Saham Kamu Kena Suspensi? Begini Cara Jualnya

Harga-harga saham saat trading halt karena covid-19 (Corona) 2020
Harga-harga saham saat trading halt karena covid-19 (Corona) 2020 (EduFulus/GWK)
Jangan Lupa Bagikan!

The Path To Financial Freedom, EduFulus.com  – Saham-saham yang kita beli belum tentu akan likuid terus sehingga bisa diperjualbelikan kapan saja. Pada kasus khusus, ada saham yang bahkan kena suspensi atau penghentian sementara aktivitas perdagangan saham.

Disuspensi berarti saham tersebut tidak bisa diperjual-belikan di bursa. Suspensi adalah sanksi dari BEI terhadap emiten yang telah melakukan pelanggaran tertentu.

Kebanyakan penyebab saham kena suspensi yakni ditemukannya pergerakan harga saham yang bergerak di luar kewajaran (Unusual Market Activy-UMA). Selain itu, bisa karena kesalahan dalam pencatatan laporan keuangan, adanya perbedaan antara pengumuman atas corporate action dengan kejadian yang sebenarnya, gagal membayar utang atau obligasi, insider trading (menggoreng saham) dan penyalahgunaan dana hasil IPO atau right issue.

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi BEST Besutan BCA Sekuritas

Berdasarkan peraturan BEI, suspensi merupakan salah astu sanksi yang cukup berat, yaitu di tingkat 4. Hanya satu tingkat sebelum sanksi terberat, yaitu emiten tersebut dikeluarkan dari bursa (delisting). Urutan sanksi itu mulai dari denda maksimal Rp 500 juta, teguran tertulis, peringatan tertulis, larangan sementara untuk melakukan aktifitas perdagangan di Bursa (suspensi) dan pencabutan keanggotaan bursa.

Jangka waktu suspensi pun bergantung pada jenis pelanggarannya. Kalau ringan bisa hanya beberapa hari sudah dicabut sehingga bisa kembali bertransaksi, namun kalau berat bisa berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Dampak suspensi seperti ini jelas nyata dimana investor tidak bisa melakukan jual-beli saham. Investor hanya bisa menunggu suspensi dibuka kembali untuk bertransaksi.

Lebih tragis lagi kalau jenis pelanggarannya besar sehingga suspensi hingga 2 tahun maka emiten akan didepak (dikeluarkan) dari bursa (delisting). Nah, buat yang masih bingung dengan cara jual saham yang kena suspensi, sebenarnya investor bisa memanfaatkan yang namanya pasar nego. Ingat di transaksi saham ada 3 pasar: reguler, tunai dan negosiasi (nego).

SIMAK JUGA: 4 Risiko Ini Wajib Dipahami Sebelum Kamu Terjun ke Investasi Saham Syariah




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*