fee). Oleh sebab itu, usahakan lah untuk membeli reksa dana di MI atau sekuritas yang tidak mengenakan biaya alias gratis.
Perhatikanlah dengan teliti hak-hak pemegang unit penyertaan reksa dana. Jangan sampai dirugikan, misalkan tidak mendapatkan bukti penyertaan atau surat konfirmasi, tidak mendapatkan pembagian hasil investasi sesuai kebijakan pembagian hasil investasi atau tidak bisa menjual sebagian atau seluruh unit penyertaan.
Fund fact sheet juga menunjukkan strategi investasi reksa dana tersebut secara garis besar. Oleh sebab itu, perhatikanlah alokasi dana dalam reksa dana dan seberapa besar dana digunakan untuk investasi ekuitas, pasar uang, dan instrumen lainnya.
Semakin besar dana kelolaan, semakin bonafide reksa dana tersebut
Gampangnya, investor pemula dianjurkan untuk tidak memilih dan membeli reksa dana yang tumbuh lebih lambat dibanding IHSG. Mudah bukan cara memilih produk reksa dana?
SIMAK JUGA: Mengenal 10 Jenis Reksa Dana Syariah
The post Pemula Wajib Tahu 8 Tip Memilih Reksa Dana Ini Biar Kagak Boncos appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Newbie Wajib Tahu Strategi DCA dalam Investasi Reksa Dana appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Termasuk jenis investasi yang paling gampang dan nggak perlu banyak mikir, tentu saja reksa dana ini nggak bikin repot para investornya. Begitu reksa dananya dibeli, investor sudah tidak perlu memantau setiap saat karena sudah ada Manajer Investasi (MI) yang mengelolanya.
Investor tinggal duduk manis menunggu kinerja MI dalam mengembangkan uang yang didepositkan di reksa dana. Investor nggak perlu memantengi market setiap saat. Duduk manis saja uang yang ditanamkan di reksa dana sudah berkembang dengan sendirinya. Nggak tanggung-tanggung, returnya melebihi bunga deposito.
SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Tanamduit Besutan PT Mercato Digital Asia
Namun apakah investasi reksa dana ini benar-benar gampang seperti yang kerap digaungkan? Toh, dalam praktiknya memilih reksa dana yang terbaik itu tidak mudah, apalagi untuk seorang investor yang notabene pendatang baru (newbie) yang gelap tentang investasi ini.
Nyatanya, memilih dan menentukan jenis reksa dana yang terbaik pada waktu yang tepat itu bukan pekerjaan mudah bagi investor pemula. Investor newbie perlu pengetahuan yang cukup. Di kalangan investor kawakan saja menentukan timing yang tepat untuk membeli reksa dana itu bukan perkara mudah.
Tak mengherankan, sembari mempelajari ilmu dalam memilih reksa dana yang terbaik, investor pemula (newbie) kerap disarankan menerapkan strategi investasi reksa dana yang dikenal mudah, sederhana, dan gampang dilalukan, yakni strategi Dollar Cost Averaging (DCA).
Strategi DCA dalam investasi reksa dana dipahami sebagai strategi cicilan rutin setiap bulannya dalam jumlah yang sama tanpa perlu pusing memantau harga NAB (nilai aktiva bersih).
Seperti halnya menabung secara konvensional, investasi reksa dana bisa “dicicil” dengan nominal sesuai kemampuan rutin setiap bulannya. Mau Rp.100.000,- atau Rp.500.000,- atau Rp.1.000.000,- per bulan asal rutin dan konsisten dilakukan dengan nominal yang sama tentu akan mendatangkan banyak manfaat.
Dengan rutin dan konsisten menyisihkan melalui strategi ini maka investor pemula akan mendapati sejumlah keuntungan, seperti volatilitas investasi reksa dana yang relatif kecil dan strategi investasi reksa dananya yang menjadi lebih obyektif.
SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Tempat Jual-Beli (Investasi) Reksa Dana Legal dan Resmi di Indonesia
Strategi ini memang tergolong sederhana dan tidak terlalu sulit untuk diaplikasikan bagi investor pemula. Hanya saja, investor perlu konsistensi dalam menyisihkan dananya setiap bulan. Perkara konsisten menyisihkan ini bukan perkara gampang karena akan selalu banyak godaan.
