
Gubernur Herman Deru Ungkap Harapan Besar: Program Pusat Wajib "Nyambung" ke Daerah Demi RPJMD Sukses!
Palembang, [Tanggal Publikasi] – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan komitmen kuatnya terhadap sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap agar setiap kebijakan dan program yang diluncurkan oleh pemerintah pusat memiliki keterkaitan linear atau "nyambung" dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di tingkat daerah, demi tercapainya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah dicanangkan.
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Herman Deru dalam berbagai kesempatan, menunjukkan betapa krusialnya keselarasan program bagi efektivitas pembangunan nasional. "Kita ingin RPJMD jalan. Ini bukan sekadar dokumen perencanaan, tapi peta jalan kita menuju kesejahteraan masyarakat," ujar Gubernur Deru, menekankan pentingnya RPJMD sebagai landasan strategis dalam mengarahkan pembangunan di Sumatera Selatan.
Gubernur Deru menjelaskan bahwa RPJMD dirancang dengan mempertimbangkan potensi, tantangan, serta aspirasi masyarakat Sumatera Selatan. Oleh karena itu, setiap program yang berasal dari pusat, apabila dapat diselaraskan, akan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah. "Jika program pusat itu selaras, sejalan, dan linear dengan apa yang sudah kita rencanakan di daerah, itu akan sangat membantu. Kita tidak ingin ada program yang tumpang tindih atau bahkan bertolak belakang," tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Deru menggarisbawahi bahwa keselarasan program ini bukan hanya soal koordinasi administratif, melainkan juga soal efisiensi anggaran dan sumber daya. Ketika program pusat dan daerah sejalan, maka akan tercipta sinergi yang kuat, menghindari pemborosan, dan memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Bayangkan, jika program pusat itu ternyata sudah masuk dalam prioritas kita, tentu akan lebih mudah kita sinkronkan, kita sinergikan. Ujung-ujungnya, ini akan memberikan manfaat ganda bagi pembangunan daerah," paparnya.
Salah satu aspek penting yang disoroti Gubernur Deru adalah bagaimana program pusat dapat diadaptasi dan diimplementasikan sesuai dengan konteks lokal. Ia menyadari bahwa setiap daerah memiliki karakteristik unik, baik dari sisi geografis, sosial, ekonomi, maupun budaya. Oleh karena itu, dibutuhkan fleksibilitas dalam implementasi program pusat agar relevan dan efektif di setiap wilayah. "Pusat punya agenda nasional, kita punya agenda daerah. Tapi kedua agenda ini harus bisa berjalan beriringan, saling mengisi, bukan saling menghambat," katanya.
Gubernur Deru juga menyoroti pentingnya komunikasi yang intensif dan berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah. Dialog yang terbuka dan transparan akan menjadi kunci untuk mengidentifikasi potensi keselarasan dan mengatasi potensi disharmoni. "Kita perlu duduk bersama, berdiskusi, bagaimana program-program ini bisa saling mendukung. Jangan sampai ada kesan program pusat itu datang begitu saja tanpa mempertimbangkan kondisi di lapangan," tambahnya.
Harapan Gubernur Deru ini sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan yang menekankan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) dan dari atas ke bawah (top-down) secara simultan. Dengan RPJMD sebagai panduan daerah, pemerintah pusat diharapkan dapat merespons kebutuhan prioritas yang teridentifikasi di daerah melalui program-program strategisnya. Sebaliknya, program pusat yang sudah ada dapat diadopsi dan diintegrasikan ke dalam perencanaan daerah jika memang relevan.
Menanggapi hal ini, berbagai pihak di daerah menyambut baik pernyataan Gubernur Deru. Para pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pelaku usaha, hingga perwakilan masyarakat, melihat bahwa sinergi program adalah kunci utama untuk mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan. Mereka berharap agar pemerintah daerah dapat secara proaktif mengkomunikasikan prioritas pembangunan daerah kepada pemerintah pusat, serta mengawal implementasi program agar benar-benar memberikan manfaat nyata.
Gubernur Deru sendiri berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya sinergi ini. Ia akan terus berupaya membangun jembatan komunikasi yang kuat dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat, serta memastikan bahwa aspirasi dan kebutuhan masyarakat Sumatera Selatan tersampaikan dengan baik. "Kita punya potensi luar biasa di Sumatera Selatan. Dengan program yang linear dan terintegrasi, saya yakin kita bisa mewujudkan visi pembangunan daerah dan memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan nasional," tutupnya.
Kesimpulan:
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menekankan pentingnya program pemerintah pusat yang selaras dan linear dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) demi efektivitas pembangunan. Ia berharap agar setiap kebijakan pusat dapat diadaptasi sesuai konteks lokal dan terintegrasi dengan prioritas daerah. Komunikasi intensif dan sinergi antara pusat dan daerah diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.
