Insentif ETF 0,018% (Biaya Transaksi Bursa) dan 0,003% (Biaya Jasa Penyelesaian Transaksi) Berlaku Hingga 31 Desember 2026

ETF
Exchange Traded Fund (ETF)
Jangan Lupa Bagikan!

The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan dan likuiditas transaksi Exchange-Traded Fund (ETF) di pasar modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memberikan insentif baru kepada Anggota Bursa (AB) dan Dealer Partisipan (DP).

Insentif tersebut berupa pembebasan biaya bagi AB yang melakukan pembelian dan/atau penjualan ETF di pasar sekunder.

Selain itu, bagi DP yang melakukan kewajibannya untuk memasukkan penawaran jual atau permintaan beli ETF di pasar sekunder dengan nilai transaksi tertentu setiap bulannya juga mendapatkan tambahan insentif sebesar satu sampai dua kali pembebasan biaya.

SIMAK JUGA: ETF Pasif Vs ETF Aktif, Seperti Apa Perbedaannya?

Biaya yang dimaksud pada kedua insentif tersebut mencakup biaya Transaksi Bursa sebesar 0,018% dan biaya jasa penyelesaian Transaksi Bursa di KSEI sebesar 0,003%.

Insentif ini diberikan di pasar reguler dan tunai yang dihitung setiap akhir bulan dan akan mengurangi tagihan biaya transaksi kepada AB pada periode tersebut.

Insentif transaksi ETF ini berlaku sejak 1 Juli 2024 hingga 31 Desember 2026, dan BEI bersama KSEI berhak untuk melakukan evaluasi setiap 6 (enam) bulan atas penerapan insentif tersebut.

Diketahui, ETF (Exchange-Traded Fund) adalah jenis investasi kolektif (fund) yang diperdagangkan di bursa seperti saham. ETF biasanya melacak indeks, komoditas, obligasi, atau kombinasi dari aset-aset ini, dan tujuan utamanya adalah menyediakan diversifikasi portofolio dengan cara yang lebih mudah dan murah daripada membeli aset-aset individual secara langsung.

SIMAK JUGA: Perbedaan Reksa Dana Saham dan ETF (Exchange Traded Fund)

Beberapa karakteristik utama ETF adalah sebagai berikut:




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*