Menariknya, strategi nabung rutin DCA ini bisa mencegah investor melakukan investasi berlebihan pada “waktu yang salah” di harga yang tinggi. Seperti umum diketahui, kalau tidak hati-hati, tak jarang investorjustru terjebak di harga yang tinggi saat membeli disebabkan ketidaktahuannya dan lebih banyak karena keputusan emosional.
Dengan strategi DCA investor pemula dengan dana cekak pun sudah bisa menikmati investasi reksa dana yang di masa lalu identik dengan modal jutaan, kini bisa dilakukan dengan dikit-dikit lama-lama menjadi bukit.
SIMAK JUGA: Inilah 12 Reksa Dana Terbaik dengan Return Tertinggi Sepanjang Semester 1/2021
The post Newbie Wajib Tahu Strategi DCA dalam Investasi Reksa Dana appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Inilah 10 Reksa Dana dengan Return Tertinggi Semester 1/2021 Versi Bareksa appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Data platform transaksi reksa dana Bareksa mencatat 5 dari 8 indeks reksa dana mencatatkan kinerja negatif sepanjang enam bulan pertama di 2021, dimana reksa dana pasar uang mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan jenis reksa dana lainnya.
Meski kinerja indek saham relatif flat atau hampir stagnan sepanjang semester I 2021, ditambah kinerja indeks reksa dana berbasis saham yang semuanya negatif, namun ternyata berdasarkan daftar reksa dana yang tersedia di Bareksa per 30 Juni 2021, top 10 imbalan tertinggi justru masih diisi produk reksa dana berbasis saham.
SIMAK JUGA: Inilah 12 Reksa Dana Terbaik dengan Return Tertinggi Sepanjang Semester 1/2021
Tercatat 7 dari produk reksa dana imbalan tertinggi pada semester I 2021 ialah reksa dana saham dan 3 lainnya ialah reksa dana campuran. Perlu dicatat di sini kalau tidak semua reksa dana yang ada di Indonesia dijual di platform ini.
So, ini hanya sebatas reksa dana yang dijual di platform Bareksa. Berikut ini ke-10 reksa dana dengan kinerja terbaik Semester 1/2021 versi platform Bareksa tersebut:
SIMAK JUGA: Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Inilah 10 Reksa Dana dengan Return Tertinggi Semester 1/2021 Versi Bareksa appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>The post Inilah 12 Reksa Dana Terbaik dengan Return Tertinggi Sepanjang Semester 1/2021 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>Selain dampak pandemi, hengkangnya dana haji dari instrumen reksa dana juga menjadi salah satu penyebab industri investasi kolektif mengalami penurunan dana kelolaan signifikan di akhir semester I/2021.
Memburuknya kinerja reksa dana juga terpotret dari data yang ada di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dimana di akhir semester 1/2021 akumulasi nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana secara industri mengalami penurunan 6,53 persen menjadi Rp536,11 triliun dari NAB per akhir Desember 2020 lalu yang sebesar Rp573,54 triliun.
SIMAK JUGA: 2 Cara Melaporkan Reksa Dana dalam SPT Tahunan
Penurunan tertajam terjadi pada Mei 2021 dengan penyusutan sebesar Rp30 triliun atau turun 5,59 persen menjadi Rp536,28 triliun dari posisi Rp568,02 triliun pada akhir April 2021.
Karena kinerja reksa dana tidak bagus pada semester 1/2021, dimana reksa dana saham mencetak kinerja terburuk dan reksa dana pasar uang mencetak kinerja lebih baik dibandingkan yang lainnya.
Lantas apa saja reksa dana yang tetap menunjukkan performa terbaiknya sepanjang semester 1/2021 dari masing-masing jenis reksa dana? Berikut ini 12 reksa dana (reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham) berkinerja terbaik pada semester 1/2021 berdasarkan data Infovesta Utama:
SIMAK JUGA: Inilah Kisaran Return Tahunan Reksa Dana yang Perlu Kamu Tahu
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus.com lainnya di Google News. Dus, jika tertarik menjalin kerjasama dengan EduFulus.com, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: [email protected].
The post Inilah 12 Reksa Dana Terbaik dengan Return Tertinggi Sepanjang Semester 1/2021 appeared first on EduFulus - The Path To Financial Freedom.
]]>