Siapkan Jantung! Kebijakan ARB dan ARA 20-35% Kembali Efektif Setelah 31 Maret 2023

Harga-harga saham saat trading halt karena covid-19 (Corona) 2020
Harga-harga saham saat trading halt karena covid-19 (Corona) 2020 (EduFulus/GWK)
Jangan Lupa Bagikan!

The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Kebijakan relaksasi pasar modal yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak pandemi Covid-19 akan berakhir pada 31 Maret 2023 dan setelah melihat kondisi terkini, POJK Kebijakan COVID-19 tidak akan diperpanjang.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menerangan berdasarkan ketentuan Pasal 4 ayat (1) POJK Kebijakan COVID-19, penerapan kebijakan relaksasi di bidang Pasar Modal berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2023.

Kebijakan yang dimaksud terkait auto rejection bawah (ARB) asimetris yang akan dinormalisasi secara bertahap. Dalam kebijakan relaksasi pasar modal, kebijakan ARB ditetapkan maksimal 7%. Adapun auto rejection atas (ARA) saham Rp50-Rp 200 mencapai 35%, saham Rp 2.000-5.000 25%, dan saham di atas Rp 5.000 20%. Sebelum pandemi, besaran ARB dan ARA sama, yakni berkisar 20-35%.

SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Saham Indeks LQ45 Periode Februari 2023-Juli 2023

Selain itu, kebijakan pemendekan jam perdagangan serta jam operasional kliring dan penyelesaian juga dinormalisasi dengan tetap menyesuaikan dengan jam layanan operasional Bank Indonesia real time gross settlement dan Bank Indonesia scripless securities settlement system.

Jam perdagangan bursa di masa pandemi dimulai pada pukul 09.00 WIB dan ditutup pada pukul 15.00 WIB. Bursa membagi perdagangan menjadi dua sesi yaitu, sesi I pada pukul 09.00-11.30 WIB dan sesi II pada 13.30-15.00 WIB.

Adapun jam perdagangan BEI prapandemi dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Sesi I berlangsung 09.00-12.00 WIB, sedangkan sesi II pada 13.30-15.49 WIB.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*